October 23, 2016

Pengalaman Prakerin/PKL SMK di Jogja

Kegiatan PKL/Prakerin selama tiga bulan menyimpan kenangan yang sangat banyak sekali. Pengalaman yang saya dapatkan juga sangat bermanfaat. Manis dan pahit selama prakerin pasti lah ada, namanya juga hidup, kadang merasakan manis dan terkadang juga merasakan pahitnya.

Kegiatan prakerin/PKL yang saya lakukan mulai dari tanggal 1 Februari 2016 s/d 30 April 2016 (3 bulan) memang terasa lama pada awalnya. Saya merasakan waktu yang sangat lama karena memang baru saja melaksanakannya.

Ketika sudah memasuki bulan kedua, sudah terasa lega sekali karena waktunya tinggal 3 bulan lagi. Dan lama kelamaan waktu tidak terasa dan pada akhirnya selesai sudah kegiatan prakerin tersebut.

Pengalaman Selama Prakerin/PKL

Perkenalkan nama saya Charis Fitriyanto dari SMK Muhammadiyah 1 Salam dan mengambil jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Prakerin memang kegiatan wajib yang diselenggarakan oleh pihak sekolah dimana pihak sekolah akan bekerja sama dengan perusahaan terkait jurusan masing-masing siswa untuk menjalin hubungan dan pada intinya peserta/siswa diharapkan dapat mengambil banyak pengalaman dan manfaat yang banyak.

Memang betul, sangat banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Dari awal kegiatan sampai selesai kegiatan ada banyak sekali pengalaman yang bisa dijadikan kenangan.

Oke, saya akan menceritakan pengalaman saya selama melaksanakan kegiatan prakerin/PKL dari mulai bulan pertama sampai bulan ketiga.

Bulan Pertama
Bulan pertama/awal saya memulai kegiatan prakerin adalah bulan Februari. Pada bulan ini, saya dan teman-teman harus melakukan penyesuaian/adaptasi terhadap lingkungan tempat prakerin. Jujur saja, saya sangat sulit melakukan penyesuaian jadi ya pada awal-awal kegiatan saya tidak maksimal dalam menjalaninya.

Ditambah dengan tidak boleh membawa handphone, ini membuat saya merasa bosan ketika kegiatan tiba. Pada saat itu, kami 6 anak dibagi menjadi 3 shif. Jadi per shif nya ada 2 anak. Dan pada saat awal/hari pertama jaga adalah jatah saya. Pada waktu itu saya sangat bingung mau melakukan kegiatan apa, dan kebetulan tempatnya masih agak berantakan jadi teman saya berinisiatif untuk merapikan tempatnya biar kelihatan bekerja gitu.

Nah setelah beberapa hari berlalu, teman yang satu shif dengan saya itu dikeluarkan karena alasan membawa handphone ketika melaksanakan kegiatan pkl/prakerin. Dan mau tidak mau, saya melakukan kegiatan ini hanya sendirian karena tinggal saya saja dalam shif tadi. Dan teman saya yang lainnya masih mempunyai kawan untuk berjaga tempat prakerin. Lha saya, hanya sendiri saja dan merasa bingung mau ngapain kalau lagi sepi-sepinya.

Bulan Kedua
Pada bulan kedua saya sudah mulai bisa melakukan penyesuaian terhadap tempat prakerin walau saya hanya sendirian saja. Dan kegiatan yang saya lakukan saat prakerin juga semakin bertambah banyak. Pada bulan kedua ini yaitu bulan Maret, saya dan teman-teman saya sering ditinggal pergi keluar. Jadi jika ada konsumen ya kita yang menangani, dan ketika sedang shif saya ya saya sendiri yang menangani.

Namun dalam tempat prakerin sudah disediakan handphone khusus untuk menghubungi boss jika ada hal yang penting. Jadi, ketika ada konsumen dan kita tidak bisa menangani maka yang harus dilakukan selanjutnya adalah menghubungi boss.

Kegiatan yang saya lakukan bukan hanya melakukan service laptop ataupun komputer, namun juga menjemput sekolah anak boss, ini harus saya lakukan karena di tempat prakerin saya hanya seorang tamu yang sedang mencari ilmu. Jadi, perintah apa saja harus saya lakukan.

Bulan Ketiga
Pada bulan terakhir ini, kegiatan menjemput sekolah masih saja sering saya lakukan, dan saya juga masih sendiri dalam shif. Dan pada akhir bulan ini juga diselingi dengan kegiatan menyusun laporan prakerin. Untuk contoh laporan prakerin Anda bisa melihat diblog ini karena saya sudah membagikannya.

Dan pada akhir saat mau pulang karena kegiatan prakerin sudah selesai, kita tidak menyangka kalau waktu berjalan begitu cepat. Padahal awalnya sangat terasa lama sekali, namun pada akhirnya seperti baru saja dimulai eh sudah selesai.

Dimarahi oleh boss itu sudah hal biasa, karena saya yakin dia melakukan ini demi kebaikan kita semua. Jadi ini memang sangat wajar sekali.

Mungkin hanya ini saja pengalaman yang bisa share. Ini tidak semuanya, karena kalau semua saya share tangan saya akan pegel-pegel mengetik semua pengalaman prakerin/pkl yang saya lakukan.
Semoga bermanfaat.
Terima kasih.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon