April 13, 2017

Pengertian Partisi Primary, Extended, dan Logical

Tags
Pengertian partisi adalah pembagian atau pemisahan ruang pada hard disk yang dimaksudkan untuk mempermudah dalam manajemen file. Didalam hard disk sendiri, saat hendak menginstall sebuah sistem operasi akan dilakukan sebuah partisi terlebih dahulu. Nah, hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam letak penyimpanan, maksudnya adalah untuk membedakan tempat penyimpanan antara file system (sistem operasi) dan data yang lain.

Dalam penginstalan sistem operasi biasanya partisinya memang disendirikan. Jadi, file-file sistem operasi akan diletakkan pada sebuah partisi yang khusus digunakan untuk menyimpan sistem operasi. Hal ini bertujuan untuk mengamankan data-data yang lain ketika akan menginstall ulang sistem operasi kembali.

Kapasitas hard disk sangat bervariasi. Dengan kapasitas tersebut kita dapat menentukan berapa besar partisi yang akan digunakan untuk sistem operasi dan data-data yang lain.

Partisi sangat penting dilakukan agar file data Anda dengan file sistem operasi tidak bercampur. Karena jika bercampur akan sangat berisiko hilangnya data, sebab kita tidak tahu apakah akan ada masalah pada sistem operasi kita atau tidak.

Jadi jika Anda hendak menginstall sistem operasi pada hard disk Anda, maka lakukan partisi terlebih dahulu dan pikirkan pula berapa kapasitas yang akan digunakan untuk sistem operasi dan data-data yang lain. Biasanya lokasi partisi sistem operasi berada pada letter C atau Local Disk C, dan data-data yang lain berada pada urutan selanjutnya, Local Disk D, Local Disk E, dan yang lainnya.

Macam-macam partisi sendiri dibagi menjadi tiga bagian, yaitu : Partisi Primary, Partisi Extended, dan Partisi Logical.

Nah, sekarang akan saya ulas satu per satu dari ketiga partisi tersebut.
Pengertian partisi primary, extended, dan logical

Partisi Primary (Primary Partition)

Primary partition merupakan partisi utama pada sebuah hard disk, seperti namanya yaitu primary yang berarti utama. Biasanya partisi ini digunakan dan dikhususkan untuk tempat penyimpanan sistem operasi pada perangkat komputer atau laptop.

Partisi primary digunakan sebagai partisi yang pertama diakses untuk booting. Jadi pada intinya priamary partition ini digunakan untuk menyimpan sistem operasi. Karena sistem operasi hanya bisa disimpan pada partisi primary.

Sebenarnya partisi ini bisa digunakan untuk menyimpan data-data lainnya. Namun tidak disarankan karena jika sistem operasi terkena masalah dan sudah tidak bisa booting, data-data yang lain akan sulit diselamatkan. Tetap bisa diselamatkan, akan tetapi harus dilepas dan dijadikan hard disk external kemudian diambil data-datanya.

Partisi Extended (Extended Partition)

Extended partition juga merupakan partisi utama pada sebuah hard disk. Partisi extended berfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi, maksudnya adalah untuk menempatkan sisa kapasitas hard disk dari partisi primary.

Partisi tidak bisa mengatasi pengolahan data secara langsung, melainkan harus membuatnya terlebih dahulu dengan cara menciptakan Logical Partition.

Partisi Logical (Logical Partition)

Logical partition merupakan bagian dari partisi extended. Partisi ini biasa digunakan untuk menyimpan data-data, jumlahnya bermacam-macam, contoh Local Disk D dan Local Disk E itu merupakan contoh partisi logical.

Mungkin hanya ini yang dapat saya bagikan, semoga dapat mudah dipahami. Dan semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua.
Terima kasih.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon