March 28, 2017

Kesalahan Fatal Saat Prakerin/PKL yang Harus Dihindari

Kembali membahas mengenai prakerin atau pkl. Ini sangat penting untuk Anda yang masih menlaksanakan kegiatan pkl, karena bisa memberi gambaran mengenai apa saja yang fatal bila Anda lakukan ketika prakerin.

Ketika Anda prakerin di tempat orang, maka itu artinya Anda sudah siap dengan segala apa yang diperintah oleh pemilik tempat magang tersebut. Karena disana, Anda hanya seorang pelajar yang sedang merasakan menjalani aktivitas kerja yang sesungguhnya.

Selama kegiatan berlangsung, Anda tidak boleh seenaknya bertingkah laku, karena semua tempat prakerin ada peraturannya masing-masing. Ketika Anda melakukan kesalahan pertama kali, mungkin akan dimaklumi. Namun jika terus-terusan melakukan kesalahan yang fatal, mungkin Anda bisa dikenai sanksi.

Proses adaptasi sangat dibutuhkan dalam kegiatan ini, maka dari itu biasanya para pemilik tempat prakerin memberikan waktu beberapa hari atau minggu untuk Anda mengenal bagian-bagian lingkungan kerja yang ada.

Kalau saya dulu di tempat service komputer, awal-awal prakerin hanya disuruh memperhatikan terlebih dahulu. Nah, kalau sekiranya sudah bisa beradaptasi dengan tempat tersebut langsung dibiarkan melayani konsumen sendiri, namun tetap dalam pengawasan pemilik prakerin.
Kesalahan Fatal Saat Prakerin/PKL yang Harus Dihindari

Lalu, apa saja sih kesalahan fatal yang harus dihindari ketika prakerin? Silahkan simak ulasan berikut.

1. Menolak Perintah Atasan
Hal ini mungkin masih jarang dilakukan oleh siswa-siswa yang penurut. Namun hal ini bisa saja terjadi oleh siswa yang terbiasa menolak sebuah perintah. Kebiasaan buruk akan selalu terbawa kemana saja jika tidak cepat-cepat dihilangkan. Maka dari itu, biasakanlah untuk tidak berbuat buruk walau sekecil apapun, karena akibatnya bisa fatal.

Perintah dari atasan hendaknya di iyakan terlebih dahulu, perkara bisa atau tidaknya itu bisa dipikir belakangan, yang penting menyanggupi dulu. Nah, ketika Anda menemui kesulitan mengenai perintah yang diberikan, segera tanyakan dengan yang menyuruh Anda tadi. Saya yakin, akan dengan senang hati menjawab pertanyaan Anda.

Dalam hal ini, biasanya penyuruh hanya sedang menguji Anda saja apakah Anda orang yang mempunyai komitmen atau tidak. Orang yang mempunyai komitmen akan melakukan apa saja yang diperintahkan, perkara bisa atau tidak itu masalah belakangan.

Jadi, ketika Anda mendapatkan perintah saat prakerin, iyakan saja. Jangan sekali-kali menolak perintah tersebut selama perintah tersebut masih menyangkut masalah pekerjaan dan tidak menyimpang dalam ajaran agama.

2. Datang Terlambat
Kalau ini sih terkait dengan kedisiplinan Anda, kembali dengan kebiasaan Anda sehari-hari. Ketika Anda terbiasa disiplin, saya yakin hal ini tidak akan terjadi. Namun ketika Anda sudah terbiasa terlambat, misal terlambat berangkat sekolah, ya wajar saja sih kalau terlambat ketika prakerin. Memang kebiasaan buruk akan susah dihilangkan kalau tidak dengan sungguh-sungguh dan tidak ada niat sama sekali.

Di tempat prakerin, Anda dituntut untuk datang tepat waktu. Karena semua ini demi kebaikan Anda kedepannya sebenarnya. Coba saja, ketika Anda prakerin sudah terbiasa datang terlambat, apalagi kalau sudah bekerja nanti. Bisa-bisa kebiasaan buruk kurang disiplin ini akan terbawa sampai kerja dan akan mempersulit Anda dalam pekerjaan.

Semua perusahaan menginginkan karyawan yang disiplin, terutama didiplin waktu. Mereka tidak ingin memiliki karyawan yang tidak disiplin waktu dan sering terlambat masuk kerja. Karena buat apa mereka memberi gaji kepada karyawan yang tidak disiplin, jikapun ada itu sangat mustahil sebuah perusahaan memberikan gaji kepada karyawan yang sering terlambat.

Oh ya sedikit tambahan, ketika di tempat prakerin Anda sering terlambat akan tetapi pemilik tempat prakerin tersebut tidak pernah menegur Anda perihal keterlambatan yang sering dilakukan, maka berhati-hatilah. Karena walaupun dia terlihat memberikan kebebasan untuk Anda, namun saya yakin mereka tidak akan rela memberikan nilai bagus kepada Anda.

3. Bicara Kasar
Mungkin diantara Anda ada yang sering dan biasa bicara kasar dengan teman-teman sebaya. Hal ini bisa ikut dalam suasana prakerin jika tidak bisa mengendalikan pembicaraan.

Kalau saya amati, orang-orang yang sering bicara kasar tidak pandang tempat dan keadaan. Tidak ada masalah apa-apa tapi ngomong kasar, seolah-olah bicara kasar merupakan kalimat pokok dalam setiap pembicaraan.

Bicara kasar di tempat prakerin hanya akan membuat pandangan pemilik tempat prakerin kepada Anda semakin jelek, bicara kasar yang keluar menjadi cerminan kalau Anda bukan siswa pelajar yang baik-baik.

Jadi, walaupun Anda sering bicara kasar kalau di tempat tinggal Anda, tapi jangan keluarkan kata-kata kasar di tempat prakerin. Dan kalau bisa, jangan pernah berkata kasar lagi dimanapun dan kapanpun. Karena ini semua sama sekali tidak ada gunanya, malah bisa merugikan diri sendiri. Ingat, mulutmu harimaumu.

4. Berpakaian Tidak Sopan
Yang dinilai oleh seseorang terdapat diri masing-masing adalah penampilan, dimana-mana penampilan selalu yang pertama. Karena biasanya, penampilan yang sopan dan rapih mencerminkan pribadi yang baik. Lain halnya dengan penampilan yang apa adanya, maksudnya apa adanya disini adalah seenaknya sendiri, tidak tahu tempat.

Oh ya, harap diingat juga bahwa berpakaian yang sopan tidak selalu harus menggunakan pakaian yang mahal dan penuh dengan pernak-pernik. Pakaian yang sopan adalah pakaian yang pas dan cocok dipakai di suatu tempat.

Dan untuk tempat prakerin sendiri, pakaian paling tepat adalah menggunakan baju berkerah, bukan kaos. Dalam hal ini ada pengecualian, jika Anda prakerin di bengkel maka tidak cocok dong kalau menggunakan baju berkerah. Jadi gunakan pakaian praktik sekolah Anda, jikapun nanti disuruh ganti dengan kaos, maka jangan lupa membawa kaos cadangan.

5. Bicara Berlebihan
Semua hal yang berlebihan memang tidak baik, termasuk dalam hal bicara. Pembicaraan yang berlebihan terkesan tidak ada manfaatnya dan hanya bertele-tele. Lain halnya dengan diskusi, kalau diskusi sangat beda jauh dengan pembicaraan. Pembicaraan lebih cenderung membahas apa yang pertama muncul di otak, dan kemudian membahas hal-hal lain.

Dalam hal ini, mungkin pemilik temat prakerin Anda akan menganggap Anda adalah orang yang banyak ngomong yang tidak berguna alias cerewet. Memang sih kalau saat prakerin dan sedang tidak ada kegiatan, akan terasa malas kalau tidak ada sebuah pembicaraan. Akan tetapi, waktu kosong tersebut akan lebih baik jika digunakan untuk bertanya-tanya kepada pemilik tempat prakerin.

Tentu hal ini akan menjadi nilai plus untuk Anda, karena seringkali para siswa yang prakerin jarang bertanya. Jadi ya mungkin kurang terjadi kontak antara pemilik tempat dan siswa yang prakerin.

Nah, mungkin hanya ini saja beberapa kesalahan fatal yang harus dihindari ketika prakerin. Sebenarnya masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang lain, namun 5 kesalahan diatas yang sering dilakukan oleh siswa yang sedang prakerin.

Oh ya, untuk meminimalisir terjadinya kesalahan-kesalahan, alangkah baiknya Anda berhati-hati ketika hendak melakukan sesuatu dan pikirkan terlebih dahulu. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, karena bisa saja keputusan yang Anda ambil berbeda dengan boss Anda.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan untuk Anda agar tidak melakukan kesalahan ketika prakerin atau pkl.
Terima kasih.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon