72 Contoh Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks Beserta Strukturnya

Diposting pada

72 Contoh Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks Beserta Strukturnya – Dalam pembelajaran bahasa Indonesia sering kali kita mendengar terdapat dua jenis kalimat yakni kalimat simple (simpel) dan kalimat kompleks. Pengertian kalimat simpleks pada dasarnya berasal dari kata simple yang artinya simpel atau hanya terdiri atas satu peristiwa saja. sedangkan pengertian kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu rangkaian peristiwa. Selain itu kalimat kompleks sendiri terdiri atas kalimat kompleks paratatik dan hipotatik. Masing masing kalimat kompleks ini tentunya juga memiliki contoh dan struktur yang berbeda satu sama lain.

Baik contoh kalimat simpleks dan contoh kalimat kompleks paratatik maupun hipotatik sendiri memiliki perbedaan yang sangat jelas. Untuk menemukan perbedaan kedua jenis kalimat tersebut kita bisa mengetahuinya dari struktur kalimat itu sendiri. Sama seperti kalimat pada umumnya, kalimat simpleks dan kalimat kompleks juga memiliki struktur dan ciri ciri khusus. Sayangnya masih banyak siswa yang kesulitan membedakan antara kalimat simpleks dan kompleks tersebut. Maka dari itu saya beriniatif membuat rangkuman materi jenis kalimat dalam artikel kali ini.

contoh kalimat simpleks dan kalimat kompleks
contoh kalimat simpleks dan kalimat kompleks

Dalam dunia pendidikan sendiri kita dengan mudah dapat menemukan materi yang membahas kalimat simpleks dan kalimat kompleks. Materi ini bisa kita dapatkan ketika menginjak jenjang SMA maupun SMK. Bisa dibilang kedua tipe kalimat ini termasuk dalam kategori materi yang wajib dipelajari oleh siswa. Dalam artikel kali ini kita akan membahas lebih dalam tentang pengertian, ciri ciri dan struktur kalimat simpleks dan kompleks. Setelah kita mengetahui ciri ciri dan strukturnya maka kita akan menganalisa contoh kalimat simpleks dan contoh kalimat kompleks itu sendiri.

72 Contoh Kalimat Simpleks dan Kalimat Kompleks Beserta Strukturnya

Bahasa indonesia merupakan rumpun pelajaran yang sangat luas. Pada mata pelajaran inilah kita akan dihadapkan dengan materi kalimat simpleks dan kompleks. Dengan kata lain kita juga harus mengetahui perbedaan dua jenis kalimat tersebut. Mempelajarinya lewat contoh langsung merupakan strategi belajar yang sangat baik. maka dari itu simaklah artikel yang membahas perbedaan kalimat simpleks dan kompleks ini hingga akhir.

Baca juga: 60 Contoh Kalimat Tunggal Beserta Penjelasannya

Pada dasarnya baik contoh kalimat simpleks dan kompleks beserta strukturnya dapat kita temukan di berbagai media baik cetak maupun online. Bahkan terkadang ketika kita mengucapkan dua jenis kalimat tersebut ketika sedang berbincang bincang. Tanpa sadar kita telah mengucapkan serangkaian kata yang menunjukkan contoh kalimat kompleks maupun simpleks.

Struktur kalimat dalam contoh kalimat kompleks dan simpleks sebenarnya sangat mudah untuk dianalisa. Namun sebelumnya kita harus memahami terlebih dahulu struktur kedua kalimat ini secara umum. Agar nantinya kita dapat membedakan antara kalimat simpleks dan kalimat kompleks dalam sekali pandang saja. Adapun struktur kalimat kompleks dan struktur kalimat simpleks adalah sebagai berikut ini:

Struktur kalimat simpleks

Pada sesi pertama kita akan membahas tentang struktur yang menyusun sebuah kalimat simpleks. Jika diperhatikan kalimat simpleks hanya memiliki 4 unsur utama yakni S.P.O.K layaknya kalimat biasa dalam bahasa indonesia. Silahkan perhatikan penjabaran dari unsur kalimat simpleks di bawah ini:

  • Subjek.
  • Predikat atau kata kerja.
  • Objek.
  • Keterangan (opsional).

Kalimat simple (Simpleks) hanya memiliki satu rangkaian peristiwa saja yang terdiri atas subjek, predikat, dan objek dalam kalimatnya atau yang lebih umum disebut dengan SPOK.

Struktur kalimat kompleks

Untuk memahami perbedaan kalimat simpleks dan kompleks kita memang harus mempelajari strukturnya terlebih dahulu. Meskipun terlihat sama namun kalimat kompleks memiliki struktur yang agak berbeda dari kalimat sebelumnya. Letak perbedaan tersebut ada pada kata kerjanya yang berpola ganda. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjabaran unsur kalimat kompleks di bawah:

  • Subjek.
  • Predikat (terdiri atas dua verba).
  • Objek.
  • Keterangan (opsional).

hampir sama dengan kalimat simpleks, kalimat kompleks juga memiliki subjek, predikat, objek, dan keterangan sebagai opsional. Yang membedakan adalah kalimat kompleks terdiri atas lebih dari satu rangkaian peristiwa dengan kata lain kalimat kompleks memiliki dua verba (kata kerja) atau predikat dalam setiap kalimatnya.

Untuk menghubungkan kalimat kompleks sendiri umumnya digunakan konjungsi atau kata sambung. namun tidak sedikit pula kalimat kompleks yang dihubungkan oleh tada koma maupun tidak memilikit tanda baca apapun sebagai konjungsinya. Untuk memahami lebih dalam tentang konjungsi simaklah artikel sebelumnya yang berjudul Pengertian, Jenis, Dan Contoh Kata Hubung (konjungsi).

Perbedaan kalimat simpleks dan kompleks

Lalu apa perbedaan kalimat simpleks dan kalimat kopleks? bagaimana cara membedakan kalimat simpleks dan kompleks? Cara membedakan kalimat simpleks dan kompleks sendiri pada dasarnya dapat kita lihat berdasarkan contoh kalimat dan strukturnya.

Baca juga: Pengertian, Ciri, dan Contoh Kalimat Majemuk Setara, Bertingkat, Rapatan, Campuran

Sebagai contoh adalah: “Mentimun dan Selada Termasuk dalam jenis sayur sayuran“. Dari kalimat ini kita dapat menganalisa bahwa:

  • Mentimun dan selada: Subjek (S).
  • Termasuk dalam : Predikat atau verba (P).
  • Jenis sayur sayuran : Objek (O).

Berdasarkan struktur kalimat tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa kalimat tersebut tergolong dalam contoh kalimat simpleks (simple) karena hanya memiliki satu rangkaian peristiwa saja.

Sedangkan contoh kedua adalah: “kamu dapat meraih prestasi dan ranking dikelas jika kamu berusaha“. Dari kalimat ini kita dapat menganalisa bahwa:

  • Kamu: Subjek (S).
  • Dapat meraih: Predikat pertama (P).
  • Prestasi dan ranking: Objek (O).
  • Dikelas: Keterangan (K).
  • Jika: Konjungsi.
  • Kamu: Subjek (S).
  • Berusaha: Predikat kedua (P).

Karena struktur kalimat tersebut terdiri atas dua peristiwa dan dihubungkan dengan konjungsi maka kita dapat menyimpulkan bahwa kalimat tersebut adalah contoh kalimat kompleks.

Contoh Kalimat Simpleks

Dalam sesi sebelumnya telah saya terangkan bahwa kita sering mengucapkan kalimat simpleks tanpa sadar. Kalimat yang berpola SPOK merupakan bentuk kalimat sederhana yang sering kita ucapkan dalam kehidupan sehari hari. Berikut adalah kumpulan contoh kalimat simpleks yang dapat anda analisa. Cobalah memahami ciri ciri dan struktur kalimat simpleks di bawah ini:

  1. Bilal bermain sepak bola di belakang rumah.
  2. Fiora terjatuh saat mengendarai sepeda.
  3. Ular itu memakan ayam yang diberikan petugas kebun binatang.
  4. Petugas kebun binatang membersihkan kandang beruang.
  5. Ayah sedang mengerjakan pekerjaan kantor di ruang kerja.
  6. Supir itu mengantarkan paket pesanan ke rumah pelanggan.
  7. Penembak jitu itu membunuh musuhnya.
  8. Pedagang itu menjual semua barang dagangannya kepada pembeli berbaju coklat.
  9. Guru mapel bahasa indonesia mengajari materi kalimat simpleks dan kompleks pada muridnya.
  10. Semut semut memakan sesuatu yang manis.
  11. Paduan suara simponi menyanyikan lagu mengheningkan cipta.
  12. Perampok itu ditembak ditempat oleh polisi setempat.
  13. Bus itu menabrak tiang pembatas jalan tadi malam.
  14. Kakak menangis karena mainannya rusak.
  15. Ibu sedang mengepel lantai depan rumah.
  16. Indah menjemur baju di belakang rumah.
  17. Keluarga roni mendapat malapetaka.
  18. Ibu minum obat pereda pusing tadi siang.
  19. Kelasku akan pergi berlibur ke pulau bali besok.
  20. Truk itu masuk kedalam parit tadi pagi.
  21. Wahyu menggambar pemandangan pantai.
  22. Tugas kuliah hari ini harus dikerjakan dirumah.
  23. Roni harus membuat contoh kalimat kompleks dirumah.
  24. Ari sedang berlibur di bangkok.
  25. Kami berkumpul di rumah tono siang nanti.
  26. Guruku memberikan aku nilai yang bagus.
  27. Rani meminjam buku pelajaran bahasa maulana.
  28. Fiora membantu bilal mengerjakan tugas sekolahnya.
  29. Mala menangis sangat lama.
  30. Dini membaca sms dina tadi malam.
  31. Ibu membelikan aku es buah di pasar.
  32. Aku meminum es buah yang diberikan ibu.
  33. Tono sedang menunggu tina.
  34. Aku membersihkan kamar siang nanti.
  35. Suci menunggu laras untuk mengerjakan tugas sekolah.
  36. Enggar menikah dengan seorang wanita cantik.
  37. Aku membaca novel yang sangat sedih.
  38. Aku membakar sampah di belakang rumah.
  39. Ayah memperbaiki mesin mobil yang mati.
  40. Hpku dipinjam oleh kakak.

Contoh Kalimat Kompleks

Dari namanya saja tentu sudah mencerminkan pola kalimatnya. Terdapat dua jenis kalimat kompleks yakni kalimat kompleks paratatik dan kalimat kompleks hipotatik. Pada awal pembukaan artikel ini sudah saya bahas tentang keduanya. Namun untuk informasi lebih jelasnya silahkan simak kedua pengertian dan contoh kalimat kompleks tersebut.

Kalimat Kompleks Paratatik

Kalimat yang pertama adalah kalimat kompleks paratatik yang memiliki pengertian sebagai kalimat yang terdiri atas dua struktur kalimat yang memiliki makna sama, sejajar dan setara. Umumnya kalimat kompleks paratatik menggunakan konjungsi “dan“, “namun“, “atau“, dan “tetapi“.

Contoh kalimat kompleks paratatik:

  1. Refita menanam bunga matahari dan ia sangat berhati hati dalam merawatnya.
  2. Berpakaianlah sesuka hati kamu namun harus tetap sopan.
  3. Sebagai seorang warga negara kita harus menjaga keutuhan bangsa dan negara.
  4. Lingkungan akan indah dipandang jika kita selalu menjaga dan merawatnya.
  5. Bilal sudah giat belajar sedangkan fiora sudah giat mengerjakan pekerjaan rumah.
  6. Ayah membaca buku keuangan sementara ibu membaca majalah saham.
  7. Semua orang pergi mengungsi karena ada tsunami.
  8. Aku sudah berusaha dengan keras namun hasilnya masih kurang memuaskan.
  9. Ibu pergi ke pasar tadi pagi tetapi tidak ditemani oleh ayah.
  10. Ayah membeli saham rumah dan saham bangunan di kantor saham.

Kalimat kompleks hipotatik

Selanjutnya adalah kalimat kompleks hipotatik yang memiliki pengertian sebagai kalimat kompleks yang tersusun atas dua rangkaian peristiwa dan dihubungkan oleh konjungsi. Namun rangkaian peristiwa dalam kalimat hipotatik ini tidak memiliki kesejajaran dan kesetaraan yang sama antar kalimatnya. Kalimat kompleks hipotatik umumnya dihubungkan dengan konjungsi “jika“, “ketika“, “karena“, “apabila“dan “sehingga“.

Baca juga: Cara Penulisan Daftar Pustaka yang Benar Beserta Contohnya

Contoh kalimat kompleks hipotatik:
  1. Jika kamu mau menurut pasti kamu akan sukses.
  2. Apabila saya punya uang banyak, saya sudah berangkat liburan ke luar negeri.
  3. Saya akan membeli rumah mewah itu jika saya punya uang yang cukup.
  4. Hari ini saya sangat sedih karena orang yang saya cintai memutuskan hubungan kami.
  5. Ibu melepaskan saham terbaiknya karena ada kebutuhan mendesak.
  6. Ayah membeli tanah sebagai investasi karena memikirkan masa depan anaknya.
  7. Ibu guru sedang menerangkan contoh kalimat kompleks ketika murid murid mengantuk.
  8. Saya akan menjadi orang sukses jika saya mau belajar.
  9. Saya akan membeli laptop canggih itu ketika saya punya uang.
  10. Semua orang berusaha membeli emasnya karena merasa harga emas tersebut akan naik.

Itulah beberapa contoh kalimat simpleks dan kalimat kompleks beserta strukturnya yang dapat saya sampaikan kali ini. Pada dasarnya dalam memahami kalimat simpleks dan kompleks sangatlah mudah karena kedua tipe kalimat ini memiliki perbedaan yang mencolok yang dapat kita lihat dari kata kerja dan konjungsinya. Selain itu kita harus menggaris bawahi bahwa kalimat kompleks sendiri terdiri atas dua jenis yakni kalimat kompleks paratatik dan kalimat kompleks hipotatik. Dan setiap jenis kalimat ini tentunya juga memiliki struktur sendiri sendiri. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *