Anto Tunggal

Ilmu Komputer dan Desain Grafis

July 30, 2017

Contoh Teks Eksposisi Singkat beserta Strukturnya

Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan artikel mengenai teks eksposisi. Untuk materi yang akan dibahas adalah pengertian teks eksposisi, struktur teks eksposisi, ciri-ciri teks eksposisi, jenis teks eksposisi, tujuan teks eksposisi, unsur kebahasaan teks eksposisi, dan contoh teks eksposisi. Secara singkat, teks eksposisi adalah sebuah karangan atau paragraf yang di dalamnya terkandung informasi dan pengetahuan. Teks eksposisi disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Teks eksposisi sering kita jumpai di berita koran dan petunjuk penggunaannya.

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah paragraf atau karangan yang di dalamnya terkandung informasi yang isinya ditulis dengan tujuan menjelaskan atau memberikan pengertian dengan penyajian yang singkat, padat, dan akurat. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), pengertian teks eksposisi adalah uraian atau paparan yang berfungsi untuk menjelaskan maksud dan tujuan, dalam hal ini sebagai contoh adalah karangan.

Struktur Teks Eksposisi

Teks eksposisi memiliki struktur sebagai berikut:
  1. Pernyataan Pendapat (Tesis) : Gagasan utama tentang salah satu permasalahan berdasarkan fakta yang sebenarnya.
  2. Argumentasi : Penjelasan secara rinci tentang pernyataan pendapat dan pengungkapan fakta sebagai penjelasan argumen penulis.
  3. Penegasan Ulang Pendapat : Sebagai salah satu penguat pendapat serta argumen yang ditunjang oleh fakta.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Adapun berbagai macam ciri-ciri teks eksposisi adalah sebagai berikut:
  1. Gaya informasi yang mengajak.
  2. Menggunakan bahasa baku.
  3. Penyampaian teks secara lugas (pokok).
  4. Menjelaskan informasi pengetahuan.
  5. Tidak memihak, maksudnya tidak memaksakan kemauan penulis kepada pembaca,
  6. Bersifat objektif dan netral.
  7. Dilengkapi dengan data yang akurat.
  8. Fakta digunakan untuk konkritasi dan kontribusi.
Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis, Tujuan, dan Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

Teks eksposisi juga memiliki jenis-jenis teksnya, diantaranya adalah eksposisi definisi, eksposisi proses, eksposisi ilustrasi, eksposisi laporan, eksposisi perbandingan, dan eksposisi pertentangan, untuk penjelasan lebih rinci ada di bawah ini.

1. Eksposisi Definisi
Eksposisi definisi adalah suatu paragraf eksposisi yang memaparkan suatu definisi topik tertentu.

2. Eksposisi Proses
Eksposisi proses adalah langkah atau cara untuk melakukan sesuatu dari awal sampai akhir.

3. Eksposisi Ilustrasi
Eksposisi ilustrasi adalah teks yang memaparkan informasi atau penjelasan dengan cara memberikan gambaran mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan dalam hal tertentu.

4. Eksposisi Laporan
Eksposisi laporan adalah suatu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.

5. Eksposisi Perbandingan
Eksposisi perbandingan adalah suatu paragraf eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan membandingkan antara satu dengan yang lain.

6. Eksposisi Pertentangan
Eksposisi pertentangan adalah suatu paragraf eksposisi yang berisi tentang pertentangan antara suatu hal dengan hal yang lain,

Tujuan Teks Eksposisi

Tujuan teks eksposisi adalah untuk memaparkan atau menjelaskan sesuatu agar wawasan dan pengetahuan pembaca bertambah dengan penyajian teks yang singkat, padat, dan akurat.

Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi

Unsur kebahasaan atau kaidah kebahasaan teks eksposisi adalah bagian yang membangun teks eksposisi. Adapun unsur kebahasaan teks eksposisi adalah sebagai berikut:

1. Menggunakan Pronomina
Pronomina adalah jenis kata yang digunakan untuk menggantikan nomina atau frasa nomina. Pronomina dibagi menjadi dua bagian:
  1. Pronomina Persona (kata ganti orang) : Yaitu persona tunggal (contoh : aku, kamu, dia, -nya, -mu, ku) dan persona jamak (contoh : kita, kami, mereka, kalian).
  2. Pronomina Non-Persona (kata ganti bukan orang) : Yaitu pronomina penanya (contoh : apa, bagaimana, siapa, kapan, dimana) dan pronomina penunjuk (contoh : ini, itu, -sana, -sini).

2. Menggunakan Kata Leksikal
  1. Nomina : Kata yang menjelaskan benda, baik nyata ataupun abstrak.
  2. Adjektiva : Kata yang digunakan untuk memaparkan sifat, keadaan orang, benda, dan hewan.
  3. Verba : Kata yang memiliki makna dasar pekerjaan, proses, atau keadaan yang bukan sifat.
  4. Adverba : Kata yang memberikan suatu informasi berupa keterangan waktu, tempat, suasana, dan sebagainya.

3. Menggunakan Konjungsi
Konjungsi (kata hubung) sering digunakan dalam teks eksposisi, adapun diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Konjungsi gabungan : dan, serta, dengan.
  2. Konjungsi pembatasan : kecuali, selain, asal
  3. Konjungsi pertentangan : tetapi, akan tetapi, namun, melainkan, sedangkan
  4. Konjungsi tujuan : agar, supaya, untuk.
  5. Konjungsi penyimpulan :oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi, dengan demikian
  6. Konjungsi waktu : sesudah, setelah, sebelum, lalu, kemudian, setelah itu.
  7. Konjungsi persyaratan : kalau, jika, jikalau, bila, asalkan, bilamana, apabila.
  8. Konjungsi sebab akibat : karena, sehingga, sebab, akibat, akibatnya.
  9. Konjungsi pilihan : atau.
  10. Konjungsi penegasan atau penguatan : bahkan, apalagi, hanya, lagi pula, itu pun.
  11. Konjungsi penjelasan : bahwa.
  12. Konjungsi perbandingan : bagai, seperti, ibarat, serupa.
  13. Konjungsi perincian : yaitu, adalah, ialah, antara lain, yakni..

Contoh Teks Eksposisi Singkat

Pada kali ini saya akan memberikan beberapa contoh teks eksposisi singkat beserta strukturnya agar nantinya Anda jadi lebih paham tentang struktur-strukturnya. Berikut ini adalah contoh teks eksposisi singkat.

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah

Tesis
Kebersihan lingkungan sekolah sangat penting diperhatikan untuk menciptakan kenyamanan dalam belajar. Maka dari itu, seluruh guru selalu mengajarkan akan pentingnya kebersihan lingkungan sejak Sekolah Dasar (SD). Agar semakin menarik, sekolah-sekolah juga sering mengadakan lomba kebersihan antar kelas. Dengan ini, maka semangat untuk menciptakan lingkungan yang bersih akan semakin membara dan menjadikan mereka semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Adapun cara untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah diantaranya membuang sampah pada tempatnya, menyapu kotoran di kelas, membersihkan kamar mandi, dan masih banyak lagi.

Argumentasi
Pembentukan jadwal piket adalah cara paling efektif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah, jadi yang bertugas untuk membersihkan lingkungan sekolah bukan hanya tukang kebun saja, tapi seluruh warga sekolah termasuk guru-guru. Petugas piket bukan hanya membersihkan ruang kelas atau membersihkan papan tulis saja, namun juga menyiapkan alat tulis seperti spidol atau kapur. Dengan ini maka proses belajar mengajar akan lebih nyaman. 

Di beberapa sekolah, hari Jumat dijadikan sebagai hari bersih-bersih dengan mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Kegiatan bersih-bersih ini dimulai dari jam pelajaran pertama sampai jam pelajaran kedua. Sangat banyak manfaat dari menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Selain menciptakan suasana nyaman, juga mencegah datangnya penyakit akibat kotoran.

Penegasan Ulang
Kebersihan lingkungan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah. Karena kebersihan lingkungan adalah salah satu faktor penentu keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang kotor dan kumuh tentu akan menyebabkan siswa tidak bisa menerima materi dengan baik karena tidak nyaman dengan lingkungan sekitar. Maka dari itu, seluruh warga sekolah harus selalu menjaga kebersihan demi menciptakan kenyamanan bersama.

2. Menjaga Kebersihan Lingkungan Rumah

Tesis
Kebersihan rumah mencerminkan karakter pemilik rumah tersebut. Untuk menciptakan kenyamanan keluarga, maka seluruh anggota keluarga harus melakukan berbagai hal untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah. Cara sederhana untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah adalah dengan membuang sampah pada tempatnya, menyapu halaman rumah, dan masih banyak lagi. Untuk meningkatkan kepedulian warga akan pentingnya kebersihan, pihak kelurahan sering mengadakan lomba kebersihan lingkungan antar desa. Dengan ini, maka seluruh warga desa harus bahu membahu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk lingkungan rumah.

Argumentasi
Kegiatan bersih-bersih bersama adalah salah satu cara paling efektif untuk menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ini biasanya dilakukan setiap seminggu sekali, adapun yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah menyapu halaman rumah sampai membersihkan sampah dari selokan. Dengan melakukan kegiatan bersih-bersih ini, maka akan sangat menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan juga meningkatkan hubungan baik antar warga.

Penegasan Ulang
Kebersihan lingkungan rumah akan menciptakan suasana yang tenteram dan membuat penghuninya merasa nyaman. Menjaga kebersihan lingkungan juga termasuk menjaga kesehatan tubuh, karena lingkungan yang bersih dan sehat akan membuat tubuh sulit terkena penyakit. Selain itu, pemandangan di sekitar rumah juga akan indah kalau selalu dijaga kebersihannya.

3. Kemacetan Berluang

Tesis
Transportasi merupakan kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial. Tipe kagiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak kegiatan transportasi yang berbeda pula. Transportasi sangat penting untuk memudahkan perjalanan ke suatu tempat. Tanpa transportasi, akan sangat sulit menjangkau tempat yang selalu dituju setiap hari, seperti misalnya sekolah atau tempat kerja.

Argumentasi
Kegiatan transportasi harian menyebabkan pergerakan yang bersifat berulang, seperti misalnya pelajar sekolah. Mereka akan selalu menggunakan transportasi setiap hari untuk menuju ke sekolah untuk menempuh pendidikan. Dan semua itu menimbulkan kemacetan setiap hari di jalur pergerakan para pelajar menuju sekolah.

Selain pelajar, musim libur dan lebaran juga menyebabkan kemacetan yang berulang. Pada saat kedatangan dan kepulangan, kemacetan akan sangat terasa di jalan-jalan arah luar kota karena pada saat itu, transportasi yang lewat untuk pulang kampung dan mencari tujuan wisata.

Penegasan Ulang
Kemacetan harian yang dominan disebabkan oleh aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang merupakan ekses dari pola tempat tinggal, tempat kerja, dan sekolah. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemacetan adalah dengan mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi tujuan seperti tempat kerja atau sekolah. Bentuknya dapat berupa pemberian tempat tinggal berupa rusun (rumah susun) yang cukup nyaman untuk beraktivitas.

Nah, mungkin hanya ini saja yang dapat saya sampaikan. Semoga artikel tentang pengertian teks eksposisi, struktur teks eksposisi, ciri-ciri teks eksposisi, jenis teks eksposisi, tujuan teks eksposisi, unsur kebahasaan teks eksposisi, dan contoh teks eksposisi ini dapat bermanfaat untuk Anda semua.
Terima kasih.
Referensi artikel pada blog ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain dimana hak cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Rekomendasi Untuk Anda × +
0 Komentar untuk "Contoh Teks Eksposisi Singkat beserta Strukturnya"

Silahkan berkomentar

Contact Form

Name

Email *

Message *

Back To Top