3 Contoh Teks Eksposisi Pendidikan dan Strukturnya

Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan artikel mengenai teks eksposisi, tepatnya tentang teks eksposisi pendidikan dan strukturnya. Teks eksposisi tersusun dari 3 struktur yaitu pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang pendapat (reiteration). Nah, bagi Anda yang sekiranya membutuhkan contoh teks eksposisi tentang pendidikan, silahkan baca artikel ini sampai selesai.

Contoh Teks Eksposisi Pendidikan #1

Tesis
Pendidikan merupakan salah satu senjata ampuh untuk mengubah dunia. Sebab, pendidikan adalah sarana dimana kita bisa mempelajari banyak hal yang bermanfaat.

Argumentasi
Di Indonesia, tingkat pendidikan tergolong lumayan baik. Pemerintah telah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk membangun sekolah dan memberikan fasilitas sekolah gratis.

Selanjutnya, tinggal peserta didik yang harus mempunyai keinginan belajar dan berprestasi yang tinggi. Sehingga semangat akan terbentuk dan bisa memberikan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara karena pendidikan yang semakin mudah sudah diberikan pemerintah.

Penegasan Ulang
Ketika fasilitas dan peran aktif peserta didik sudah bersatu maka kemungkinan besar derajat Indonesia akan lebih diakui oleh dunia. Juga tidak menutup kemungkinan akan banyak investor asing yang datang sehingga bisa meningkatkan perekonomian dalam negeri.

Guru yang berkualitas dan mempunyai kompetensi juga akan sangat berpengaruh dalam meningkatkan tingkat pendidikan di Indonesia. Jadi, fasilitas, peran aktif peserta didik, serta bimbingan guru haruslah bisa bersatu untuk membentuk pendidikan Indonesia agar lebih maju.
Contoh Teks Eksposisi Pendidikan

Contoh Teks Eksposisi Pendidikan #2

Tesis
Beberapa waktu lalu sistem pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Perubahan tersebut berhubungan dengan kurikulum yang digunakan sebagai sistem pendidikan di Indonesia. Dimana kurikulum 2016 yang sudah lama dipakai diganti dengan kurikulum 2013 meskipun belum semua sekolah menggunakan kurikulum 2016.

Argumentasi
Kemendikbud menjelaskan bahwa kurikulum 2013 diprioritaskan untuk sekolah yang sudah mempunyai akreditasi A atau sekolah dengan standar internasional. Salah satu syarat pelaksanaan kurikulum 2013 adalah harus bisa terjangkau oleh distribusi buku. Kemendikbud menuturkan bahwa kurikulum 2013 lebih fokus pada pembangunan sikap, karakter, pengetahuan, serta keterampilan yang berlandaskan pada pendekatak ilmiah.

Kurikulum 2013 juga memfokuskan hubungan pembelajaran dengan rasa syukur kepada Tuhan melalui pengamatan, percobaan, atau penciptaan sebuah karya. Selain itu, Musliar Kasih (Wakil Kemendikbud) menganggap bahwa kurikulum 2013 lebih menonjolkan praktik daripada hafalan (teori). Karena selama ini peserta didik lebih banyak dibebani hafalan akan tetapi dirasa kurang efektif untuk meningkatkan kreativitas.

Meutia Hatta (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden) menuturkan bahwa kurikulum 2013 bertujuan untuk membentuk karakter generasi yang berkualitas, cinta tanah air dan bangsanya. Kurikulum 2013 menuntut siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran, dengan harapan agar membentuk generasi yang berkualitas.

Penegasan Ulang
Akan tetapi, tidak sedikit juga masyarakat yang menolak penerapan kurikulum 2013. Masyarakat menganggap perubahan kurikulum terlalu mendadak dan dengan paksaan. Ada juga yang beranggapan kurikulum 2013 kurang fokus karena menggabungkan dua mata pelajaran yang mempunyai substansi pokok berbeda.

Meskipun membuat mata pelajaran yang diajarkan menjadi lebih sederhana, tingkat pemahaman dan pengetahuan yang dipunyai peserta didik akan semakin berkurang karena materi tidak dipelajari secara keseluruhan, melainkan terpisah-pisah sehingga bisa saja membuat peserta didik akan kebingungan.

Contoh Teks Eksposisi Pendidikan #3

Tesis
Remaja merupakan masa yang dialami oleh anak berusia mulai dari 10-21 tahun. Pada masa ini, remaja juga sedang mencari identitas pada dirinya. Remaja juga harus mendapatkan pendidikan karakter agar menjadi generasi yang jujur, kreatif, peduli, santun, dan percaya diri.

Argumentasi
Masa remaja merupakan masa sulit karena memerlukan pengendalian diri yang lebih daripada masa anak-anak. Pada masa ini, remaja membutuhkan orang dewasa untuk mengarahkan ke perilaku positif agar tidak terpengaruh ke perilaku negatif. Jika pengendaliannya baik, maka remaja bisa menjadi anak yang membanggakan orang tuanya kelak. Maka dari itu, remaja harus mendapatkan pendidikan karakter.

Pendidikan karakter dapat membentuk remaja menjadi berprestasi. Dalam pendidikan karakter, remaja juga diajarkan nilai religi yang dapat menguraikan kebaikan agar remaja bisa tumbuh sebagai manusia yang peka terhadap lingkungan sosial. Di samping itu, remaja juga diajarkan nilai toleransi atau nilai kemanusiaan agar membentuk remaja yang mempunyai sifat pengasih.

Penegasan Ulang
Nilai positif dalam pendidikan karakter dapat membentuk remaja yang unggul. Mereka juga dapat bersaing dengan baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan pendidikan karakter, remaja juga akan memiliki karakter yang kuat, membuat kegiatan remaja terarah, dan mempunyai budi pekerti yang baik.

Nah, itulah sedikit artikel mengenai contoh teks eksposisi pendidikan dan strukturnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Terima kasih.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon