Pengertian Sistem Basis Data Terdistribusi dan Contohnya

Tags
Database atau basis data adalah kumpulan data yang ada pada suatu organisasi, perusahaan, dan lain sebagainya. Seluruh data kemudian akan disimpan dalam pemyimpanan sendiri yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai keperluan, terutama dalam pentingnya kelebihan data. Sistem database yang didistribusikan di lapangan adalah salah satu pengembangan sistem database dimana database yang telah diimplementasikan di perusahaan kemudian dikembangkan menjadi suatu bentuk pendistribusian data, sehingga database dapat didistribusikan ke berbagai lokasi.

Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan artikel singkat mengenai pengertian sistem basis data terdistribusi dan contohnya. Semoga dengan adanya artikel ini, wawasan kita mengenai sistem basis data terdistribusi bisa bertambah.
Pengertian Sistem Basis Data Terdistribusi dan Contohnya

Pengertian Sistem Basis Data Terdistribusi

Database adalah kumpulan data yang ada pada suatu perusahaan, organisasi, dan lain sebagainya. Seluruh data akan disimpan dalam penyimpanan sendiri yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Sedangkan distribusi dapat diartikan bahwa semua data dalam database dapat didistribusikan atau disebarkan ke berbagai lokasi yang ditentukan.

Jadi, sistem basis data terdistribusi dapat diartikan sebagai sistem database yang memungkinkan setiap data yang ada dalam database didistribusikan atau disebarkan ke berbagai lokasi yang ditentukan.

Contoh Sistem Basis Data Terdistribusi

Sistem data terdistribusi banyak digunakan dalam berbagai kepentingan yang dikenal dengan istilah transalsi atau perputaran dan juga transmisi data. Transaksi sistem basis data terdistribusi terbagi menjadi 2 yaitu transaksi lokal dan transaksi global. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Transaksi Lokal

Transaksi lokal adalah transaksi sistem basis data terdistribusi yang dilakukan pada node yang mirip dengan lokasi dimana data base berada. Contoh dari transaksi lokal adalah update data nasabah bank yang melakukan penarikan saldo di kantor pusat. Database bank biasanya terletak pada lokasi yang berdekatan dengan kantor pusat, maka dari itu update yang dilakukan di kantor pusat memiliki node yang sama seperti database.

2. Transaksi Global

Transaksi global adalah transaksi dan transmisi data dari berbagai node dengan server atau database yang digunakan. Contoh dari transaksi global adalah nasabah bank yang melakukan penarikan saldo di kantor cabang yang ada di luar pulau. Bank menggunakan database dan server yang sama, namun menggunakan node transmisi data yang berbeda dengan servernya.

Nah, itulah artikel singkat mengenai pengertian sistem basis data terdistribusi dan contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita semua.
Terima kasih.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon