16 Pengertian Estetika Menurut Para Ahli dan Penjelasannya

Diposting pada

16 Pengertian Estetika Menurut Para Ahli dan PenjelasannyaEstetika merupakan istilah yang memiliki hubungan erat dengan kata kata seni. Banyak para ahli yang mendefinisikan seni dengan estetika sebagai arti yang sama. Namun sebenarnya kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda. Estetika tersebut merupakan nilai keindahan dalam sebuah seni. Sedangkan seni merupakan hasil karya seni yang memiliki nilai keindahan atau nilai estetika. Kemudian adapula yang menyebutkan pengertian estetika menurut para ahli. Para ahli seni tersebut menjelaskan arti estetika yang sebenarnya meskipun konsep pengertiannya tersebut hampir sama.

Istilah estetika sering dikaitkan dengan hal hal yang bersifat seni dengan kandungan keindahan yang dapat dipandang. Estetika juga digunakan sebagai wujud penyampaian dari filsafat sebuah karya seni. Namun sebenarya seni tersebut merupakan sebuah karya yang tidak hanya memiliki unsur indah saja melainkan memiliki bidang yang digunakan dalam pembuatan karya seni itu sendiri. Nah pada pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian estetika menurut para ahli. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

16 Pengertian Estetika Menurut Para Ahli dan Penjelasannya

Menurut bahasa latin, kata estetika berarti “aestheticus”. Sedangkan menurut bahasa Yunani, kata estetika berarti “aestheticos” dengan kata dasar “aishte” yang artinya merasa. Estetika dapat diartikan sebagai sesuatu hal yang mengandung pola pola tertentu sehingga dapat membentuk bagian dan unsur yang menciptakan keselarasan dan keindahan. Dapat dikatakan bahwa estetika berhubungan dengan perasaan seseorang, terutama perasaan tentang keindahan. Keindahan yang dimaksud dapat berupa keindahan bentuk, keindahan makna ataupun keindahan isi yang terdapat didalamnyaa. Dibawah ini terdapat pengertian estetika menurut para ahli dan penjelasannya.
Herbert Read
Pengertian estetika menurut Herbert Read ialah sekumpulan pengamatan yang membentuk sebuah hubungan formal sehingga menciptakan rasa senang. Sebagian orang berkata bahwa keindahan itu merupakan seni, seni akan selalu berwujud indah, dan jika tidak indah maka bukanlah seni. Pandangan tersebut sebenarnya akan membuat masyarakat menjadi kesulitan dalam mengapresiasikan seni tersebut. Maka dari itu Herbert Read memberikan pandangan bahwa seni tidaklah selalu harus indah.

Baca juga : Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan Terlengkap

Menurut Herbert Read, pandangan tentang pengertian estetika yang disamakan dengan pengertian seni tersebut adalah salah. Seni merupakan karya seni manusia yang diciptakan tidak hanya mengandung unsur keindahan saja, melainkan mengandung unsur antik, unik dan menyeramkan.
Leo Tolstoy
Pengertian estetika menurut Leo Tolstoy ialah segala sesuatu yang dapat menciptakan rasa senang jika dilihat secara visual. Istilah estetika menurut bahasa Rusia berarti “krasota”  yang artnya sesuatu yang dilihat oleh mata dan dapat menciptakan perasaan senng. Hal tersebut memberkan jawaban bahwa sesuatu yang dilihat jika menimbulkan rasa senang akan dianggap sebagai estetika atau keindahan.
Alexander Baumgarten
Pengertian estetika menurut Alexander Baumgarten ialah ilmu perkenalan yang sensitif karena didalamnya terdapat pengungkapan perspektif dan pendapat seseorang sehingga melibatkan emosional pribadi. Menurut pandangan Alexander Baumgarten menyebutkan bahwa keindahan (estetika) seni merupakan satu kesatuan susunan yang saling berkaitan satu sama lain secara menyeluruh. Bahkan Alexander Baumgarten menciptakan filosofi singkat terkait pengertian keindahan (estetika).
Sulzer
Pengertian estetika menurut Sulzer ialah keindahan mencakup hal hal yang baik saja. Jika nilai yang ditimbulkan belum baik maka belum dapat dikatakan indah. Hal tersebut dikarenakan keindahan akan memupuk sebuah rasa moral. Kemudian keindahan tidak akan tercipta jika didalamnya hanya berupa nilai amoral saja.
Winchelmann
Pengertian estetika menurut Winchelmann ialah segala sesuatu yang tidak dapat dilepaskan dari kebaikan.
Humo
Pengertian estetika menurut Humo ialah sesuatu yang dapat menciptakan perasaan senang. Perasaan tersebut akan datang jika melihat segala sesuatu yang indah.
Shaftesbury
Pengertian estetika menurut Shaftesbury ialah sesuatu yang mempunyai keseimbangan yang nyata dan harmonis. Hal ini dikarenaan keseimbangan yang harmonis adalah sebuah kenyataan yang dapat disamakan dengan kebaikan. Maka dari itu, sesuatu yang dianggap indah akan bewujud nyata dan baik karena kenyataan adalah kebaikan.
Hemsterhuis
Pengertian estetika menurut Hemsterhuis ialah sesuatu yang banyak menciptakan perasaan senang dalam waktu sesingkat singkatnya. Kesenangan tersebut terbentuk dari banyaknya pengamatan yang dilakukan.

Baca juga : Pameran Karya Seni Rupa (Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Unsurnya)

Al Gazzali
Pengertian estetika menurut Al Gazzali ialah wujud dari adanya ruh atau jiwa yang berasal dari kesempurnaan persepsi karakteristik benda tersebut. Keindahan ini akan diperoleh dari sifat asli benda itu sendiri dan kesempurnaan wujud objek yang mudah dikenali. Pengungkapan keindahan tersebut dapat menggunakan panca indera dan melalui indera ke 6 seperti ruh (jiwa). Hal hal inilah yang dapat menciptakan keindahan terdalam karena berkaitan dengan nilai nilai agama, spiritual dan moral.
Immanuel Kant
Pengertian estetika menurut Immanuel Kant ialah perasaan senang yang diperoleh saat melihat sebuah benda, meskipun tidak ada hubungannya dengan benda tersebut. Immanuel Kant berpendapat bahwa keindahan tercipta karena melihat sesuatu saja tanpa disertai keistimewaan dari objek benda itu sendiri. Immanuel Kant juga berpendapat bahwa keindahan tadi dapat dilihat dari dua segi yaitu:
  • Keindahan subyektif ialah perasaan senang yang datang tanpa adanya kaitan dan renungan dari kegunaan praktis terkait isi penghayatnya.
  • Keindahan Obyektif ialah keserasian antara objek dengan tujuan yang terdapat didalamnya jika tidak ditinjau dari segi fungsinya.
 
Santo Agustinus
Pengertian estetika menurut Santo Agustinus ialah satu kesatuan bentuk. Keindahan tersebut diperoleh dari sebuah pengamatan yang disusun berdasarkan pengandaian yang mengandung penilaian. Misalnya pengamatan yang dilakukan memuat nilai jelek maka objek tersebut mengandung nilai yang menyimpang dengan apa yang seharusnya telah melekat didalamnya.
Thomas Aquinas
Pengertian estetika menurut Thomas Aquinas iala sesuatu yang berhubungan dengan pengetahuan. Maka dari itu jika seorang pengamat merasanakan kesenangan seteah melhatnya maka akan dikatakan indah. Dengan kata lain keindahan tersebut memerlukan sebuah pengalaman dan pengetahuan dalam diri manusia. Menurut Thomas Aquinas terdapat beberapa syarat keindahan yang meliputi :
  • Memiliki klaritas atau kejelasan.
  • Memiliki kesempurnaan atau keterpaduan.
  • Memiliki proporsi yang tepat dan harmonisasi.
Pengertian estetika menurut para ahli diatas diperoleh melalui pendekatan pendekatan tertentu sehingga terciptalah pengertian yang tepat. Secara umum, keindahan memang dikaitkan dengan nilai nilai seni. Namun sebenarnya segala sesuatu yang indah bukan hanya terletak didalam seni saja. Karena keindahan banyak diperoleh dari luar karya seni juga.
Seni terbuat dari kreasi manusia sehingga mengandung beberapa keindahan. Keindahan tersebut tercipta dari kreasi seniman yang memiliki pengalaman intuisi batin masing masing. Demikianlah penjelasan mengenai pengertian estetika menurut para ahli. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *