12 Contoh Teks Anekdot Singkat Lucu Terbaru

Diposting pada

12 Contoh Teks Anekdot Singkat Lucu Terbaru – Apa itu teks anekdot? Beberapa orang mungkin pernah mendengar tentang teks ini tetapi belum tahu artinya. Teks anekdot ini merupakan jenis teks yang mengandung kata kata lucu dan menyindir. Dalam pembuatan contoh teks anekdot singkat terdapat beberapapa hal yang harus diperhatikan yaitu ciri ciri teks anekdot, struktur teks anekdot dan kaidah kebahasaan teks anekdot. Untuk bagian ciri ciri teksnya digunakan untuk membedakan jenis teks ini dengan jenis teks Bahasa Indonesia lainnya. Sedangkan untuk bagian struktur dan kaidah kebahasaannya digunakan untuk membuat contoh anekdot yang baik dan benar.

Kumpulan Teks Anekdot

Untuk mengetahui apakah jenis teks tersebut adalah teks anekdot, kita tinggal memperhatikan ciri ciri teksnya. Kemudian untuk membuat cerita anekdot, kita hanya tinggal menggunakan struktur dan kaidah kebahasaan teks yang sudah tersedia. Mudah bukan? Selain itu adapula hal yang tidak boleh terlupakan yaitu kata kata yang digunakan harus bersifat lucu. Tetapi adapula yang menggunakan teks anekdot untuk menyindir. Meski sifatnya menyindir, namun kata kata yang digunakan tetap lucu. Kali ini saya akan membagikan beberapa kumpulan contoh teks anekdot singkat dan lucu. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

12 Contoh Teks Anekdot Singkat Lucu Terbaru

Teks anekdot adalah jenis teks Bahasa Indonesia yang berisi cerita pendek lucu namun memiliki maksud untuk menyindir ataupun mengkritik. Teks anekdot yang sifatnya mengkritik biasanya digunakan untuk menyindir layanan publik dalam bidang politik, sosial, lingkungan dan hukum. Teks ini berisi cerita singkat yang menyindir dan lucu yang diambil dari pengalaman hidup seseorang.:

Baca juga : 6 Contoh Teks Anekdot Lucu Terbaru

Namun dibalik kelucuannya, ternyata contoh teks anekdot tentang politik, pendidikan ataupun budaya yang beredar memiliki pesan moral yang bersifat tersirat. Pesan moral inilah yang akhirnya menjadi patokan kualitas dari sebuah teks anekdot. Langsung saja, kita amati contoh teks anekdot yang sudah saya siapkan dibawah ini:

Contoh Teks Anekdot Singkat

Mencuri sendal adalah sebuah perbuatan tercela, namun apa jadinya jika perbuatan tersebut dibalut dengan kelucuan didalam contoh teks anekdot singkat? Berikut adalah contoh cerita anekdot yang berjudul Mencuri Sandal.
Abstraksi
Di suatu siang, Tono pergi ke warung Soto untuk membeli makan siang. Setelah itu Tono kembali pulang setelah kenyang.
Orientasi
Di perjalanan Tono mengalami kecelakaan. Ia disrempet oleh sepeda motor yang ugal ugalan. Akibat kecelakaan tersebut sandal Tono malah rusak. Akhirnya Tono pulang kerumah tidak menggunakan sandal. Tono berniat ingin membeli sendal ditoko terdekat, namun ia mengurungkannya karena uangnya tidak cukup.
Krisis
Akibat uangnya tidak cukup untuk membeli sandal, akhirnya Tono berniat mencuri sandal di masjid. Kebetulan masjid tersebut terletak di dekat toko sandal tadi. Sandal yang ingin ia curi adalah sandal yang terbagus. Setiap orang yang ingin masuk ke masjid selalu di perhatikan oleh Tono sambil duduk di teras masjid. Ia bermaksud ingin mengambil sandal sesegera mungkin jika targetnya sibuk beribadah.

Catatan : Dalam contoh teks anekdot terdapat beberapa struktur teks di dalamnya. Adapun struktur teks anekdot yaitu abstraksi, orientasi, event, krisis, reaksi, koda, dan reorientasi. Meski dalam contoh anekdot tidak semua struktur bagian dimasukkan. Namun tetap mengandung beberapa bagian struktur teks yang tersedia.

Tono melangsungkan aksinya dengan lancar. Ia berhasil mengambil sandal paling bagus di masjid dan warna sandalnya hitam. Aksi Tono dalam mencuri sandal malah diketahui oleh pemilik sandal tersebut. Pemilik sandal tadi mengejar Tono sambil berteriak. Hari itu Tono sangat apes, ia bahkan tidak dapat berlari kencang karena perutnya yang buncit. Pada akhirnya Tono di bawa menuju kantor polisi. Beberapa saat kemudian diadakan penyelidikan terkait peristiwa pencurian sandal ini. Tono pun memperoleh vonis dalam pasal pencurian dan seminggu kemudian kasusnya akan disidangkan. Masalah sepele seperti ini malah membuat Tono terseret ke meja hijau.
Reaksi
Hari persidanganpun tiba, Tono hanya menunduk dan duduk di kursi tersangka.
Hakim : “Tono, 25 tahun, terbukti mencuri sandal di masjid dengan harga 50.000 rupiah. Dengan ini menyatakan bahwa Tono akan dihukum 5 tahun penjara.”
Tono : “Apa! Ini tidak adil pak! Mengapa hukuman saya lebih berat daripada hukuman koruptor?
Koda
Setelah itu Tono diberikan penjelasan oleh hakim. Tono mencuri sendal seharga 50.000 rupiah hanya merugikan satu orang saja. Sedangkan para koruptor mengambil uang 2 Miliar dan merugikan rakyat Indonesia sejumlah 200 juta orang. Dengan kata lain koruptor merugikan setiap orang sebanyak 10 rupiah saja. Maka dari itu tindakan yang dilakukan Tono lebih berat dibandingkan tindakan para koruptor.

Contoh Teks Anekdot Lucu

Siapa yang tak kenal sakit gigi, hampir setiap orang pernah merasakan sensasi penyakit ini. Namun bagi orang yang tidak mengalaminya dan melihat orang lain sakit gigi tentu akan sangat lucu. Berikut adalah contoh cerita anekdot yang berjudul obat sakit gigi.
Abstraksi
Disebuah desa terdapat seorang kakek yang hanya tinggal bersama cucunya. Waktu itu sedang dalam keadaan bulan puasa. Sang kakek dan cucunya sedang asik menonton televisi.

Baca juga : 16 Contoh Cerita Fantasi Singkat (Cerita Fiksi) Beserta Strukturnya

Orientasi
Kakek selalu menontoh sinetron kesukaannya yaitu “Tukang Ojek Pengkolan”. Di setiap dua puluh menit terdapat iklan dalam sinetron tersebut. Salah satu iklan yang muncul ialah iklan obat sakit gigi. Iklan obat sakit gigi ini memaparkan bahwa obat dapat diminum kapan saja.
Krisis
Kebetulan pada saat itu kakek sedang sakit gigi. Akhirnya kakek memanggil cucunya yang sedang cuci piring di dapur. Ia bermaksud untuk menyuruh cucunya agar membelikan obat sakit gigi. Cucunya pun segera membelikan obat yang diminta oleh kakek. Kemudian kakek langsung meminum obat tersebut.
Reaksi
Melihat kejadian tersebut, sang cucuk bertanya kepada kakek, “Loh kakek kan sedang puasa, mengapa obatnya diminum?”
Koda
Kakekpun menjada tanpa perasaan berdosa, “Itulah keunggulan obat ini cu, dapat diminum kapan saja.”

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

Contoh cerita anekdot yang terakhir adalah anekdot yang didalamnya memuat kelucuan dari sebuah brosur asap rokok. Seperti apa cerita lucu dalam brosur tersebut? silahkan simak contoh teks dibawah ini.
Abstraksi
Adi sedang menunggu angkot di waktu siang yang terik.
Orientasi
Disamping Adi terdapat mahasiswa yang sedang menunggu angkot juga Ia kemudian berbincang dengan mahasiswa tersebut terkait asap kendaraan yang lewat lalu lalang di jalanan.
Adi : Kotor sekali ya asapnya?
Mahasiswa : Iya mas, kotor dan tebal.

Catatan : Pembuatan contoh teks anekdot singkat dan lucu tidak terlepas dari peran ciri ciri teksnya. Adapun ciri ciri teks anekdot yaitu meliputi mengandung sosok figur manusia, bersifat menghibur dan menyindir, mendekati perumpaan seperti dongeng, berkaitan dengan realitas dan ditujukan untuk orang orang penting.

Krisis
Angkot yang ditunggu tunggu akhirnya datang. Andi dan mahasiswa itu naik angkot dan didalamnya terdapat satu penumpang yang sedang merokok. Mereka pun kembali berbincang bincang.
Adi : Yang kotor bukan hanya asap kendaraan, tetapi juga asap rokok.
Mahasiswa : Apa yang akan anda lakukan melihat orang merokok?
Adi : Aku akan tampar dia.
Kemudian Adi mendekati perokok itu dan menamparnya dengan brosur.
Reaksi
Perokok tersebut kaget dan menatap Adi dengan sangat marah. Kemudian ia mengambil brosur dan melihatnya.
Koda
Brosur yang ditamparkan Adi berisi tulisan bahwa “Asap Rokok Sangat Berbahaya Melebihi Mesin Diesel Karena Mengandung 10X Polutan”.
Demikianlah kumpulan contoh teks anekdot singkat dan lucu yang dapat saya bagikan. Teks anekdot adalah jenis teks Bahasa Indonesia yang berisi cerita pendek lucu namun memiliki maksud untuk menyindir ataupun mengkritik. Teks ini dibuat dengan berdasarkan ciri ciri, struktur dan kaidah kebahasaan yang berlaku didalamnya. Terima kasih telah membaca contoh anekdot ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *