Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya – Uang adalah sesuatu hal yang banyak digunakan untuk membeli sebuah barang kebutuhan di masa sekarang. Pada jaman dahulu sistem pemenuhan kebutuhan manusia masih menggunakan sistem barter. Apa itu barter? Barter adalah sistem tukar menukar barang yang di terapkan pada jaman dahulu. Sistem barter tersebut terus berkembang hingga terbentuklah uang. Uang sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu uang kartal dan uang giral. Jenis jenis uang tersebut memiliki bentuk dan contohnya masing masing. Lantas apa pengertian uang kartal? Apa pengertian uang giral? Apa saja contoh uang kartal? Apa saja contoh uang giral?

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya
Bentuk Uang Kartal dan Bentuk Uang Giral

Masing masing jenis uang dimanfaatkan untuk alat pembayaran atau tukar menukar yang keberadaannya diatur Undang Undang dan sah sehingga dapat diterima oleh masyarakat umum. Uang dibagi menjadi beberapa macam sesuai dengan lembaga penerbitnya yaitu kartal dan giral. Untuk itu jenis uang kartal dan contoh uang kartal berbeda dengan jenis uang giral dan contoh uang giral. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian uang kartal, pengertian uang giral, jenis jenis dan contohnya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya

Mungkin anda sudah tidak familiar lagi dengan jenis uang kartal dan jenis uang giral. Bahkan contoh uang kartal dan contoh uang giral tersebut sering anda gunakan sehari hari. Meski begitu terdapat beberapa orang yang tidak mengetahui apakah uang tersebut termasuk dalam jenis kartal ataupun giral. Agar anda lebih memahami mengenai macam macam uang tersebut, maka saya akan menjelaskan mengenai pengertian uang kartal dan pengertian uang giral lengkap. Berikut ulasan selengkapnya:

Baca juga : Cara Membuat Neraca Saldo Yang Baik dan Benar

Uang Kartal

Pengertian uang kartal adalah uang yang penerbitannya dilakukan oleh bank sentral. Jenis uang ini berguna sebagai alat transaksi dalam kehidupan sehari hari. Bentuk atau jenis uang kartal sendiri dapat dibagi menjadi dua secara umum yaitu uang yang berbentuk logam dan uang yang berbentuk kertas. Pengeluaran uang kertas dan uang logam dilakukan oleh Bank Indonesia karena memiliki hak tunggal sesuai dalam peraturan Undang Undang pokok Bank Sentral No.13 Tahun 1968 pasal 26 ayat 1. Bank Indonesia tersebut memang memiliki hak tunggal dalam mengeluarkan uang yang sering dinamakan dengan Hak Oktroi. Adapun penjelasan mengenai bentuk uang yang berjenis kartal yaitu:

Uang Logam
Jenis uang kartal yang pertama ialah uang logam. Uang logam adalah bentuk uang yang berbahan dasar perak ataupun emas. Bahan dasar uang logam ini sesuai dengan syarat efisiensi uang karena harga perak dan emas relatif stabil dan tinggi, mudah diterima serta mudah dikenali masyarakat. Bahan perak dan emas tersebut juga sulit untuk musnah.

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya
Contoh Uang Logam

Disekitar kita banyak sekali contoh uang kartal yang berbentuk logam seperti uang 500 rupiah, uang 1000 rupiah dan sebagainya. Jenis uang kartal ini masih dapat dibagi lagi menjadi dua macam yang bernilai yakni nilai tukar (dapat digunakan untuk menukarkannya dengan barang) dan nilai intrinsik (untuk menciptakan sebuah uang).

Uang Kertas
Jenis uang kartal selanjutnya ialah uang kertas. Uang kertas adalah bentuk uang yang berbahan dasar kertas sebagai alat sah dalam pembayaran, dimana terdapat cap dan gambar tertentu didalamnya. Adapula pengertian uang kertas sesuai dengan UU No. 23 tahun 1999 dalam Bank Indonesia yaitu uang yang terbuat dari kertas dan bahan lain seperti kertas sehingga dapat berbentuk lembaran.

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya
Contoh Uang Kertas

Disekitar kita banyak sekali contoh uang kartal yang berbentuk kertas seperti uang 5000 rupiah, uang 10000 rupiah dan sebagainya. Jenis uang kartal ini masih dapat dibagi lagi menjadi dua macam yang bernilai yakni nilai tukar dan nilai nominal. Kemudian uang kertas juga dapat dibagi menjadi dua macam lagi yaitu uang kertas bank (pengeluarannya dari Bank Sentral) dan uang kertas negara (pengeluarannya dari pemerintah dan ditandatangi oleh menteri keuangan sehingga jumlahnya terbatas). Namun sekarang ini uang kertas negara sudah tidak diedarkan lagi.

Baca juga : Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Neraca Lajur

Selain pengertian uang kartal dan jenis jenis uang kartal berdasarkan bahannya di atas. Adapula jenis jenis uang berbentuk kartal sesuai dengan peraturan Undang Undang pokok Bank Indonesia No.11 Tahun 1953 yaitu meliputi:

Uang Negara
Jenis uang kartal sesuai dengan Undang Undang pokok Bank Indonesia No.11 Tahun 1953 yang pertama ialah uang negara. Uang negara ialah bentuk uang yang berbahan dasar plastik dan dikeluarkan oleh pemerintah. Adapun ciri ciri uang negara yaitu meliputi :

  • Pengeluaran uang berasal dari pemerintah.
  • Memperoleh jaminan dari Undang Undang.
  • Didalamnya terdapat tulisan nama negara asal yang mengeluarkannya.
  • Terdapat tanda tangan dari Menteri Keuangan.

Jenis uang kartal ini sudah tidak dikeluarkan dan diberhentikan oleh negara karena mulai berlaku peraturan Undang Undang No.13 Tahun 1968. Untuk itulah uang negara mulai digantikan oleh uang Bank.

Uang Bank
Jenis uang kartal sesuai dengan Undang Undang pokok Bank Indonesia No.11 Tahun 1953 selanjutnya ialah uang bank. Uang bank ialah bentuk uang yang berbahan dasar kertas atau logam dan dikeluarkan oleh Bank Sentral. Adapun ciri ciri uang bank yaitu meliputi :

  • Pengeluaran uang berasal dari bank sentral.
  • Memperoleh jaminan dari valuta asing atau emas yang tersimpan dalam Bank Sentral.
  • Didalamnya terdapat tulisan nama bank sentral yang bersangkutan disetiap negara.
  • Terdapat tanda tangan dari Gubernur Bank Sentral.

Uang Giral

Pengertian uang giral adalah uang yang penerbitannya dilakukan oleh bank umum dan berguna sebagai alat pembayaran yang sah. Jenis uang ini digunakan oleh orang orang yang memiliki transaksi dalam jumlah besar sehinga tidak berisiko. Misalnya seseorang ingin bertransaksi dengan jumlah uang kartal sebanyak 10 juta rupiah. Karena uang yang berjumlah 10 juta cukup beresiko jika dibawa langsung, maka bentuk uang ini diubah dalam bentuk uang giral seperti rekening bank. Dengan begitu uang lebih aman dan dapat digunakan dimana saja. Di bawah ini terdapat beberapa jenis uang giral yaitu sebagai berikut:

Baca juga : Pengertian Sistem Ekonomi Komando Terlengkap

Cek
Jenis uang giral yang pertama ialah cek. Cek adalah bentuk uang yang berupa surat perintah pembayaran yang berisi sejumlah uang untuk dibayarkan oleh bank kepada orang tertentu sesuai dengan jumlah uang yang tertera dalam cek tersebut. Contoh uang giral ini dapat dinamakan dengan cek atas nama. Dengan kata lain orang yang tertera dalam cek tersebut dapat menguangkan atau mencairkan cek tadi. 

Pengertian Uang Kartal dan Uang Giral, Jenis dan Contohnya
Contoh Uang Giral Berbentuk Cek

Selain itu adapula jenis uang giral seperti cek atas tunjuk. Cek atas tunjuk adalah pencairan cek oleh bank kepada siapapun.

Giro
Jenis uang giral selanjutnya ialah giro. Giro adalah bentuk uang yang berupa surat perintah yang berisi pemindahan sejumlah uang nasabah kepada rekening perusahaan atau seseorang sehingga dapat dilaksanakan oleh pihak bank. 

Transfer Telegrafis
Jenis uang giral selanjutnya ialah transfer telegrafis. Transfer telegrafis adalah bentuk pembayaran secara cepat dengan memindahkan uang diantara rekening rekening bank.

Sekian penjelasan mengenai pengertian uang kartal, pengertian uang giral, jenis jenis uang kartal, jenis jenis uang giral, contoh uang kartal dan contoh uang giral. Masing masing jenis uang ini diatur dalah peraturan perundang undangan sehingga dapat digunakan sebagai pembayaran yang sah. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dan terima kasih telah membaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *