Struktur Organisasi PBB Beserta Tugas Tugasnya

Diposting pada

Struktur Organisasi PBB Beserta Tugas Tugasnya – Sampai sekarang PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) masih dijadikan sebagai simbol kesuksesan dalam organisasi Internasional. Terutama dalam bidang pengangkatan derajat manusia dan perdamaian. Peran PBB terhadap setiap anggotanya sangatlah penting. Hal ini dikarenakan setiap struktur organisasi PBB memiliki tugasnya masing masing. Struktur organisasi dalam PBB adalah struktur yang mengatur berbagai kegiatan demi kepentingan seluruh anggotanya. Untuk itu terdapat beberapa macam struktur PBB yang perlu anda pahami. Lalu saja struktur keanggotaan PBB? Apa saja fungsi dan tugas tugasnya?

Struktur Organisasi PBB Beserta Tugas Tugasnya
Struktur Organisasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) adalah organisasi secara multirateral dalam tingkat Internasional yang resmi sejak tahun 1945. Pada saat itu PBB muncul dengan berdasar pada rasa kemanusiaan dari tokoh Perdana Menteri Inggris dan anggapan Presiden Amerika Serikat terkait organisasi yang berperan penting dalam tingkat dunia sehingga dapat memersatukan negara berdaulat dalam satu wadah khusus.

Sampai pada akhirnya terbentuklah struktur PBB. Struktur keanggotaan PBB inilah yang akan membantu setiap anggota negara yang terkena masalah. Hal ini karena struktur organisasi dalam PBB memiliki tugasnya masing masing. Kali ini saya akan menjelaskan tentang struktur organisasi PBB beserta tugas tugasnya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Struktur Organisasi PBB Beserta Tugas Tugasnya

Sebelum membahas tentang struktur organisasi PBB beserta tugas struktur keanggotaan PBB tersebut. Saya akan menjelaskan sejarah PBB terlebih dahulu secara singkat. PBB bermula pada tanggal 24 Oktober 1945. Pada saat itu terjadi pertemuan yang dilakukan di San Fransisco. Pertemuan tersebut membahas tentang perjanjian yang menghimpun negara berkembang dan negara maju dalam bentuk konferensi.

Hal inilah yang menjadi dasar adanya deklarasi perdamaian dalam bentuk kesepakatan Piagam Atlantic Charter. Dalam piagam tersebut terdapat enam badan pokok dalam PBB. Dan setiap badan ataupun bagian memiliki peran tersendiri. Adapun beberapa struktur organisasi dalam PBB yaitu meliputi:

Baca juga : 4 Ciri Ciri Konstitusi Pada Negara Komunis Lengkap

Majelis Umum atau General Assembly

Struktur organisasi PBB yang pertama ialah Majelis Umum atau General Assembly. Majelis Umum adalah struktur keanggotaan PBB yang terdiri dari semua negara anggota. Setiap hari selasa minggu ke tiga bulan September akan diadakan sidang umum per tahunnya. Dalam sidang tersebut terdapat satu suara yang diwakili oleh setiap negara dengan lima orang wakilnya.

Hal ini sesuai dengan struktur PBB yang tertulis dalam Piagam PBB pasal 5 dan pasal 18. Jika sebagian besar anggota PBB atau Dewan Keamanan menghendaki pengadaan sidang tersebut, maka sidang istimewa ini akan diselenggarakan. Struktur organisasi dalam PBB seperti Majelis Umum ini memiliki beberapa tugasnya.

Adapun tugas Majelis Umum yaitu meliputi:

  1. Memberikan rekomendasi dan menimbang pemeliharaan keamanan dan perdamaian dalam asas asas kerjasama Internasional.
  2. Membahas masalah yang berkaitan dengan keamanan dan perdamaian.
  3. Membuat rekomendasi dan mempelopori penelitian agar kerjasama politik Internasional dapat lebih maju. Selain itu juga disertai dengan adanya hubungan kerjasama Internasional dalam bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan budaya.
  4. Menolak atau menerima keanggotaan negara baru.
  5. Memilih anggota tidak tetap dari Dewann Perwakilan, Dewan Keamanan dan Dewan Ekonomi.
  6. Memilih sekretaris jenderal.
  7. Membuat ketetapan anggaran belanja dalam PBB.

Dewan Keamanan atau Security Council

Struktur organisasi PBB selanjutnya ialah Dewan Keamanan atau Security Council. Dewan Keamanan adalah struktur keanggotaan PBB yang terdiri dari 15 anggota tetap, dimana 10 anggota tidak tetap dan 5 anggota tetap. Lima anggota yang tergolong tetap dalam struktur PBB ini ialah Rusia, Prancis, Amerika Serikat, Cina dan Inggris.

Anggota tetap tersebut mempunyai hak veto yakni hak yang digunakan untuk membatalkan atau menolak keputusan dari Dewan Keamanan PBB. Kemudian anggota yang tergolong tidak tetap akan dipilih oleh Majelis Umum setiap dua tahun sekali. Struktur organisasi dalam PBB seperti Dewan Keamanan ini memiliki beberapa tugasnya.

Baca juga : Macam Macam HAM (Hak Asasi Manusia) Beserta Contohnya

Adapun tugas Dewan Keamanan yaitu meliputi:

  1. Memelihara perdamaian dan keamanan Intenasional.
  2. Melakukan penyelidikan setiap persoalan sengketa dan memberikan usulan terkait cara menyelesaikannya.
  3. Mengirim pasukan perdamaian menuju daerah sengketa.
  4. Memberi usulan terkait masuknya anggota baru yang sesuai dengan syarat dari Mahkamah Internasional.

Dewan Sosial dan Ekonomi atau Social and Ekonomic Council

Struktur organisasi PBB selanjutnya ialah Dewan Sosial dan Ekonomi atau Social and Ekonomic Council. Dewan Sosial dan Ekonomi adalah struktur keanggotaan PBB yang pemilihannya dilakukan dengan sidang umum serta memiliki masa tiga tahun. Penyelenggaraan sidang tersebut minimal tiga kali setahun. Dewan sosial dan ekonomi merupakan struktur PBB yang terdiri dari 54 anggota negara sesuai dengan amandemen tahun 1971 dan diberlakukan tahun 1975. Struktur organisasi dalam PBB seperti Dewan Sosial dan Ekonomi ini memiliki beberapa tugasnya.

Adapun tugas Dewan Sosial dan Ekonomi yaitu meliputi:

  1. Melakukan kegiatan sosial dan ekonomi sesuai dengan wewenang PBB.
  2. Mempelopori adanya penelitian dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi Internasional, kesehatan, kebudayaan dan sebagainya.
  3. Melakukan kemajuan terhadap rasa menghormati hak kemerdekaan asasi dan hak manusia.
  4. Mengadakan konferensi mengenai masalah kebudayaan, sosial, ekonomi dan sebagainya.

Dewan Perwakilan atau Trusteeship Council

Struktur organisasi PBB selanjutnya ialah Dewan Perwalian atau Trusteeship Council. Dewan Perwalian adalah struktur keanggotaan PBB yang terdiri dari beberapa anggota yang telah dipilih dalam sidah umum selama tiga tahun, anggota yang menguasai daerah perwalian dan anggota tetap dalam Dewan Keamanan. Struktur organisasi dalam PBB seperti Dewan Perwalian ini memiliki beberapa tugasnya.

Adapun tugas Dewan Perwalian yaitu meliputi:

  1. Melakukan upaya untuk memajukan penduduk daerah perwalian dalam sebuah negara sehingga dapat memperoleh kemerdekaannya sendiri.
  2. Memberikan dorongan sehingga hak hak manusia dapat dihormati.
  3. Memberikan laporan kepada sidang umum PBB terkait hasil pengawasan yang dilakukan.

Baca juga : 10 Bentuk Kerjasama ASEAN Dalam Bidang Ekonomi dan Politik Terlengkap

Mahkamah Internasional atau International Court of Justice

Struktur organisasi PBB selanjutnya ialah Mahkamah Internasional atau International Court of Justice. Mahkamah Internasional adalah struktur keanggotaan PBB yang anggotanya dipilih oleh Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Struktur PBB ini memiliki kedudukan di Den Haag Belanda dan masa tugasnya selama sembilan tahun. Struktur organisasi dalam PBB seperti Mahkamah Internasional ini memiliki beberapa tugasnya.

Adapun tugas Mahkamah Internasional yaitu meliputi:

  1. Menerima masalah yang berasal dari negara anggota sesuai dengan ketentuan syarat syarat yang berlaku.
  2. Menerima masalah sengketa dari Dewan Keamanan PBB terkait hubungan kerjasama Internasional.
  3. Memberikan nasihat kepada Dewan Keamanan dan Majelis Umum terkait masalah dalam hubungan kerjasama.

Sekretariat atau Secretariat

Struktur organisasi PBB selanjutnya ialah Sekretariat atau Secretariat. Sekretariat atau Secretariat adalah struktur keanggotaan PBB yang dipimpin oleh sekretaris jenderal. Pengangkatan struktur PBB seperti sekretaris jenderal ini dilakukan oleh Majelis Umum dengan usulan dari Dewan Keamanan. Struktur organisasi dalam PBB seperti sekretaris jenderal tersebut memiliki beberapa tugasnya.

Adapun tugas sekretaris jenderal yaitu meliputi:

  1. Bertugas sebagai kepala administrasi dalam PBB.
  2. Membawa setiap persoalan kepada Dewan Keamanan terkait masalah yang mengancam keamanan dan perdamaian Internasional.
  3. Membuat laporan pekerjaan PBB setiap tahunnya.

Struktur keanggotaan PBB di atas memiliki peran dan tugas penting bagi setiap negara anggotanya. Struktur PBB ini juga dijadikan bukti bahwa Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memiliki manfaat penting bagi negara Indonesia dan negara di dunia. Hal ini dikarenakan PBB memiliki kebijakan sesuai dengan keputusan bersama dan memiliki kekuatan legalitas untuk mencegah pemberontakan. Sekian penjelasan mengenai struktur organisasi PBB beserta tugas tugas struktur organisasi dalam PBB. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *