Pengertian Prolog, Dialog, Monolog dan Epilog Bahasa Indonesia

Pengertian Prolog, Dialog, Monolog dan Epilog Bahasa Indonesia - Dalam Bahasa Indonesia istilah mengenai prolog, dialog, monolog dan epilog sering dikaitkan dengan dunia sastra, terutama dalam bidang fiksi. Karena namanya yang hampir sama, membuat sebagian orang salah dan bingung dalam mengartikan istilah istilah tersebut. Lalu apa yang dimaksud prolog itu? Apa pengertian dialog? Apa pengertian monolog? Apa pengertian epilog? Istilah istilah ini dapat kita jumpai dalam karya sastra seperti dalam sastra drama. Penggunaan istilah tersebut tentunya mendukung pelaksanaan sebuah drama menggunakan Bahasa Indonesia.
Makna dari Prolog, Dialog, Monolog dan Epilog
Istilah prolog, dialog, monolog dan epilog dalam drama (sastra lisan) sering dikaitkan dengan istilah lain yang bermunculan seperti adegan, pantomim, gestur, gait, ilustrasi, babak, kontemporer, mimik, bloking, improvisasi, pantomimik dan sebagainya. Namun penggunaan istilah prolog, dialog, monolog dan epilog juga berguna dalam sastra tulisan seiring berkembangnya jaman. Misalnya prosa, novel dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian prolog, pengertian dialog, pengertian monolog, dan pengertian epilog. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Prolog, Dialog, Monolog dan Epilog Bahasa Indonesia

Bahasa memang penuh dengan cabang dan sub topik yang terkadang membuat kita bingung. Contohnya saja sebuah teks jika dilihat dari gaya pembacaan bisa dikategorikan monolog dan dialog. Sedangkan dari strukturnya bisa dibagi menjadi prolog dan epilog. Lantas apa bedanya keempat sub kategori tersebut?

Perlunya pemahaman dalam gaya penyampaian suatu teks memang sangat diperlukan. Terlebih lagi jika kita masih duduk di bangku sekolah seperti SMA. Dalam pembahasan kali ini saya akan menjelaskan tentang definisi prolog, pengertian dialog, pengertian monolog, dan pengertian epilog. Berikut penjelasan selengkapnya:

Prolog
Pengertian prolog ialah pengantar naskah yang berisi satu atau beberapa pendapat dan keterangan dari pengarang tentang cerita yang akan ditampilkan. Selain itu prolog juga dapat diartikan sebagai peristiwa pendahulu atau pendahuluan. Prolog berguna untuk menguraikan dan menerangkan keadaan. Penyusunan prolog bertujuan untuk membuat isi sebuah tulisan atau drama diminati oleh pembaca atau penontonnya. Maka dari itu prolog dalam sebuah drama biasanya berisi sebuah konflik yang terdapat dalam cerita, pengenalan tokoh, maupun sinopsis lakon

Dialog
Pengertian dialog ialah sebuah percakapan dengan makna tertentu yang dilakukan oleh dua pemain atau lebih sehingga jalan ceritanya sesuai dengan tujuan. Fungsi dari dialog cukup banyak dalam menulis fiksi atau karya sastra tulisan. Adapun fungsinya yaitu membuat karakter di setiap tokoh bermunculan dan menerangkan tentang percakapan diantara para tokohnya. Selain itu dialog juga berguna untuk membuat perbedaan budaya di setiap tokoh menjadi bermunculan. Contohnya perbedaan logat dalam bahasa percakapan atau dialeknya. Bahkan dialog juga digunakan untuk menggambarkan latar (setting) dari ceritanya.

Monolog
Setelah membahas tentang pengertian prolog dan pengertian dialog pada sesi sebelumnya. Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang pengertian monolog bahasa indonesia secara singkat. Monolog ialah pelaksanan percakapan kepada diri sendiri oleh tokoh tunggalnya. Bentuk monolog dapat berupa percakapan dalam hati yang terdapat dalam dirinya sendiri maupun percakapan ketika sedang bercermin melihat diri sendiri. Monolog berfungsi untuk menjelaskan harapan tentang sesuatu hal yang diinginkan oleh tokoh. Selain itu monolog juga dapat berupa penyesalan, angan angan, ataupun emosional tokoh.

Epilog
Pengertian epilog ialah kata penutup yang berguna untuk menjelaskan bahwa cerita tersebut telah berakhir. Pada umumnya isi epilog berupa kesimpulan, pelajaran dan amanat yang dapat diambil dari dalam cerita itu. Selain itu dalam karya sastra juga harus memiliki sebuah epilog sehingga hikmah dari konflik dan penyelesaian yang terdapat dalam ceritanya dapat diambil oleh penonton atau pembaca. Selain itu epilog juga sering memunculkan kalimat kalimat bijak di dalamnya. Epilog berfungsi untuk memberikan komentar, inti dan hikmah dari cerita yang ditampilkan. Epilog tidak hanya berguna sebagai penutup, tetapi juga untuk menerangkan refleksi hidup dan kehidupan, pesan moral, serta tata nilai yang diceritakan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian prolog, pengertian dialog, pengertian monolog, dan pengertian epilog. Istilah istilah ini dapat digunakan dalam membuat sebuah karya sastra lisan maupun tulisan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Silahkan berkomentar
EmoticonEmoticon