Materi Pembulatan Angka dan Bilangan: Cara Membulatkan Beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Diposting pada

Materi Pembulatan Angka dan Bilangan: Cara Membulatkan Beserta Contoh Soal dan Jawabannya – Dalam pelajaran Matematika terdapat materi pembulatan angka atau bilangan. Di dalamnya terdapat pembahasan mengenai aturan pembulatan angka, aturan pembulatan bilangan, cara membulatkan angka, cara membulatkan bilangan, contoh soal pembulatan angka dan contoh soal pembulatan bilangan. Materi Matematika ini biasanya dikaitkan dengan bilangan desimal. Mungkin banyak orang yang kurang suka atau bingung ketika menghadapi bilangan desimal. Hal ini dikarenakan bilangannya cukup panjang dengan tambahan tambahan koma di belakangnya. Namun bilangan ini dapat disederhanakan dengan menggunakan pembulatan Matematika.

Apa yang dimaksud pembulatan itu? Pembulatan dapat dinamakan dengan tafsiran. Biasanya penggunaan sistem pembulatan ini untuk membuat perhitungan menjadi lebih mudah. Pembulatan angka dengan pembulatan bilangan desimal sendiri pada umumnya hampir sama. Hal ini dikarenakan konsep aturan pembulatan angka dan aturan pembulatan bilangan tersebut juga hampir mirip. Untuk itulah cara membulatkan angka, cara membulatkan bilangan, contoh soal pembulatan angka dan contoh soal pembulatan bilangan memiliki pengerjaan yang serupa, namun tentunya tetap disesuaikan dengan pertanyaannya. Inilah yang biasanya termasuk dalam materi pembulatan angka dan bilangan tersebut.

Materi Pembulatan Angka dan Bilangan: Cara Membulatkan Beserta Contoh Soal dan Jawabannya
Cara Pembulatan Angka dan Bilangan

Aturan pembulatan angka desimal hampir sama dengan aturan pembulatan bilangan bulat. Yang perlu dilakukan ialah menemukan tempat yang sesuai untuk membulatkan nilainya. Kemudian anda hanya tinggal melihat pada bagian angka sebelah kanannya. Apabila nilainya berjumlah lima atau lebih maka dapat dibulatkan ke atas. Namun jika nilainya kurang dari lima maka dapat dibulatkan ke bawah. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang materi pembulatan angka dan bilangan: cara membulatkan beserta contoh soal dan jawabannya. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Materi Pembulatan Angka dan Bilangan: Cara Membulatkan Beserta Contoh Soal dan Jawabannya

Seperti yang telah saya katakan di atas bahwa aturan pembulatan angka dan aturan pembulatan bilangan memang hampir sama. Hal ini dikarenakan konsep pembulatannya sama disesuaikan dengan permintaan dalam soal saja. Untuk itu cara membulatkan angka dalam contoh soal pembulatan angka menggunakan konsep dasar yang sama dengan cara membulatkan bilangan dalam contoh soal pembulatan bilangan.

Baca juga : Rangkuman Materi Program Linear Lengkap Dengan Contohnya

Pembulatan sendiri dapat diartikan sebagai metode pengurangan cacah pada bilangan yang hampir sama nilainya. Untuk itulah pemerolehan hasil pembulatan tersebut lebih mudah penggunaannya meskipun kurang akurat hasil akhirnya. Misalnya pembulatan nilai 67 ke sepuluh terdekat ialah 70. Hal ini dikarenakan angka 67 lebih mendekati nilai 70 dibandingkan 60. Di bawah ini terdapat penjelasan lengkap mengenai materi pembulatan angka dan bilangan yang meliputi aturan pembulatan angka, aturan pembulatan bilangan, cara membulatkan angka, cara membulatkan bilangan, contoh soal pembulatan angka dan contoh soal pembulatan bilangan. Berikut penjelasan selengkapnya:

Pembulatan Angka

Pengertian pembulatan angka ialah sebuah metode dalam perhitungan Matematika untuk memperoleh angka yang berupa digit dengan jumlah lebih sedikit. Untuk cara membulatkan angka ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam aturannya. Adapun aturan pembulatan angkanya yaitu sebagai berikut:

  • Melihat dari sisi kanan angka untuk menentukan digit pembulatannya. Untuk pembulatannya sendiri tidak perlu dilakukan jika digitnya berupa 0, 1, 2, 3, ataupun 4. Untuk itu di sisi kanan untuk semua digitnya dapat berubah menjadi nilai 0 sesuai dengan permintaan soalnya.
  • Melihat dari sisi kanan angka untuk menentukan digit pembulatannya. Untuk pembulatannya sendiri dapat dilakukan ke satu angka jika digitnya berupa 5, 6,7, 8 ataupun 9. Untuk itu di sisi kanan untuk semua digitnya dapat berubah menjadi nilai 0 sesuai dengan permintaan soalnya.

Konsep pembulatan angka menurut saya tidaklah terlalu sulit untuk dipelajari. Justru belajar membulatkan angka merupakan hal dasar yang wajib dikuasai siswa untuk menuju tahap berikutnya. Apa tahapan berikutnya? tentu saja membulatkan bilangan desimal.

Pembulatan Bilangan Desimal

Setelah menjelaskan tentang aturan pembulatan angka, cara membulatkan angka dan contoh soal pembulatan angka di atas. Selanjutnya saya akan membahas materi pembulatan angka dan bilangan mengenai aturan dalam pembulatan bilangan, cara pembulatan bilangan dan contoh soal pembulatan bilangan. Di bawah ini terdapat pembahasan mengenai aturan pembulatan bilangan yaitu sebagai berikut:

Baca juga : Materi Barisan dan Deret Geometri (Pengertian, Rumus dan Contoh Soal)

  • Melihat dari sisi kanan angka untuk menentukan digit pembulatannya. Semua digit dapat dibulatkan ke sebelah kanannya  cukup dijatuhkan jika angkanya berupa  4, 3, 2, atau 1.
  • Melihat dari sisi kanan angka untuk menentukan digit pembulatannya. Semua digit dapat dibulatkan ke sebelah kanannya  cukup dijatuhkan dan ditambahkan satu angka jika angkanya berupa  5, 6, 7, 8, atau 9.
  • Menggunakan aturan bankir yakni menjatuhkan digit pertama yang berinilai 5 menjadi digit bernilai nol dan tidak ada digit lainnya yang mengikuti. Dengan kata lain dibulatkan menuju angka genap paling dekat.

Setelah mengetahui aturan pembulatan bilangan desimal dalam materi pembulatan angka dan bilangan di atas. Kemudian kita langsung saja menerapkan cara membulatkan bilangan pada contoh soal di bawah ini. Berikut contoh soal pembulatan bilangan yaitu sebagai berikut:

Pembulatan ke Ratusan Terdekat

Materi pembulatan desimal sebenarnya sangatlah mudah untuk dipelajari. Bahkan ketika kita berada di jenjang SD pun sudah diberikan gambaran dasar bagaimana cara membulatkan bilangan baik itu ratusan, puluhan ribu, hingga ratusan ribu sekalipun. Prinsip pembulatan bilangan tersebut sama saja ambilah angka kedua dari depan untuk dibulatkan.

Jika kita ingin membulatkan bilangan ratusan maka ambilah angka kedua dan ketiga sebagai pembulatannya. Selanjutnya sesuaikan dengan rumus pembulatan desimal seperti yang saya jelaskan diatas. Jika setelah angka pertama jumlahnya lebih dari 50 atau lebih maka angka pertama akan dibulatkan. Namun jika kurang dari 50 maka dua angka tersebut hilang dan diganti nol.

625 = 600
812 = 800
1.150 = 1.200
2.823 = 2.800
4.677 = 4.700
7. 274 = 7.000 + 200 + 100 = 7.300
8. 996 = 8.000 + 900 + 100 = 9.000
9.534 = 9.000 + 500 + 0 = 9.500

Perhatikanlah contoh pembulatan bilangan desimal diatas dan pelajari pola pembulatannya. Jika kita amati bilangan yang jumlahnya kurang dari setelah bilangan awal akan dinetralkan. Sedangkan kalau jumlahnya lebih dari setengah bilangan awal maka akan mengalami pembulatan.

Pembulatan ke Puluhan dan Ratusan Ribu Terdekat

Prinsip pembulatan bilangan puluhan ribu maupun ratusan ribu sama saja seperti diatas. Kita hanya perlu melihat pola bilangan awal dan angka setelah bilangan kedua. Namun pada pembahasan kali ini akan saya jabarkan sedikit rumus pembulatan bilangan desimal pecahan puluhan ribu hingga ratusan ribu.

67.787 = 60.000 + 7.787 = 60.000 + 10.000 = 70.000
240.178 = 200.000 + 40.178 = 200.000 + 40.000 = 240.000
124.898 = 100.000 + 24.898 = 100.000 + 20.000 = 120.000
767.175 = 700.000 + 67.175 = 700.000 + 100.000 = 800.000

Contoh Soal Pembulatan Bilangan Desimal

Setelah kita mengetahui konsep serta cara membulatkan bilangan maupun angka maka tibalah saatnya untuk praktek. Kita akan mencoba kemampuan berhitung dengan mengerjakan beberapa soal pembulatan di bawah ini.

  1. 6,632 dibulatkan menjadi satu tempat desimal menjadi 6,6.
  2. 9,7777 dibulatkan menjadi dua tempat desimal menjadi 9, 78.
  3. 0, 585 dibulatkan menjadi satu tempat desimal menjadi 0,6.
  4. 35,122 dibulatkan menjadi satu tempat desimal menjadi 35,12.

Hal Penting dalam Pembulatan Angka dan Bilangan

Setelah menjelaskan tentang aturan pembulatan angka, cara membulatkan angka, contoh soal pembulatan angka, aturan pembulatan bilangan, cara membulatkan bilangan dan contoh soal pembulatan bilangan di atas. Selanjutnya saya akan membahas materi pembulatan angka dan bilangan mengenai beberapa hal penting yang terdapat dalam pembulatan tersebut. Di bawah ini terdapat beberapa hal penting dalam pembulatan angka dan bilangan yaitu meliputi:

Baca juga : Cara Cepat Mencari Bilangan Kuadrat Berakhiran 6 Lengkap

  • Pembulatan merupakan sebuah metode untuk menafsirkan bilangan menuju nilai terdekat.
  • Pembulatan akan dilakukan ke atas jika angkanya bernilai 5 atau lebih dan pembulatan akan dilakukan ke bawah jika angkanya kurang dari 5.
  • Pembulatan hingga satu tempat desimal maknanya hanya ada satu angka saja di belakang koma. Misalnya 76,76 menjadi 76,8.
  • Pembulatan hingga dua tempat desimal maknanya hanya ada dua angka saja di belakang koma. Misalnya 76,7686 menjadi 76,77.
  • Pembulatan hingga satuan terdekat maknanya dibelakang bilangan tidak ada tanda koma. Misalnya 76,76 menjadi 77.
  • Pembulatan hingga puluhan terdekat maknanya terdapat pembulatan ke bilangan puluhan terdekat. Misalnya 76 menjadi 80 dan 22 menjadi 20.
  • Pembulatan hingga ratusan terdekat maknanya terdapat pembulatan ke bilangan ratusan terdekat. Misalnya 176 menjadi 200 dan 122 menjadi 100.
  • Pembulatan hingga ribuan terdekat maknanya terdapat pembulatan ke bilangan ribuan terdekat. Misalnya 1776 menjadi 2.000 dan 1.122 menjadi 1.000.

Sekian penjelasan mengenai materi pembulatan angka dan bilangan: cara membulatkan beserta contoh soal dan jawabannya. Dalam materi di atas terdapat penjelasan mengenai aturan pembulatan angka, aturan pembulatan bilangan, cara membulatkan angka, cara membulatkan bilangan, contoh soal pembulatan angka dan contoh soal pembulatan bilangan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan selamat belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *