Materi Diversifikasi: Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh

Diposting pada

Materi Diversifikasi: Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh – Sebuah perusahaan yang terdapat dalam bidang pemasaran dan produksi pasti sering mendengar istilah mengenai deversifikasi. Lantas apa pengertian diversifikasi? Apa saja tujuan diversifikasi? Apa saja bentuk diversifikasi? Apa saja contoh diversifikasi? Istilah ini tentunya berhubungan dengan bentuk bentuk operasional produksi, manfaat dan strategi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Untuk itulah makna diversifikasi ini cukup memiliki peran penting dalam perusahaan tersebut.

Diversifikasi merupakan ilmu yang luas untuk dipelajari karena sedikit banyak menyangkut tentang pengertian, tujuan, serta memiliki beberapa bentuk. Secara singkat pengertian diversifikasi adalah sebuah lokasi dan produksi yang beragam disebuah perusahaan. Tujuan diversifikasi untuk membuat keuntungan lebih maksimal sehingga lebih stabil arus kas di suatu perusahaan. Biasanya perusahaan tersebut melaksanakan diversifikasi untuk mengatasi adanya krisis ekonomi. Maka dari itu pendapatan yang lebih dapat diperoleh salah satu product serta dapat menutupi kekurangan yang ada. Dalam hal ini tentunya tidak terlepas dari adanya tujuan diversifikasi, manfaat diversifikasi, strategi diversifikasi dan contoh diversifikasi.

Diversifikasi Adalah: Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh
Diversifikasi

Biasanya perusahaan besar memang sering melakukan diversifikasi karena cara ini digunakan untuk menjamin pemerolehan arus kas atau pendapatan perusahaan agar lebih stabil sehingga trust yang terjadi pada pemegang saham menjadi meningkat. Diversifikasi adalah segala sesuatu yang dibuat dengan tujuan sehingga lebih beragam dan tidak hanya terpaku pada satu hal saja. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian diversifikasi, tujuan diversifikasi, bentuk diversifikasi dan contoh diversifikasi. Selain itu saya juga akan membahas tentang manfaat diversifikasi dan strategi diversifikasi. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Materi Diversifikasi: Pengertian, Tujuan, Bentuk dan Contoh

Pengertian diversifikasi ialah sebuah keanekaragaman usaha product dan lokasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat keuntungan menjadi lebih maksimal sehingga perusahaan tersebut memperoleh arus kas yang lebih stabil. Selain itu adapula definisi diversifikasi menurut Tjiptono yaitu sebuah usaha untuk menciptakan dan mencari pasar atau produk baru serta keduanya sehingga peninggalan penjualan, fleksibilitas, pertumbuhan dan profitabilitasnya dapat terkejar.

Baca juga : Klasifikasi Industri Berdasarkan Cara Pengorganisasian dan Subjek Pengelolanya

Mempelajari materi tentang bisnis maupun usaha bagi saya sangat menyenangkan dibanding mata pelajaran lainnya. Melalui materi inilah kita bisa mengasah pengetahuan sebagai seorang pebisnis dan wirausahawan. Dalam konteksnya materi diversifikasi sering ditemukan dalam mapel EKONOMI untuk anak SMA serta mapel KWU untuk anak SMK. Materinya pun juga tergolong mudah untuk dipelajari meskipun memiliki cakupan yang luas karena melibatkan beberapa aspek.

Secara umum diversifikasi berasal dari kata serapan bahasa inggris “Diversity” yang artinya berbeda beda. Banyak sekali ahli yang sudah membahas teori implementasi diversity untuk meningkatkan cash flow perusahaan. Lantas apa sebenarnya yang membuat diversifikasi menjadi penting untuk kita pelajari? apa tujuan diversifikasi? dan bagaimana bentuk diversifikasi? kita akan mempelajarinya satu persatu.

Pengertian Diversifikasi Menurut Para Ahli

Perkembangan teknologi yang terus terjadi sangat menguntungkan kita sebagai siswa sekolah. Melalui internet kita bisa mencari berbagai informasi terkait materi belajar dimana saja dan kapan saja. Pendalaman materi diversifikasipun juga dapat kita temukan hanya dengan menuliskan kata kunci di internet. Misalnyas aja tujuan, manfaat, maupun bentuk diversifikasi itu sendiri. Namun taukah anda apa itu diversifikasi menurut para ahli ekonomi?

Menurut Kotler, pengertian diversifikasi adalah sebuah cara mengidentifikasi peluang dalam peningkatan kinerja bisnis sehingga bisnisnya lebih menarik dan meningkat. Uniknya implementasi diversifikasi tidak berhubungan dengan bisnis perusahaan sekarang ini. Kemudian adapula definisi diversifikasi ialah sebuah pemilihan jasa dan barang yang dijual lebih luas dan dilakukan oleh perusahaan. Sehingga jasa atau produk baru dapat ditambah serta memperoleh laba maksimal dengan cara memperbaiki warna, ukuran, jenis, tipe, dan mode produk yang telah ada.

Pada dasarnya pengertian diversifikasi diatas sudah mencakup berbagai aspek terkait manfaat dan tujuan diversifikasi. Namun untuk mempermudah kita dalam belajar saya akan menjabarkannya kembali dalam bentuk pendalaman materi. Selain itu saya juga akan berikan berbagai bentuk diversivikasi beserta contohnya secara jelas. Untuk lebih jelasnya silahkan simak pembahasan di bawah.

Manfaat Diversifikasi

Diversifikasi merupakan salah satu pendekatan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan cash flow secara spesifik. Implementasi yang benar tentu akan memberikan manfaat yang besar pula bagi perusahaan. Namun apakah sebenarnya manfaat diversifikasi secara umum? Dalam berbagai buku pembelajaran EKONOMI sebenarnya manfaat dari pendekatan ini sudah banyak sekali dibahas.

Banyak yang berpendapat kalau diversifikasi merupakan bentuk penetrasi pasar secara tidak langsung. Melaluinya pengusaha bisa menganalisa kompetitor dan meningkatkan cash flow lewat kesempatan yang ada. Nah pada sesi ini kita akan membahas lebih dalam tentang manfaat diversifikasi menurut para ahli.

Meningkatkan daya saing dan profitabilitas

proses produksi dan hasil produksi yang inovatif dapat meningkatkan daya saing bagi perusahaan. Mengapa demikian? dalam dunia bisnis kita dituntut untuk berpikir out of the box atau lain daripada yang lain. Dengan adanya inovasi tersebut kita akan meningkatkan ketahanan terhadap penetrasi pasar yang dilakukan oleh kompetitor. Dengan peningkatan daya saing tersebut secara tidak langsung juga akan meningkatka profitabilitas. Profitabilitas sendiri merupakan tingkat keuntungan yang didapatkan ketika berbisnis.

Meminimalisir resiko

Manfaat diversifikasi selanjutnya adalah untuk meminimalisir resiko yang timbul dalam persaingan ketat. Ada ungkapan menerangkan jangan menaruh satu telur dalam satu keranjang. Ternyata hal ini benar adanya, dengan menciptakan perbedaan dalam berbagia bidang bisnis akan memberikan kita keuntungan jangka panjang. Produk yang bervariasi bisa silih berganti memberikan warna baru dalam berbisnis. Dengan demikian konsumen pun juga tidak akan jenuh dengan produk kita.

Tujuan Diversifikasi

Implementasi diversifikasi dengan segala ilmu yang kompleks dilakukan buka tanpa alasan. Tujuan utama dilakukannya pendekatan ini tidak lain adalah untuk meningkatkan cash flow bisnis. Namun diversifikasi ternyata juga memiliki maksud tujuan yang lebih spesifik. Setelah menjelaskan tentang pengertian diversifikasi adalah dan manfaatnya di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang tujuan diversifikasi. Diversifikasi memiliki beberapa tujuan seperti di bawah ini:

Menambah Pertumbuhan Nilai

Diversifikasi dapat memenuhi tujuan ini ketika perusahaan melakukan investasi untuk memperoleh keuntungan atau laba bagi perusahaan tersebut. Contohnya sebuah perusahaan yang memiliki sumber daya yang srategis melakukan akuisisi seperti pemasok bahan baku utama dalam produksi di sebuah perusahaan. Dalam hal ini terdapat salurah distribusi yang dimiliki oleh distributor dengan jangkauan luas.

Meratakan Resiko

Tujuan diversifikasi selanjutnya ialah untuk meratakan resiko. Maksud dari tujuan ini adalah beberapa upaya yang dilakukan dalam berinvestasi terhadap perusahaan, namun memiliki resiko yang tidak mempengaruhi perusahaan secara total karena return dari usaha lainnya dapat diimbanginya.

Baca juga : Tugas dan Wewenang Pengawas Koperasi Beserta Pengurusnya

Mencapai Sinergi

Diversifikasi memiliki tujuan yang berupa pencapaian sinergi. Dalam hal ini terdapat beberapa segmen usaha yang digabungkan untuk mencapai sesuatu dengan kemampuan tertentu, sehingga apabila kita bekerja sendiri  sendiri dalam usaha maka mungkin tidak dapat meraih tujuan tersebut. Hal ini tentunya sudah tertulis dalam pengertian diversifikasi adalah di atas.

Mengendalikan Distributor dan Pemasok

Tujuan diversifikasi selanjutnya ialah mengendalikan pemasok dan distributor. Memiliki pemasok produk yang berlainan akan memberikan kita data lengkap yang bisa dianalisa untuk menemukan pemasok mana yang lebih efektif. Dengan kata lain mutu dan harga dalam bersaing dapat dikendalikan dengan mudah oleh perusahaan tersebut.

Bentuk Bentuk Diversifikasi

Seperti yang telah kita ketahui di atas bahwa pengertian diversifikasi adalah sebuah keanekaragaman usaha product dan lokasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk membuat keuntungan menjadi lebih maksimal sehingga perusahaan tersebut memperoleh arus kas yang lebih stabil. Untuk itulah diversifikasi dapat dikategorikan menjadi beberapa bentuk yaitu meliputi:

Diversifikasi Vertikal

Bentuk diversifikasi yang pertama ialah diversifikasi vertikal. Diversifikasi vertikal ialah diversifikasi yang berasal dari atas menuju ke bawah. Pemasaran produk yang dilakukan oleh masing masing perusahaan bersifat bebas. Adapun contoh diversifikasi vertikal yaitu hasil ternak dari perusahaan peternakan yang tidak hanya harus dijual ke perusahaan kulit orang lain saja. Namun juga dapat dijual ke perusahaan kulit yang lainnya , dimana merupakan pesaing dari perusahaan tadi. Selain itu adapula usaha toko yang penjualannya tidak terpaku pada produk sepatu milik perusahaan sendiri, tetapi produk pesaing juga dijual dalam toko tersebut.

Diversifikasi Horizontal

Jenis diversifikasi selanjutnya ialah diversifikasi horizontal. Pengertian diversifikasi adalah pembagian usaha secara konglomerasi dan konsentri ke arah samping. Dengan kata lain setiap usaha atau unit produksi memiliki persamaan derajat dan tingkatan, dimana kebutuhan dan target pasar calon pembelinya menjadi salah satu pembedanya.

Strategi Diversifikasi

Setelah menjelaskan tentang manfaat diversifikasi, tujuan diversifikasi, bentuk diversifikasi dan contoh diversifikasi di atas. Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang strategi diversifikasi. Diversifikasi memiliki beberapa strategi seperti di bawah ini:

  • Strategi diversifikasi konsentris ialah strategi untuk membuat produk baru bertambah sehingga masih berkaitan dengan persamaan fasilitas bersama, jaringan pemasaran dan teknologi dengan produk sekarang yang tersedia.
  • Strategi diversifikasi konglomerasi ialah strategi untuk membuat produk baru bertambah di pasar baru, namun tidak berkaitan dengan hal sekarang ini yang tersedia.

Sekian penjelasan mengenai pengertian diversifikasi, tujuan diversifikasi, bentuk diversifikasi dan contoh diversifikasi. Diversifikasi adalah segala sesuatu yang dibuat dengan tujuan sehingga lebih beragam dan tidak hanya terpaku pada satu hal saja. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *