Rumus dan Cara Menghitung Jangkauan (Range) Beserta Contoh Soal

Diposting pada

Rumus dan Cara Menghitung Jangkauan (Range) Beserta Contoh Soal – Dalam ilmu Matematika terdapat pembelajaran mengenai Statistika. Pembelajaran ini mencakup materi tentang Jangkauan atau Range. Apa yang dimaksud Jangkauan (Range) itu? Bagaimana cara menghitung Range? Bagaimana bentuk contoh soal jangkauan (range)? Pada dasarnya dalam ilmu Statistika ini tentunya berkaitan dengan hal hal tentang ukuran penyebaran data. Ukuran penyebaran data sendiri dapat diartikan sebagai ukuran yang menjelaskan tentang sebuah penyebaran data sampai seberapa jauhnya hingga dapat diperoleh rata rata tertentu. Untuk melakukan pengukuran dalam penyebaran data ini dapat menggunakan beberapa langkah seperti kuartil, jangkauan dan hamparan. Masing masing metode ukuran penyebaran data memiliki langkah yang berbeda beda.

Apakah anda tahu pengertian jangkauan itu? Apakah anda tahu pengertian hamparan itu? Apakah anda tahu pengertian kuartil itu? Sebelum mengenal lebih lanjut mengenai cara menghitung jangkauan (range), rumus jangkauan (range) dan contoh soal jangkauan (range) tersebut, anda harus memahami pengertian dari ketiga hal dalam materi statistika tersebut. Jangkauan atau rentang atau range dapat diartikan sebagai selisih yang terjadi diantara nilai data terbesar dengan nilai data terkecil. Selain itu adapula definisi hamparan atau JAK (Jangkauan Antar Kuartil) ialah selisih yang terjadi pada kuartil atas dan kuartil bawah. Sedangkan definisi kuartil ialah sejumlah data terturut yang dibagi menjadi beberapa bagian, dimana masing masing memiliki jumlah yang sama. Masing masing bagian memiliki nilai kuartil yang dijadikan sebagai pemisah seperti kuartil atas, kuartil bawah dan kuartil tengah.

Cara Menghitung Jangkauan (Range) Beserta Contoh Soal
Jangkauan atau Range

Kita tahu bahwa dalam materi jangkauan (range) terdapat beberapa data yang akan diukur, baik data berbentuk tunggal ataupun kelompok. Untuk pengukuran data tunggal pada dasarnya lebih mudah dilakukan dibandingkan pengukuran data kelompok. Hal ini dikarenakan dalam data kelompok terdapat beberapa jumlah data yang banyak. Untuk itu pencarian nilainyapun juga lebih rumit. Untuk pengukuran jangkauan secara umum pada umumnya dapat dilakukan dengan mudah, karena yang terpenting ialah teliti dalam mengerjakan soal soal yang tersedia. Setelah memahami pengertian jangkauan (range) ini tentunya anda dapat mengetahui gambaran rumus jangkauan (range) yang tersedia. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara menghitung jangkauan (range) beserta contoh soal jangkauan (range). Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Rumus dan Cara Menghitung Jangkauan (Range) Beserta Contoh Soal

Ilmu Matematika pada umumnya dapat dibagi menjadi beberapa bidang. Salah satunya ialah bidang statistik. Dalam bidang ini terdapat beberapa hal yang dibahas, namun biasanya bidang statistik selalu dihubungkan dengan cara mengolah data. Dalam pengolahan data tersebut terdapat salah satu materi yang ditinjau yakni sebaran data. Sebaran data tersebut dapat diukur menggunakan beberapa ukuran. Namun paling besar menggunakan ukuran sebaran data yang berupa range atau jangkauan atau rentangan. Kita telah mengetahui apa pengertian range itu, namun apakah anda tahu bagaimana cara menghitung range? Cara menghitung rentangan ini dapat anda terapkan untuk menyelesaikan contoh soal jangkauan (range) yang tersedia.

Baca juga : Materi Bilangan Berpangkat Pecahan (Pengertian, Rumus dan Contoh Soal)

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pengertian jangkauan (range) ialah selisih yang terjadi diantara nilai paling besar dengan nilai paling kecil pada data. Jangkauan atau rentangan memang digunakan dalam persebaran data. Persebaran data akan semakin besar jika nilai jangkauan datanya juga semakin besar. Untuk itulah cara menghitung jangkauan (range) sangat diperlukan untuk menentukan persebaran data. Apakah anda tahu bagaimana bentuk contoh soal jangkauan (range) itu? Range atau jangkauan juga dapat diartikan sebagai selisih antara datum paling besar dan datum paling kecil. Jangkauan tersebut menjelaskan tentang deret yang berisi banyaknya penyebaran beberapa nilai.

Dalam sebuah deret terdapat nilai nilai yang sangat tersebar, maka menandakan bahwa angka jangkauannya besar. Namun apabila dalam deret terdapat nilai nilai yang saling dekat satu sama lain, maka angka pada jangkauannya kecil. Lambang jangkauan pada umumnya berupa huruf J. Cara menghitung range atau rentang tersebut dapat dilakukan apabila datum datum telah diurutkan terlebih dahulu. Data yang nilainya paling besar dengan yang paling kecil pada umumnya memang terdapat dalam kelompok data kuantitatif. Seperti dalam pengertian jangkauan (range) di atas yakni selisih antara data dengan nilai paling besar dengan yang paling kecil. Adapun rumus jangkauan (range) yaitu sebagai berikut:

R = Xmax – Xmin

Keterangan:
R = Range atau Jangkauan
Xmax = Nilai data terbesar
Xmin = Nilai data terkecil

Baca juga : Cara Menghafal Sin, Cos, Tan Pada Sudut Istimewa Lengkap

Cara menghitung range tersebut dapat menggunakan rumus di atas. Namun untuk jenis data kelompok pada dasarnya dapat menggunakan rumus jangkauan (range) seperti di bawah ini:

Range = Nilai Tengah Kelas Terakhir – Nilai Tengah Kelas Pertama
Range = Tepi Atas Kelas Terakhir – Tepi Bawah Kelas Pertama

Contoh Soal Jangkauan (Range)

Cara menghitung jangkauan (range) tersebut pada umumnya dapat menggunakan rumus range seperti di atas. Setelah memahami tentang pengertian jangkauan (range) dan rumus rentangan (jangkauan). Selanjutnya saya akan membagikan beberapa contoh soal range agar anda lebih memahami tentang materi jangkauan (range) tersebut. Berikut contoh soal dan pembahasannya yaitu:

1. Tentukan rentang pada data 22, 21, 27, 16, 22, 23, 20, 20, 19, 18, 25, 26, 24, 23, 19, 20, 25, 27.

Jawab.
Data paling besar (Xmax) = 27
Data paling kecil (Xmin) = 16
Jangkauan (R) = Xmax – Xmin
= 27 – 16
= 11

2. Seorang mahasiswa memiliki nilai ujian akhir dalam mata kuliah statistika yaitu 70, 87, 80, 67, 70, 77, 75, 70, 80, 88, 85, 87, 68, 70, 68, 77, 72, 75, 80, 85. Berapakah range data tersebut?

Jawab.
Data paling besar (Xmax) = 87
Data paling kecil (Xmin) = 67
Jangkauan (R) = Xmax – Xmin
= 87 – 67
= 20

3. Setiap jam di sebuah jalan terdapat mobil yang banyak lewat yakni 55, 45, 47, 38, 47, 52, 25, 36, 37, 40, 44, 37, 48, 27, 28, 27, 30, 37, 38. Tentukan range pada data tersebut?

Jawab.
Data paling besar (Xmax) = 55
Data paling kecil (Xmin) = 25
Jangkauan (R) = Xmax – Xmin
= 55 – 25
= 30

Sekian penjelasan mengenai cara menghitung jangkauan (range) beserta contoh soal jangkauan (range). Pengertian jangkauan (range) ialah selisih yang terjadi diantara nilai data terbesar dengan nilai data terkecil. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi jangkauan (range) di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *