Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap

Diposting pada

Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap – Sebuah data pada dasarnya dapat disajikan menggunakan metode diagram. Penyajian data dengan diagram ini dapat dibagi menjadi beberapa bentuk seperti diagram garis, diagram batang dan diagram lingkaran. Apakah anda tahu bagaimana cara membuat diagram garis itu? Bagaimana cara menggambar diagram batang? Bagaimana cara menggambar diagram lingkaran? Penyajian data menggunakan diagram tersebut bertujuan untuk membuat pembaca melihat data dengan mudah. Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyajian data dengan diagram merupakan satu dari sekian banyak cara untuk menyajikan sebuah data. Biasanya cara ini diterapkan pada data yang jenisnya kelompok.

Penyajian data dengan diagram didasarkan pada sejumlah data yang disediakan. Untuk itu cara menggambar diagram garis, cara menggambar diagram batang dan cara menggambar diagram lingkarannya juga harus disesuaikan dengan data yang tersedia. Kita pasti sering menemukan berbagai macam data. Data ini disajikan dalam bentuk diagram, tabel distribusi maupun bentuk lainnya. Kita memang perlu mempelajari berbagai teknik penyajian data sehingga lebih mudah untuk memahami penyampaian informasi dari orang lain. Bentuk penyajian data yang sering dijumpai biasanya berwujud diagram, baik diagram batang, lingkaran ataupun garis.

Penyajian data berbentuk diagram biasanya digunakan untuk media atau petunjuk penyampaikan informasi kepada para pembaca. Apakah anda tahu apa pengertian diagram itu? Diagram secara umum dapat diartikan sebagai sebuah teknik dan visualisasi penyajian, baik berbentuk informasi, data maupun petunjuk tertentu. Dengan diagram tersebut orang lain dapat lebih mudah memahami informasi, data dan petunjuk yang ada. Lantas bagaimana cara membuat diagram garis itu? Bagaimana cara membuat diagram batang itu? Bagaimana cara membuat diagram lingkaran itu? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang cara menggambar diagram garis, cara menggambar diagram batang dan cara menggambar diagram lingkaran lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap

Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyajian data berbentuk diagram dapat dibagi menjadi beberapa jenis seperti diagram garis, diagram batang dan diagram lingkaran. Selain itu adapula diagram alir yang digunakan untuk menyajikan sebuah prosedur atau informasi tertentu. Dalam kehidupan sehari hari tentunya kita sering menjumpai diagram. Kegunaan diagram ini terdapat dalam berbagai bidang seperti informatika dan statistika. Penyajian diagram dalam bidang statistika ialah untuk mengungkapkan informasi yang memuat data tertentu. Dengan begitu informasi (data) yang disampaikan dapat menjadi lebih mudah dipahami oleh pembaca.

Baca juga : Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Beserta Contoh Soalnya

Diagram tidak hanya digunakan untuk menyajikan data saja. Selain itu kegunaan diagram tersebut juga untuk menyajikan algoritma atau prosedur tertentu dalam informatika (pemrograman). Dengan diagram tersebut, data dapat dipaparkan dengan gamblang sehingga pembacanya dapat lebih mudah menerimanya. Bentuk diagram memang berbeda beda, namun memiliki tujuan yang sama. Di bawah ini terdapat pembahasan mengenai cara menggambar diagram garis, cara menggambar diagram batang dan cara menggambar diagram lingkaran. Berikut penjelasan selengkapnya:

Diagram Garis

Jenis diagram selanjutnya ialah diagram garis. Pengertian diagram garis ialah diagram yang berguna untuk menyajikan data secara teratur dan kontinyu dari waktu ke waktu. Selain itu diagram garis juga digunakan untuk menyajikan perkembangan secara berkelanjutan dari suau hal tertentu. Dalam diagram garis terdapat sumbu horizontal dan sumbu vertikal yang digunakan sehingga dalam penyajian data terdapat potongan kedua sumbu tadi hingga bentuknya tegak lurus. Pembuatan nilai pada dua garis horizontal dan vertikal yang terdapat dalam sebuah titik. Titik titik ini selanjutnya dibuat menjadi kurva atau garis dengan cara dihubungkan satu sama lain.

Apakah anda tahu bagaimana cara membuat diagram garis itu? Kita dapat menggambar sebuah diagram garis tersebut biasanya membutuhkan sekelompok data. Contohnya saja terdapat sejumlah daya di suatu kelas yang jumlahnya 25 anak. Hasil ulangan Matematika dari anak anak tersebut secara berurutan dapat berupa 65, 65, 65, 65, 65, 70, 70, 70, 75, 75, 80, 80, 80, 80, 80, 60, 60, 60, 65, 65, 70, 70, 70, 70, 75. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai 60 diperoleh 3 anak, nilai 65 diperoleh 7 anak, nilai 70 diperoleh 7 anak, nilai 75 diperoleh 3 anak, dan nilai 80 diperoleh 5 anak. Dengan data tersebut kita dapat menerapkan cara menggambar diagram garis itu.

Baca juga : Materi Ukuran Penyebaran Data (Jangkauan, Simpangan, Ragam)

Dari contoh sejumlah data ini, diagram garis dapat dibuat dengan mudah. Dalam diagram tersebut terdapat jumlah siswa yang ditunjukkan pada garis vertikal dan nilai ulangan ditunjukkan pada garis horizontal. Setiap data ini ditandai dengan titik dan kemudian dihubungkan menggunakan garis. Di bawah ini terdapat contoh diagram garis berdasarkan contoh data di atas yaitu sebagai berikut:

Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap
Gambar Diagram Garis

Diagram Batang

Jenis diagram selanjutnya ialah diagram batang. Cara membuat diagram batang juga menggunakan sumbu horizontal dan sumbu vertikal. Kedua sumbu ini penerapannya seperti pada diagram garis ini. Sumbu vertikal digunakan untuk memaparkan nilai, sedangkan garis horizontal digunakan untuk memaparkan setiap kategori. Cara menggambar diagram batang ini memang hampir mirip dengan cara menggambar diagram garis. Kita dapat mengamati contoh sejumlah data seperti Nilai Ulangan Rata Rata Harian Matematika kelas X. Nilai rata rata kelas X A yaitu 75, X B 80, X C 70, X D 75, X E 80 dan X F 85. Data ini dapat disajikan dalam bentuk diagram batang sehingga lebih mudah dipahami. 

Cara membuat diagram batang yang pertama yaitu membuat sumbu horizontal dan vertikalnya terlebih dahulu. Setelah itu keterangan rata rata nilai siswanya ditulis pada bagian garis vertikal, mulai dari angka 10 sampai 100. Setelah itu keterangan kategori kelas X A – F ditulis pada bagian sumbu horizontalnya. Adapun bentuk gambar diagram batangnya yaitu sebagai berikut:

Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap
Gambar Diagram Batang

Diagram Lingkaran

Setelah menjelaskan tentang cara menggambar diagram garis dan cara menggambar diagram batang di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang cara menggambar diagram lingkaran. Diagram lingkaran merupakan jenis diagram yang digunakan untuk menyajikan data. Diagram ini digunakan untuk penyajian data dalam bentuk persentase maupun derajat. Dengan bentuk derajat ini dapat disajikan data dengan cara memperhatikan persamaan derajatnya. Hal ini juga dilakukan dalam bentuk persentase. 

Baca juga : Rumus Diagram Lingkaran dan Cara Menghitung Terlengkap

Kita dapat membuat diagram lingkar ini menggunakan sejumlah data tertentu. Misalnya saja jumlah 10 anak dalam satu kelas dengan secara berurutan memiliki berat badan berupa 40, 40, 45, 45, 45, 43, 43, 46, 46, 50. Kita dapat menyimpulkan data tersebut berupa berat 40 kg terdapat 2 anak, 43 kg terdapat 2 anak, 45 kg terdapat 3 anak, 46 kg terdapat 2 anak dan 50 kg terdapat 1 anak. Dari data tersebut, kita dapat menyajikannya dalam bentuk diagram lingkaran berbentuk derajat. Untuk itu kita harus menghitung data dalam derajat seperti di bawah ini:

  • Berat 40 kg = 2/10 x 360º = 72º
  • Berat 43 kg = 2/10 x 360º = 72º
  • Berat 45 kg = 3/10 x 360º = 108º
  • Berat 46 kg = 2/10 x 360º = 72º
  • Berat 50 kg = 1/10 x 360º = 36º

Perhitungan di atas dapat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran seperti di bawah ini:

Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap
Gambar Diagram Lingkaran

Demikianlah penjelasan mengenai cara menggambar diagram garis, cara menggambar diagram batang dan cara menggambar diagram lingkaran lengkap. Pengertian diagram secara umum ialah sebuah teknik dan visualisasi penyajian, baik berbentuk informasi, data maupun petunjuk tertentu. Penyajian data dengan diagram ini dapat berbentuk diagram garis, batang maupun lingkaran. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *