Penaksiran Hasil Operasi Hitung Beserta Contoh Soalnya

Diposting pada

Penaksiran Hasil Operasi Hitung Beserta Contoh Soalnya – Dalam pelajaran Matematika terdapat pembahasan tentang materi penaksiran. Materi ini berhubungan dengan materi pembulatan Matematika. Materi pembulatan dan penaksiran merupakan materi pembelajaran Matematika ketika di bangku sekolah dasar kelas 4. Materi taksiran Matematika kelas 4 tersebut digunakan untuk membuat perhitungan operasi hitung menjadi lebih mudah. Untuk itulah taksiran hasil operasi hitung ini memang sangat penting untuk dipelajari. Apa yang dimaksud penaksiran itu? Pengertian penaksiran ialah perkiraan nilai terdekat yang dibuat untuk menyatakan hasil dari operasi hitung tertentu. Pada dasarnya berbagai jenis penilaian digunakan untuk menaksir hasil operasi hitung.

Nilai hasil operasi hitung memang dapat ditaksir menggunakan beberapa cara seperti taksiran terbaik, taksiran rendah dan taksiran tinggi. Bagaimana cara penaksiran hasil operasi hitung itu? Bagaimana contoh soal taksiran hasil operasi hitung? Biasanya setiap siswa diwajibkan untuk menaksir operasi hitung. Menaksir operasi hitung merupakan pelaksanaan penafsiran yang dilakukan kepada operasi hitung tertentu. Operasi hitung ini dapat berbentuk pengurangan, pembagian, penjumlahan dan perkalian. Melakukan penaksiran sama artinya dengan melakukan perkiraan. Maka dari itu menaksir dapat diartikan sebagai memperkirakan, mengira dan mengira ira. 

Penaksiran Hasil Operasi Hitung Beserta Contoh Soalnya
Materi Penaksiran Operasi Hitung

Bagaimana cara menaksir hasil operasi hitung itu? Cara melakukan penaksiran operasi hitung tersebut ialah dengan membulatkan bilangannya terlebih dahulu, baru kemudian melaksanakan operasi hitungnya. Seperti yang kita tahu bahwa penaksiran adalah pemikiran terkait kira kira atau prakiraan yang dihasilkan. Prakiraan ini menghasilkan nilai tertentu yang sering diselesaikan dengan metode pembulatan. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang penaksiran hasil operasi hitung beserta contoh soal taksiran hasil operasi hitung. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Penaksiran Hasil Operasi Hitung Beserta Contoh Soalnya

Sebelum menjelaskan lebih lanjut mengenai materi taksiran Matematika kelas 4 SD ini. Anda harus memahami terlebih dahulu mengenai sifat sifat operasi hitung bilangan. Untuk operasi hitung bilangan memang memuat beberapa sifat sifat di dalamnya. Sifat sifat ini dapat meliputi:

  • Sifat komutatif ialah sifat operasi hitung yang dilakukan dengan cara membalik atau menukar bilangan. Jenis sifat ini dapat dinamakan dengan sifat pertukaran. Sifat komutatif memiliki rumus berupa a x b = b x a atau a + b = b + a.
  • Sifat assosiatif ialah jenis sifat operasi hitung menggunakan sistem pengelompokkan sehingga lebih mudah dikerjakan. Sifat assosiatif dapat dinamakan dengan sifat pengelompokan. Adapun rumus sifat assosiatif yaitu (a x b) x c = a x (b x c) atau (a + b) + c = a + (b + c).
  • Sifat Distribusi ialah jenis sifat yang dapat dinamakan dengan sifat penyebaran. Rumus sifat distribusi ini dapat berbentuk a x (b – c) = a x b – a x c atau a x (b + c) = a x b + a x c.

Baca juga : Contoh Soal Dot Product (Perkalian Titik) dalam Vektor

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pengertian penaksiran ialah pelaksanaan perhitungan yang dilakukan dengan konsep nilai terdekat sehingga hasil operasi hitungnya dapat ditemukan. Penaksiran nilai hasil operasi hitung pada umumnya memang menggunakan berbagai jenis penilaian. Di bawah ini terdapat penjelasan mengenai penaksiran hasil operasi hitung beserta contoh soal taksiran hasil operasi hitung yaitu sebagai berikut:

Taksiran Rendah

Cara menaksirkan hasil operasi hitung yang pertama dapat dilakukan dengan menggunakan konsep taksiran rendah. Kegunaan jenis taksiran Matematika kelas 4 ini ialah untuk membulatkan hasil operasi hitung berdasarkan bilangan yang ada di bawahnya, Pada dasarnya jenis taksiran ini tidak disertai dengan nilai di belakang angka yang dicari. Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh taksiran rendah di bawah ini:

  • Taksiran rendah dari 23 + 78 ≈ 20 + 70 = 90.
  • Taksiran rendah dari 164 + 121 ≈ 100 + 100 = 200

Taksiran Tinggi

Jenis penaksiran hasil operasi hitung selanjutnya ialah taksiran tinggi. Kegunaan taksiran tinggi ialah membuat semua nilai operasi hitung dapat ditaksirkan dengan mebulatkannya menjadi bilangan di atasnya. Taksiran ini memang tidak memperhatikan nilai di belakang angka yang dicari. Adapun contoh soal taksiran hasil operasi hitung yaitu sebagai berikut:

  • Taksiran tinggi dari 59 + 25 ≈ 60 + 30 = 90
  • Taksiran tinggi dari 74 x 29 ≈ 80 x 30 = 2400

Baca juga : Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Beserta Contoh Soalnya

Taksiran Terbaik

Cara menaksirkan hasil operasi hitung selanjutnya dapat dilakukan dengan menggunakan konsep taksiran terbaik. Fungsi taksiran terbaik ialah untuk membuat semua nilai operasi hitung dapat ditaksirkan menjadi pembulatan terdekat. Jenis taksiran ini memperhatikan nilai belakang angka yang dicari. Adapun contoh taksiran terbaik yaitu sebagai berikut:

  • Taksiran terbaik dari 72 + 38 ≈ 70 + 40 = 110
  • Taksiran terbaik dari 580 – 178 ≈ 600 – 200 = 400
  • Taksiran terbaik dari 29 x 38 ≈ 30 x 40 = 1200

Contoh Soal Penaksiran Hasil Operasi Hitung

Setelah menjelaskan tentang jenis jenis taksiran Matematika kelas 4 di atas. Selanjutnya saya akan membagikan contoh soal taksiran hasil operasi hitung. Berikut contoh soal beserta pembahasannya yaitu meliputi:

 Eko membeli kue di toko Bu Rika. Ia membeli bolu 3 buah dan pastel 2 buah. Apabila per biji kue pastelnya emiliki harga Rp 2.500 dan bolu per bijinya memiliki harga Rp 4.200. Hitunglah taksiran uang yang akan Eko bayarkan?

Pembahasan.
Taksiran Kue Pastel = 2 x 2.500 ≈ 2 x 3.000 = 6.000
Taksiran Kue Bolu = 3 x 4.200 ≈ 3 x 4.000 = 12.000
Taksiran uang yang dibayarkan = 6.000 + 12.000 = Rp 18.000
Jadi taksiran uang yang akan Eko bayarkan ialah Rp 18.000.

Demikianlah penjelasan mengenai penaksiran hasil operasi hitung beserta contoh soal taksiran hasil operasi hitung. Pengertian penaksiran ialah perkiraan nilai terdekat yang dibuat untuk menyatakan hasil dari operasi hitung tertentu. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi taksiran Matematika kelas 4 di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *