Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap

Diposting pada

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap – Apakah anda tahu apa tujuan pembuatan diagram batang itu? Bagaimana contoh diagram batang itu? Secara umum pengertian diagram ialah gambaran yang digunakan untuk menerangkan atau menunjukkan sebuah penyajian data. Diagram juga dapat diartikan sebagai lambang tertentu yang digunakan utuk menjelaskan kegiatan, sarana dan prosedur yang telah dilakukan dalam sebuah sistem. Kita tahu bahwa ilmu Matematika pada dasarnya terdiri dari beberapa cabang. Salah satunya ialah cabang statistik yang merupakan ilmu mengenai penyajian, pengumpulan dan pemrosesan data.

Suatu data dapat ditampilkan dengan beberaoa cara. Salah satunya yaitu menggunakan diagram batang. Apa pengertian diagram batang? Apa tujuan pembuatan diagram batang? Bagaimana contoh diagram batang? Diagram batang merupakan teknik yang digunakan untuk menyajikan data. Kegunaan diagram tersebut ialah untuk menampilkan data hasil panen, data pasien rumah sakit, data penjualan sebuah produk dan sebagainya. Diagram batang tersebut juga sering diartikan sebagai jenis diagram persegi panjang yang digunakan untuk gambaran frekuensi tertentu pada nilai data. Jika frekuensinya semakin tinggi, maka persegi panjang yang mewakilinya juga semakin panjang.

Diagram batang juga dapat digunakan untuk menentukan tingkat fluktuasi data dan mewakili data kelompok atau tunggal. Diagram batang memang termasuk jenis diagram berbentuk persegi atau persegi panjang yang digunakan untuk menampilkan kuantitas atau bilangan. Diagram batang secara umum memang digunakan untuk menampilkan beberapa nilai dalam kurun waktu tertentu dari sebuah objek penelitian. Tampilan diagram batang ini dapat berbentuk mendatar, lebarnya berpisah dari beberapa batang dan tegak. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian diagram batang beserta contoh diagram batang lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap

Diagram batang memang dapat diartikan sebagai jenis diagram berbentuk persegi panjang mendatar atau persegi panjang tegak yang digunakan untuk menyajikan data. Kegunaan diagram batang pada umumnya ialah untuk menggambarkan perkembangan nilai dalam kurun waktu tertentu yang berasal dari sebuah objek penelitian. Diagram batang tersebut memang digunakan untuk menyajikan data, dimana menggunakan panjang atau tinggi batang. Dengan begitu setiap elemen tersebut dapat ditunjukkan jumlah atau kuantitasnya.

Baca juga : Contoh Soal Logika Matematika Beserta Pembahasannya Lengkap

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pengertian diagram batang (diagram balok) ialah grafik berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang untuk menyatakan set atau angka. Grafik batang secara umum memang digunakan untuk menyatakan perubahan data penelitian atau nilai objek dalam periode waktu tertentu. Bentuk diagram batang tersebut dapat berupa graik persegi panjang horizontal atau vertikal untuk mewakili sebuah data tertentu. Diagram batang dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu diagram batang horizontal (datar) dan diagram batang vertikal (tegak). Adapun beberapa hal yang tercantum dalam bentuk diagram batang yaitu meliputi:

  • Mempunyai satu komponen atau lebih.
  • Dalam penampilan mempunyai dua arah.
  • Tampilan dapat berbentuk tiga dimensi

Tujuan Pembuatan Diagram Batang

Diagram batang tentunya dibuat dengan tujuan tertentu. Tujuan diagram batang tersebut dibuat ialah untuk membuat data yang akan dilihat oleh pembaca menjadi lebih mudah dengan cara lebih sederhana. Untuk itu penggunaan diagram batang tersebut ialah untuk menyatakan kinerja objek penelitian dalam waktu internal tertentu. Selain pengertian diagram batang tersebut, adapula beberapa langkah pembuatan contoh diagram batang. Diagram batang dalam sebuah data dapat dibuat dengan langkah langkah seperti di bawah ini:

  • Langkah pertama yaitu mengatur sumbu vertikal (tegak) maupun horizontalnya (datar).
  • Kemudian nama atau nilai datanya ditulis pada sumbu horizontal untuk kategori grafik batang vertikal serta di sumbu vertikal di tulis frekuensi di setiap nama atau nilai tertentu. Selain itu nama atau nilai datanya juga dapat ditulis pada sumbu vertikal untuk kategori grafik batang horizontal serta di sumbu horizontal di tulis frekuensi di setiap nama atau nilai tertentu. Kemudian di kedua sumbu tersebut jangan lupa dibuat tabel.
  • Kemudian membuat persegi panjang yang sesuai dengan frekuensi dan nama atau nilai pada masing masing data.
  • Setelah itu dalam diagram batang tersebut diberikan nama menurut penyediaan datanya. 

Agar anda lebih paham mengenai langkah langkah pembuatan diagram batang tersebut, maka perhatikan contoh di bawah ini:

Baca juga : Cara Menghitung Pembagian Pecahan Biasa dan Campuran

Data penjualan baju di toko selama beberapa bulan mendatang. Adapun beberapa datanya yaitu:
Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap

Berdasarjab data di atas, kita dapat mengubahnya dalam bentuk diagram batang horizontal dan vertikal. Adapun contoh diagram batangnya yaitu sebagai berikut:

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap
Gambar Diagram Batang Vertikal

Berdasarkan grafik batang vertikal di atas, kita dapat melihat bahwa pada sumbu horizontal terdapat penulisan nama atau nilai data dan di sumbu vertikal terdapat penulisan frekuensi di masing masing nama atau nilai tersebut. Hal inilah yang terdapat dalam pengertian diagram batang di atas. 

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap
Gambar Diagram Batang Horizontal

Selain diagram batang vertikal, adapula contoh diagram batang horizontal di atas. Dalam grafik batang horizontal tersebut terdapat sumbu vertikal yang ditulis nama atau nilai data serta di sumbu horizontalnya terdapat penulisan frekuensi pada setiap nama atau nilai tersebut.

Contoh Diagram Batang

Selain penjelasan mengenai pengertian diagram batang dan tujuan pembuatan diagram batang di atas. Adapula contoh pada diagram batang. Adapun contohnya yaitu:

Buatlah diagram batang dari data pelaksanaan sensus penduduk dalam sebuah kelurahan. Untuk itu, data masing masing RT nya terdapat jumlah warga seperti di bawah ini:
RT A : Pria = 75 jiwa, Wanita = 80 jiwa
RT B : Pria = 65 jiwa, Wanita = 70 jiwa
RT C : Pria = 70 jiwa, Wanita = 75 jiwa
RT D : Pria = 55 jiwa, Wanita = 60 jiwa

Jawab.
Contoh diagram batang tersebut dapat berbentuk vertikal maupun horizontal. Adapun bentuk diagramnya yaitu:

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap
Diagram Batang Vertikal

 

Pengertian Diagram Batang Beserta Contohnya Lengkap
Diagram Batang Horizontal

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian diagram batang beserta contoh diagram batang lengkap. Tujuan pembuatan diagram batang ialah untuk membuat data yang akan dilihat oleh pembaca menjadi lebih mudah dengan cara lebih sederhana. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi diagram batang di atas. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *