Materi Peta Topografi (Pengertian, Manfaat dan Cara Membacanya)

Diposting pada

Materi Peta Topografi (Pengertian, Manfaat dan Cara Membacanya) – Ketika mendengar istilah topografi saya langsung teringan pelajaran geografi. Dimana siswa sering diminta menghafal maupun membaca gugusan wilayah berdasarkan konturnya. Topografi sendiri juga berkaitan erat dengan relief permukaan bumi yang selanjutnya dipatenkan dalam bentuk peta. Dalam konteks kehidupan nyata, Manfaat peta topografi banyak ditemukan untuk proyek-proyek yang melibatkan pembukaan lahan baru yang jarang terekspose. 

Definisi Peta Topografi, Manfaat dan Cara Membacanya
Contoh Peta Topografi

Tapi apa pengertian peta topografi itu? Bagaimana cara membaca peta topografi? Istilah topografi sering kita temukan ketika sebuah kawasan di permukaan bumi mulai dipelajari. Secara garis besar, Topografi berhubungan dengan kontur lahan dan kemiringan lahan. Maka dari itu ada banyak sekali jenis peta topografi berupa dataran, pegunungan dan perbukit. Arti kata topografi tidak hanya sebatas itu saja, namun lebih luas lagi karena membahas tentang pengaruh dan vegetasi manusia kepada kebudayaan lokal serta lingkungan. Oleh karenanya para ahli memiliki pengertian berbeda tentang peta topografi

Pengertian topografi dalam konteks pendidikan bisa disebut studi mengenai bentuk permukaan dan objek lainnya seperti satelit alami (bulan dan sebagainya), asteroid, dan planet. Selain itu secara lebih luas pengertian topografi berdasarkan ilmiah yaitu pengaruh dan vegetasi manusia kepada lingkungan serta topografi memiliki ruang lingkup yang mengandung kebudayaan lokal.

Materi Peta Topografi (Pengertian, Manfaat dan Cara Membacanya)

Akan tetapi topografi pada umumnya membahas tentang model 3 dimensi. Serta identifikasi jenis lahan dan relief permukaan wilayah. Untuk itu penting sekali untuk mempelajari tentang definisi peta topografi, manfaat peta topografi, karakteristik peta topografi dan cara membaca peta topografi.

Pada zaman Yunani Kuno sampai Romawi Kuno terdapat istilah topografi yang artinya detail dari sebuah tempat. Topografi tersebut berasal dari kata “Topos” dengan arti tempat dan “Graphia” dengan arti tulisan. Dalam topografi terdapat objek yang berhubungan dengan koordinat horizontal dan posisi bagian seperti garis bujur, garis vertikal (ketinggian) dan garis lintang.

Apakah kalian sedang mendapat tugas untuk membuat rangkuman materi topografi? atau justru diminta membuat contoh peta topografi alam Indonesia? tenang saja. Karena kita akan membahasnya secara singkat dan lengkap.

Apa Itu Peta Topografi

Pelaksanaan studi topografi memiliki berbagai tujuan seperti eksplorasi geologi, pekerjaan umum, perencanaan militer, reklamasi dan konstruksi sipil. Lalu apa pengertian peta topografi itu? Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang definisi peta topografi, manfaat peta topografi, karakteristik peta topografi dan cara membaca peta topografi.

Baca juga : Dampak Akibat Revolusi Bumi Beserta Penjelasannya Terlengkap

Pengertian peta topografi adalah peta yang menggunakan garis kontur untuk menjelaskan relief permukaan bumi. Pada umumnya peta topografi berisi objek yang disajikan dengan detail yang tingkatnya relatif tinggi dan memiliki skala besar. Selain itu pemetaan suatu survei topografi ini dibuat menjadi bentuk peta berseri dalam peta topografi.

Pada peta toografi terdapat suatu seri yang berupa beberapa peta berisi gambaran dari wilayah yang berdekatan. Dalam beberapa kasus pula siswa sering menyebut topografi sebagai peta timbul suatu daerah.

Karakteristik Peta Topografi

Selain definisi di atas tentunya ada beberapa ciri-ciri khusus yang membedakan ilmu topografi dan model pemetaan lainnya. Karakteristik peta topografi memang berbeda karena kegunaan peta satu ini ialah untuk menjelaskan rupa bumi dan ketinggian sebuah wilayah. Pada umumnya peta memang mempunyai beberapa komponen di dalamnya seperti koordinat, proteksi, skala dan inset. Nah peta topografi ini juga memiliki karakteristik yang berupa:

  • Tidak mempuyai overlay pada informasi lain.
  • Mempunyai skala yang besar.
  • Mempunyai interval kontur, indeks kontur dan garis kontur.
  • Digunakan untuk menyampaikan informasi tentang perbedaan ketinggian dan ketinggian itu sendiri.

Cara Membaca Peta Topografi

Setelah menjelaskan tentang pengertian dan karakteristik peta topografi di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang cara membaca peta topografi tersebut. Namun sebelumnya anda harus memahami terlebih dahulu mengenai garis kontur sehingga jenis peta ini dapat dipahami dengan mudah.

Biasanya ketika pelajaran geografi berlangsung siswa akan diberi contoh peta topografi dan diminta untuk membacanya. Bagi sebagian murid tugas ini sangat mudah, tapi seperti kita ketahui tidak semua siswa paham betul bagaimana cara memetakan lahan. Ketika diminta membaca peta topografi kalian akan berurusan dengan dua unsur utama yakni ketinggian serta bentuk lahan. Berikut penjelasan selengkapnya:

Informasi Ketinggian

Selain definisi peta topografi di atas, saya akan menjelaskan cara membaca informasi ketinggian pada peta topografi. Untuk mengetahui informasi ketinggian dapat dilakukan dengan cara melihat notasi ketinggian pada garis kontur dan titik ketinggian pada peta tersebut. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:

Definisi Peta Topografi, Manfaat dan Cara Membacanya
Contoh Titik Ketinggian Kontur pada Peta

Dalam gambar tersebut dapat kita lihat titik titik ketinggian tertentu dengan interval 100m yang terletak antara garis konturnya. Titik titik ini dapat meliputi 2230, 2750, 2320, dan 2580. Letak titik titik tersebut dapat kita amati pada garis konturnya. Untuk itu lebih tinggi titiknya daripada garis kontur di atasnya dan titik ini lebih rendah daripada garis kontur dibawahnya.

Baca juga : Pendekatan Geografi (Spasial, Ekologi dan Regional) dan Contoh

Informasi Bentuk Lahan

Cara membaca peta topografi selanjutnya berguna untuk memperoleh informasi bentuk lahan. Untuk memperoleh informasi bentuk lahan harus melalui proses interpretasi data peta terlebih dahulu sehingga tidak dapat diperoleh secara langsung. Bentuk lahan sendiri menjadi unsur terpenting dalam topografi wilayah mengingat peta tersebut bersifat 3 dimensi.

Oleh karenanya, kalian membutuhkan pola garis kontur dan interpretasi data garis kontur lokasi untuk memperoleh informasi ini. Apabila garis konturnya semakin rapat maka lerengnya semakin terjal, sedangkan apabila garis konturnya semakin renggang maka lerengnya juga semakin renggang.

Manfaat Peta Topografi

Oke, katakanlah kita sudah berhasil menghafal cara membaca peta topografi di atas. Tapi apa sebenarnya manfaat mempelajari salah satu materi dalam ilmu geografi satu ini? Peta topografi memiliki manfaat yang banyak untuk manusia. Misalnya saja seperti untuk orienteering, penyelamatan sampai hiking.

Selain itu dalam dunia pemerintahan dan professional manfaat peta topografi juga sangat besar sebagai desain, pertahanan, perencanaan dan studi ilmu bumi. Untuk melengkapi rangkuman atau makalah yang kalian buat simaklah beberapa manfaat berikut.

Hiking (Pendakian)

Contoh peta topografi yang biasa ditemukan adalah untuk keperluan pendakian gunung. Manfaat Topografi ketika hiking memang sangat penting untuk mencari pengambilan rute yang benar. Untuk itu ketika seseorang ingin melakukan pendakian dapat menggunakan peta berkontur tersebut ketika medan yang akan ditempuh belum dipahami.

Maka dari itu wajib memiliki kemampuan untuk memahami dan membaca peta terlebih dulu. Saat peta topografi tidak dapat dibaca dengan baik, maka medan yang tepat untuk dilalui akan sulit dipilih oleh seseorang tersebut. Medan yang dipilih harus tepat agar orang tadi tidak terjebak atau tersesat.

Orienteering

Pengertian orienteering ialah kegiatan menggunakan peta dan kompas untuk mencari navigasi atau jejak. Dalam hal ini sangat penting untuk memiliki kemampuan memahami dan membaca peta topografi supaya arahya dapat dicari. Pelaksanaan orienteering akan lebih sulit apabila peta topografi tersebut tidak dapat dibaca, walaupun seseorang itu ahli dalam menentukan koordinat, metode penentuan lokasi maupun menggunakan kompas. 

Penyelamatan

Contoh peta topografi selanjutnya bisa kalian temukan dalam bidang penyelamatan atau SAR. Peta topografi dibutuhkan dalam aksi penyelamatan di udara maupun darat untuk membuat prediksi medan dan lokasi korban yang akan dihadapi.

Maka dari itu, memang sangat penting untuk memiliki ilmu topografi dalam operasi penyelamatan. Berdasarkan deskripsi bentang alamnya, lokasi korban harus dapat dideskripsikan penyelamat dengan akurat saat akan melakukan eksekusi penyelamatan. Hal ini tentunya sesuai dengan makna dari definisi peta topografi di atas.

Perencanaan

Karakteristik topografi dari suatu wilayah harus diketahui dan dipahami oleh pemerintah sebelum merencanakan wilayah tersebut. Perencaan ini akan sulit dilakukan apabila tidak ada keakuratan dalam peta topografi itu. Dalam peta tersebut diperlukan beberapa informasi seperti zonasi perumahan, zona kawasan lindung atau budidaya, jaringan jalan, dan jaringan irigasi. Lokasi tersebut dapat ditentukan menggunakan komponen penting yang berupa kemiringan dan ketinggian dari lerengnya.

Peta topografi tidak hanya memiliki beberapa manfaat seperti di atas, namun adapula manfaat lainnya yaitu meliputi:

  • Desain arsitektur dan sipil.
  • Studi ilmu bumi
  • Pertahanan

Demikianlah penjelasan mengenai definisi peta topografi, manfaat peta topografi, karakteristik peta topografi dan cara membaca peta topografi. Pengertian peta topografi ialah peta yang menggunakan garis kontur untuk menjelaskan relief permukaan bumi. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *