8 Akibat Rotasi Bumi Lengkap Dengan Pembahasan

Diposting pada

8 Akibat Rotasi Bumi Lengkap Dengan Pembahasan – Rotasi bumi adalah pergerakan bumi yang berputar pada porosnya. Selain berputar pada porosnya, bumi juga berputar mengelilingi matahari atau sering disebut juga revolusi bumi. Akibat rotasi bumi kita dapat merasakan siang dan malam, terjadinya tahun kabisat, terjadinya gerak semu harian matahari, perubahan musim dan lain sebagainya.

Bumi yang mengelilingi matahari dapat berpengaruh terhadap makhluk hidup karena mengalami rotasi dan revolusi bumi. Rotasi bumi tentunya berbeda dengan revolusi bumi. Akibat yang ditimbulkan oleh rotasi ataupun revolusi bumi tersebut berbeda beda. Selain itu lamanya waktu rotasi bumi juga tidak sama dengan lamanya waktu revolusi bumi.

Akibat Rotasi Bumi
Akibat Rotasi Bumi

Pernahkah anda melihat kelangit dan bertanya mengapa matahari bisa bergerak. Atau pernahkan anda berpikir bagaimana siang bisa berganti menjadi malam. Berbagai pemikiran umum tersebut memiliki kaitan dengan rotasi bumi dan revolusi bumi. Hampir semua orang mengetahui teori rotasi bumi, namun taukah anda bahwa jaman dulu ada pendapat bahwa bumi itu diam dan menjadi pusat tata surya?

Materi gerak rotasi bumi sebenarnya sudah banyak dibahas mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Dampak rotasi bumi ini pun terkesan sangat mudah dipelajari dan mudah untuk dihafalkan. Ditambah lagi dengan kemudahan mengakses informasi membuat kita lebih leluasa mencari materi rotasi bumi beserta dampaknya. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang akibat rotasi bumi lengkap dengan penjelasan dari masing-asing akibat tersebut. Langsung saja kita simak materinya.

8 Akibat Rotasi Bumi Lengkap Dengan Pembahasan

Pada jaman dahulu para filosof berpendapat bahwa bumi adalah pusat tata surya dan semua memutari bumi. Teori tersebut disebut dengan “teori geocentris” dan yang mengemukakan adalah Nicolaus Copernicus. Hingga pada akhirnya teori tersebut dipatahkan oleh teori heliocentris yang merupakan teori mutlak bahwa bumi sebenarnya mengelilingi matahari. Perjalanan NASA ke luar angkasa dengan pesawat apollo juga memperkuat teori tersebut. Dari sinilah kita mengetahui gerak rotasi bumi dan dampaknya bagi umat manusia.

Teori rotasi bumi termasuk dalam ilmu astronomi dan diajarkan di sekolah. Mata pelajaran yang mengcover ilmu ini adalah mapel geografi. Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk menjabarkan dampak dan akibat rotasi bumi yang terjadi. Dengan demikian diharapkan setelah membaca materi rotasi bumi dibawah bisa menambah wawasan anda.

Terjadinya Gerak Semu Harian Matahari

Gerak matahari dikatakan semu karena hanya dapat dilihat atau diamati oleh pengamat dan tidak dapat diperhatikan secara langsung. Gerak semu harian matahari terjadi ketika matahari berada pada lintasan peredarannya selama 23 jam lebih 56 menit yang dihitung satu hari matahari.

Jika diperhatikan lebih teliti bintang dilangit pada malam hari tampak bergerak dari arah barat ke timur setiap harinya. Sebenarnya bukan bintang-bintang yang bergerak, namun bumi lah yang bergerak berputar pada sumbunya dari arah barat ke timur. Rotasi bumi menyebabkan benda-benda langit tampak bergerak dan gerakan inilah yang disebut sebagai gerak semu harian.

Terjadinya Siang dan Malam

Seperti yang kita ketahui, terjadinya peristiwa siang dan malam juga merupakan akibat rotasi bumi. Setiap daerah mengalami peristiwa siang dan malam yang berbeda-beda waktunya. Sebagai contoh saat belahan bumi bagian kanan terjadi peristiwa siang maka belahan bumi kiri akan mengalami persitiwa malam. Lamanya waktu siang dan malam juga akan berbeda. Semisal daerah kutub hanya akan mengalami peristiwa siang dan malam selama 12 jam saja karena kutub adalah bagian bumi yang paling jauh dari matahari. Sedangkan daerah khatulistiwa akan mengalami siang dan malam selama 24 jam karena garis khatulistiwa terletak paling dekat dengan matahari.

Baca Juga  Contoh Simbiosis Komensalisme dan Pengertian Simbiosis Komensalisme

Perbedaan Waktu di Berbagai Belahan Dunia

Perbedaan waktu yang terjadi juga merupakan akibat rotasi bumi yang terjadi. Terdapat perbedaan waktu yang terjadi di tempat yang berbeda-beda. Setiap satu derajat, dua garis meridian yang saling berurutan, maka akan terjadi perbedaan waktu sekitar 4 menit. Atas dasar inilah ilmuan menentukan perbedaan waktu yang terjadi.

Secara umum, di seluruh permukaan bumi terdapat 24 daerah waktu, tiap dua daerah waktu yang berdampingan berselisih waktu 1 jam. Zona-zona waktu di seluruh dunia berpangkal pada daerah waktu meridian 0° yang di kenal dengan nama Greenwich Mean Time (GMT). Indonesia yang terletak memanjang antara 95° BT dengan 141° BT di bagi atas 3 daerah waktu.

Di seluruh permukaan bumi secara umum terdapat 24 perbedaan waktu. Setiap dua daerah yang saling berdampingan akan berselisih waktu  jam. dan zona yang dijadikan patokan adalah zona yang memiliki meridian nol derajat yakni greenwich Mean Time (GMT).

Pembagian Waktu Dunia

Akibat rotasi  bumi selanjutnya ialah terjadinya pembagian waktu dunia. Untuk tempat atau daerah yang tidak terletak pada garis meridian tentunya tetap saja memiliki waktu yang berbeda. Tempat-tempat yang tidak terletak pada suatu meridian mempunyai waktu yang berbeda-beda. Akibat rotasi bumi dari barat ke timur. Sebagai contoh adalah daerah sebelah kanan bumi akan mengalami siang lebih dahulu dari pada daerah sebelah kiri bumi.

Berdasarkan perbedaan waktu yang terjadi inilah para ahli menentukan bahwa yang menjadi tolak ukur perbedaan waktu atau pusatnya adalah di greenwich yang memiliki nol derajat meridian. Dengan adanya pembagian waktu dari GMT maka akan membuat kita lebih mudah untuk menentukan waktu yang terjadi.

Pembelokan Arah Angin

Udara bergerak dari daerah yang memiliki tekanan maksimum dan menuju ke daerah yang memiliki tekanan minimum. Di belahan bumi bagian utara angin akan berbelok ke kanan dan di belahan bumi bagian selatan angin berbelok ke kiri.

Kalender Masehi

Akibat rotasi bumi selanjutnya biasanya digunakan untuk mengatur kalender masehi. Kalender masehi juga merupakan akibat dari terjadinya rotasi bumi. Pergerakan bumi mengelilingi matahari terjadi selama 365 hari dan setiap empat tahun sekali akan terjadi tahun kabisat yang memiliki waktu lebih lama satu hari yang terjadi pada bulan februari. Hingga saat ini kalender masehi dipakai sebagai acuan tanggal di seluruh dunia.

Perubahan Musim

Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa bumi itu bulat dan bumi berputar pada porosnya. Setiap daerah dipermukaan bumi memiliki jarak dengan matahari yang berbeda-beda. Terjadinya perbedaan musim antar daerah merupakan akibat rotasi bumi yang terakhir. Daerah yang paling dekat dengan matahari (khatulistiwa) yang berada pada iklim tropis akan mengalami musim hujan dan panas saja karena jauh dari daerah kutub yang notabennya jauh dari matahari.

Itulah materi tentang dampak dan akibat rotasi bumi yang dapat anda pelajari. Perlu diingat bahwa selain rotasi bumi juga terdapat revolusi bumi, rotasi bulan dan rotasi bulan yang akan kita bahas pada artikel selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *