Kelompok Sosial (Pengertian, Ciri, Fungsi, dan Jenisnya)

Diposting pada

Kelompok Sosial (Pengertian, Ciri, Fungsi, dan Jenisnya) – Manusia dikenal sebagai makhluk sosial yang akan terus melakukan interaksi dan saling membutuhkan satu sama lain. Mulai dari hal sepele yakni berbincang-bincang sampai segmen krusial seperti pemenuhan kebutuhan. Untuk memenuhi segala kebutuhannya, manusia juga membentuk kelompok sosial di tengah masyarakat. Apa itu kelompok sosial? inilah pertanyaan yang sering diajukan oleh siswa.

Kelompok Sosial (Pengertian, Ciri, Fungsi dan Macamnya)
Kelompok Sosial

Tanpa disadari bentuk interaksi antar individu dalam suatu kelompok bisa kita jumpai hampir dalam setiap aspek kehidupan. Misalnya pada saat rapat OSIS di sekolah ataupun mengerjakan tugas kelompok di kelas. Contoh interaksi demikian sudah termasuk perwujudan dari jenis kelompok sosial yang paling baku dan sederhana.

Dalam ilmu sosiologi kita akan disuguhkan dengan materi yang sedikit banyak membahas definisi, fungsi, serta jenis kelompok sosial beserta ciri-cirinya. Meski seluruh pembahasan bisa dibaca secara mandiri di buku pedoman tapi ternyata masih ada juga siswa yang kesulitan saat mengerjakan soal. Padahal, guru pun biasanya akan menyampaikan materi yang membahas kelompok sosial secara intensif sebagai bentuk pembekalan.

Kelompok Sosial (Pengertian, Ciri, Fungsi, dan Jenisnya)

Sebenarnya contoh kelompok sosial bisa kita jumpai dengan mudah di tengah masyarakat. Bahkan, beragam kelompok dengan latar belakang serta tujuan berbeda pun juga membaur menjadi satu. Di era globalisasi seperti sekarang bergabung dalam sebuah kelompok memberikan banyak dampak positif. Misalnya membantu pemenuhan kebutuhan, menciptakan rasa aman nyaman, dan menghindari pertikaian.

Dalam konteks pendidikan, kita bisa menjumpai materi yang membahas pengertian kelompok sosial ketika berada di bangku sekolah menengah. Sayangnya cakupan pembahasan yang begitu luas membuat siswa kesulitan untuk menghafal materi dengan baik. Bayangkan, kalian harus mempelajari ciri-ciri kelompok sosial, tujuan dan fungsi kelompok sosial serta manfaat untuk anggotanya.

Karena tak hafal akhirnya mayoritas siswa pun hanya tertegun ketika diminta guru menjelaskan ada berapa jenis kelompok sosial. Manusia merupakan makhluk sosial yang memiliki tujuannya masing masing. Untuk mencapai tujuan tersebut dibentuklah sebuah kelompok sosial yang terdiri dari beberapa orang. Dibawah ini terdapat penjelasan mengenai pengertian kelompok sosial, ciri ciri kelompok sosial, fungsi kelompok sosial dan macam macam kelompok sosial.

Baca juga : Stratifikasi Sosial (Pengertian, Ciri, Macam, dan Proses Pembentukan)

Pengertian Kelompok Sosial

Apa itu kelompok sosial? pertanyaan ini mungkin sering diajukan oleh siswa. Jika ingin memahaminya maka terlebih dahulu kalian harus mempelajari konsep dari kelompok. Kelompok ialah sekumpulan individu yang saling berinteraksi satu sama lain dengan pekerjaan yang sama. Manusia memang ditakdirkan sebagai makhluk sosial selalu melakukan interaksi dengan manusia lainnya. Interaksi yang dilakukan antar individu tadi akan membentuk sebuah hubungan kelompok sosial yang berdasar pada kepentingan bersama.

Kesimpulannya, Pengertian kelompok sosial adalah sekumpulan individu yang saling berinteraksi satu sama lain dengan pola perilaku tertentu sehingga menimbulkan hubungan dan perasaan bersama yang cukup erat. Sekumpulan individu tersebut akan melakukan interaksi timbal balik dan mempunyai kesadaran mengenai anggota dalam kebersamaannya. 

Kelompok sosial berisikan sekumpulan individu yang saling berinteraksi, memiliki perasaan, aktivitas umum yang sama secara menyeluruh dan terorganisir. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengertian kelompok sosial ialah sekumpulan individu yang memiliki hubungan timbal balik yang erat, saling tolong menolong, saling beraktivitas bersama, melakukan interaksi satu sama lain dan memiiki kesadaran akan anggota bersama.

Ciri-Ciri Kelompok Sosial

Seperti apa ciri-ciri kelompok sosial di tengah masyarakat? sebenarnya cukup sederhana. Selama segerombolan orang memiliki aspek-aspek di bawah maka sudah termasuk kategori kelompok sosial. Oleh karenanya, simaklah 10 karakteristik di bawah:

  1. Dalam kelompok sosial terdapat hubungan timbal balik antar anggota didalamnya.
  2. Setiap individu memiliki kesaaran bahwa dirinya merupakan bagian dari kelompok sosial tersebut.
  3. Setiap individu kelompok sosial memiliki suatu faktor yang mengikat mereka agar menjadi lebih erat yaitu faktor persamaan ideologi politik, persamaan nasib, persamaan tujuan, persamaan kepentingan dan lain sebagainya.
  4. Setiap anggota kelompok sosial memiliki kedudukan, fungsi dan peranan hirarkis yang jelas karena memiliki ikatan yang terstruktur.
  5. Mempunyai kaidah tertentu yang berhubungan dengan kegiatan kelompok yang bersangkutan.
  6. Memiliki interaksi dan pola perilaku yang aktif.
  7. Tidak memiliki batas waktu berinteraksi.
  8. Perilaku individu lainnya akan dipengaruhi oleh kejadian yang menimpa salah satu individunya.
  9. Terdapat dinamika dan pergerakan dalam kelompok sosial.
  10. Kegiatan dan interaksi dalam kelompok sosial berpedoman pada norma norma yang berlaku sehingga tujuan kelompoknya dapat terealisasikan.

Baca juga : Pengertian, Faktor dan Bentuk Mobilitas Sosial

Fungsi Kelompok Sosial

Karena termasuk dalam elemen masyarakat yang tercipta dari sekumpulan individu maka kelompok sosial pun harus memiliki manfaat. Nah, ketika kita membicarakan manfaat serta fungsi maka akan ada banyak sekali dampak positif yang dibahas. Pada sesi ini, saya ingin menjelaskan apa saja fungsi kelompok sosial berdasarkan dampak yang ditimbulkannya:

Fungsi Kelompok Formal

Fungsi kelompok sosial yang pertama ialah fungsi kelompok formal. Kelompok sosial dijadikan sebagai sarana pengerjaan tugas yang berhubungan dan sulit dikerjakan. Selain itu berfungsi sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi dalam menentukan keputusan yang sulit dan tempat menciptakan pemecahan masalah serta pikiran baru yang membutuhkan kreativitas tertentu.

Fungsi Kelompok Individual

Fungsi kelompok sosial selanjutnya ialah fungsi kelompok individual. Fungsi ini menjadikan kelompok sosial sebagai sekumpulan individu yang mempunyai berbagai kebutuhan dan pemenuhannya seperti kasih sayang, persahabatan dan dukungan. Selain itu kelompok sosial dijadikan sebagai sarana diskusi untuk menguji kenyataan sosial, sarana pengembangan, sarana pengurangan konsensus keraguan dalam lingkup sosial, pengembangan segi perspektif dan penegasan serta peningkatan pemeliharaan harga diri dan rasa identitas.

Selain fungsi fungsi diatas, adapula fungsi kelompok sosial lainnya. Berikut beberapa fungsi lain kelompok sosial secara garis besar yaitu:

  1. Sarana peningkatan rasa percaya diri ketika mempunyai tempat tinggal.
  2. Sarana peningkatan produktivitas dan semangat berkelompok.
  3. Sarana pembentuk kerjasama untuk mencapai tujuan yang baik.
  4. Sebagai tempat pencurahan perasaan, bercerita dan berkeluh kesah.
  5. Tempat berdiskusi dan bertukar pikiran tentang topik pembicaraan secara bersama sama.
  6. Tempat untuk bersatu walaupun latar belakangnya berbeda.
  7. Sarana peningkatan skill interpersonal dalam mengambil tindakan dan interaksi.

Jenis Kelompok Sosial

Ada berapa macam kelompok sosial masyarakat? jika kita uraikan berdasarkan jenisnya maka ada banyak. Tapi untuk mempersingkat waktu saya lebih suka membuat klasifikasi berdasarkan aspek di dalamnya. Sehingga didapatkanlah 3 jenis kelompok sosial yakni:

Berdasarkan Ada Tidaknya Organisasi Hubungan Sosial

Berdasarkan ada tidaknya organisasi hubungan sosial, kelompok sosial dapat dibagi menjadi beberapa macam. Berikut macam macam kelompok sosial yaitu:

Kelompok Statis
Jenis kelompok sosial yang pertama ialah kelompok statis. Kelompok statis ialah kelompok yang tidak memiliki kesadaran jenis dan hubungan sosial antar kelompok individu serta bukan merupakan organisasi. Misalnya kelompok penduduk remaja dan dewasa yang usianya 18-40 tahun di desa Mangun Sari.

Kelompok Kemasyarakatan
Macam kelompok sosial selanjutnya ialah kelompok kemasyarakatan. Kelompok kemasyarakatan ialah kelompok yang mempunyai persamaan namun tidak memiliki hubungan sosial dan organisasi antar anggota didalamnya.

Kelompok Sosial
Jenis kelompok sosial selanjutnya ialah kelompok sosial. Kelompok sosial ialah kelompok yang mempunyai hubungan dan kesadaran jenis antar anggotanya, namun tidak mempunyai ikatan dalam organisasi. Misalnya organisasi mahasiswa, kelompok pertemuan dan ikatan alumni.

Kelompok Asosiasi
Macam kelompok sosial selanjutnya ialah kelompok asosiasi. Kelompok asosiasi ialah kelompok yang memiliki kepentingan pribadi yang sama dan kesadaran jenis antar anggotanya demi mencapai kepentingan bersama. Misalnya universitas, perusahaan tertentu, dan negara.

Berdasarkan Interaksi Sosial

Berdasarkan interaksi sosial, kelompok sosial dapat dibagi menjadi beberapa macam. Berikut macam macam kelompok sosial yaitu:

Baca juga : Faktor Faktor Pendorong dan Penghambat Integrasi Nasional

Kelompok Primer
Macam kelompok sosial yang pertama ialah kelompok primer. Kelompok primer ialah kelompok yang terjadi interaksi sosial didalamnya sehingga antar anggota dapat hidup bersama sama dan saling mengenal secara erat dan dekat. Pengertian kelompok primer menurut George Homa ialah sekelompok orang yang dapat berkomunikasi langsung tanpa melalui perantara. Misalnya kelompok agama, keluarga, teman sepermainan, dan sebagainya.

Kelompok Sekunder
Jenis kelompok sosial selanjutnya ialah kelompok sekunder. Kelompok sekunder ialah kelompok yang didalamnya terdapat interaksi antar individu secara tidak langsung, kurangnya ikatan yang erat dan berjauhan. Maka dari itu hubungan yang terjadi bersifat objektif. Misalnya himpunan serikat kerja, partai politik dan lain lain.

Kelompok Formal
Macam kelompok sosial selanjutnya ialah kelompok formal. Kelompok formal ialah kelompok yang memiliki peraturan didalamnya seperti AD/ART atau Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Jenis kelompok tersebut mempunyai peranan, terstruktur, dan jelas pembagian kerjanya. Misalnya OSIS, organisasi kepemerintahan, perusahaan yang mempunyai AD/ART, organisasi mahasiswa, dan sebagainya.

Kelompok Informal
Jenis kelompok sosial yang terakhir ialah kelompok informal. Kelompok informal ialah kelompok yang dibentuk berdasarkan kebutuhan individu, interaksi terus menerus dan ikatan daya tarik. Jenis kelompok ini anggotanya tidak memiliki peranan srukturisasi anggota yang baik. Setiap individu tersebut diberikan tugas berdasarkan perasaan simpati dan sikap kekeluargaan saja. Misalnya persatuan ibu rumah tangga, kelompok arisan dan sebagainya.

Berdasarkan Solidaritas Antar Anggota

Berdasarkan solidaritas antar anggotanya, kelompok sosial dapat dibagi menjadi beberapa macam. Berikut macam macam kelompok sosial yaitu:

Solidaritas Organik
Jenis kelompok sosial yang pertama ialah solidaritas organik. Solidaritas organik ialah solidaritas yang memiliki pembagian kerja yang teratur dan bersifat mengikat kompleks masyarakat sehingga anggotanya disatukan oleh rasa ketergantungan satu sama lain. Selain itu dalam kelompok tersebut terdapat struktur dan peranan yang jelas.

Solidaritas Mekanik
Macam kelompok sosial selanjutnya ialah solidaritas mekanik. Solidaritas mekanik ialah solidaritas yang terbentuk dari sekelompok individu yang diikat oleh kesadaran dan sifat sederhana yang belum mengenal pembagian kerja serta belum menyeluruh. Selain itu, solidaritas mekanik juga belum memiliki peran dan struktur yang jelas.

Sekian penjelasan mengenai pengertian kelompok sosial, ciri ciri kelompok sosial, fungsi kelompok sosial dan macam macam kelompok sosial. Kelompok sosial ialah sekumpulan individu yang saling berinteraksi satu sama lain dengan pola perilaku tertentu sehingga menimbulkan hubungan dan perasaan bersama yang cukup erat. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Baca Juga  Pengertian Diferensiasi Sosial, Bentuk, dan Contohnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.