Jenis Jenis Fase Bulan Beserta Pergerakannya

Diposting pada

Jenis Jenis Fase Bulan Beserta Pergerakannya Seperti yang kita tahu bahwa benda benda diluar angkasa memang banyak ragamnya. Masing masing jenis benda angkasa ini memiliki karakteristik dan fasenya sendiri. Tidak terkecuali dengan bulan. Bulan merupakan salah satu jenis benda angkasa yang memiliki karakteristik dan fase fasenya sendiri. Lantas apa yang dimaksud bulan itu?

Bulan adalah satelit alami terbesar di dalam tata surya. Adapula yang menyebut bulan sebagai satelit bumi. Bulan tersebut mengalami revolusi sehingga menyebabkan perubahan fase atau bentuk. Revolusi bulan ialah proses bulan mengelilingi bumi pada jalur elips. Satu kali proses mengelilingi bumi dinamakan satu bulan atau 29,5 hari. Pergerakan bulan mengelilingi bumi dapat dibagi menjadi beberapa jenis, hingga pada akhirnya membentuk jenis jenis fase bulan.

Pada dasarnya bulan terus melakukan kegiatan mengelilingi bumi. Hal ini menyebaban perubahan bentuk bulan. Maka dari itu bulan yang menghadap bumi akan berubah bentuknya. Bagian bulan yang mengalami perubahan bentuk ialah bagian yang terkena sinar matahari. Perubahan bentuk yang terjadi pada bulan dinamakan fase bulan. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai jenis jenis fase bulan beserta pergerakan bulan. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Jenis Jenis Fase Bulan Beserta Pergerakannya

Seperti yang kita tahu bahwa bulan berguna sebagai satelit alami. Dengan adanya bulan ini diharapkan perputaran sikus air laut dapat seimbang, dimana posisi bulan dan bumi saling searah tagensial sehingga arus dapat menyebabkan terjadinya pasang air laut. Kemudian dengan adanya bulan, arah meteor yang menuju ke bumi dapat diblok sedikit menggunakan gaya magnetik bulan atau grafitasi bulan. Bulan ini pada dasarnya mengalami beberapa fase atau perubahan.

Perubahan bentuk atau penampakan bulan tersebut diakibatkan oleh posisi matahari, bumi dan bulan. Permukaan bulan pada bagian separuh selalu terkena sinar matahari. Kita dapat mengamati fase bulan dari permukaan bumi. Anda dapat memperhatikan jenis jenis fase bulan dan pergerakan bulan pada gambar di bawah ini:

Jenis Jenis Fase Bulan Beserta Pergerakannya
Pergerakan dalam Fase Bulan

Baca juga : Contoh Hukum Newton 1, 2, 3 Dalam Kehidupan Sehari Hari

Bulan yang kita lihat selama ini memiliki beberapa fase di dalamnya. Untuk itulah bentuknya selalu berubah dan tidak sama dalam beberapa waktu. Perubahan ini disebabkan bulan melakukan sebuah pergerakan tertentu hingga membentuk wujud bulan yang sedemikian rupa. 

Jenis Jenis Fase Bulan

Dibawah ini terdapat jenis jenis fase bulan beserta penjelasannya. Berikut fase fase pada bulan:

Bulan Baru

Jenis fase bulan yang pertama ialah bulan baru. Bulan baru ialah fase bulan yang terjadi ketika bulan terletak di antara matahari dan bumi. Lalu bagian bulan yang menghadap matahari akan lebih gelap. Ketika bulan mengalami fase ini maka kita di bumi tidak dapat melihat bulan. Dengan kata lain bulan dalam kondisi gelap.

Bulan Sabit

Jenis fase bulan selanjutnya ialah bulan sabit. Setelah mengalami fase bulan baru, satu minggu kemudian bulan akan mengalami fase bulan sabit. Kita dapat melihat fase ini di bagian barat saat matahari sudah terbenam. Dengan kata lain jika kita ingin melihat fase bulan sabit dapat diawali ketika matahari mulai terbenam. Bulan yang berbentuk sabit tersebut akan berubah menjadi bulan separuh.

Bulan Separuh

Jenis fase bulan selanjutnya ialah bulan separuh. Fase bulan separuh terjadi beberapa hari setelah fase bulan sabit. Fase tersebut dikarenakan separuh bagian bulan terkena sinar matahari. Maka dari itu kita hanya dapat melihat bulan separuhnya saja.

Bulan Purnama

Jenis fase bulan selanjutnya ialah bulan purnama. Fase bulan purnama terjadi ketika bulan sepenuhnya terkena sinar matahari. Dengan begitu permukaan bulan seluruhnya dapat kita lihat. Fase ini sangat indah karena seluruh bagian bulan terlihat dengan jelas. Bulan purnama terjadi setelah fase bulan sabit atau lebih tepatnya 14 hari setelah terjadinya bulan baru. Fase ini membuat bulan berpindah pada titik tertentu. Sehingga bumi berada diantara matahari dan bulan. Maka dari itu permukaan bulan seluruhnya dapat terkena sinar matahari.

Baca juga : Sifat Bayangan Cermin Datar, Cermin Cekung, dan Cermin Cembung

Setelah bulan mengalami fase bulan purnama maka akan kembali ke fase bulan separuh lagi. Setelah bulan separuh kemudian berubah lagi menjadi bulan sabit dan kembali menjadi bulan baru. Begitulah fase fase bulan yang terjadi di dalam tata surya. Bahkan kita juga dapat melihat keindahan fase tersebut secara langsung.

Pergerakan Bulan

Selanjutnya saya akan membahas mengenai pergerakan bulan. Bulan selalu berputar pada porosnya dan membentuk pergerakan sistematik. Pergerakan tersebut berpengaruh terhadap kondisi bumi dan matahari. Selain itu rotasi bulan juga berpengaruh terhadap kecepatan dan bentuk bulan ketika mengelilingi bumi, Bulan selalu bergerak sepanjang waktu karena pergerakannya terkoordinasi, akurat dan jelas.

Dibawah ini terdapat beberapa pergerakan bulan yang tidak mengakibatkan perubahan setiap waktu:

Gerakan Bulan Mengelilingi Bumi Secara Teratur

Pergerakan bulan yang pertama ialah gerakan bulan mengelilingi bumi secara teratur. Gerakan bulan yang mengelilingi bumi secara teratur membuat kuaryel bulan terlihat berubah dan berbeda beda. Pergerakan bulan, posisi bulan dan bentuk bulan dipengarui oleh matahari dan bumi yang saling berkaitan sepanjang waktu. Bahkan ketiganya tidak akan merugikan satu sama lain dan tidak pernah berhenti untuk berhubungan. Selain itu matahari, bumi dan bulan memiliki poros dan tugas masing masing.

Rotasi Bulan

Pergerakan bulan selanjutnya ialah terjadinya rotasi bulan. Pergerakan rotasi bulan membutuhkan waktu yang sama dengan revolusi bumi yang mengelilingi bulan selama ratusan tahun. Maka dari itu kita dapat melihat penampakan bulan karena bulan menghadap bumi.

Gerakan Bulan Mengelilingi Matahari Secara Teratur

Pergerakan bulan yang terakhir ialah gerakan bulan mengelilingi matahari secara teratur. Bulan memerlukan waktu 12 kali untuk mengelilingi bumi namun membutuhkan waktu satu kali untuk mengelilingi matahari. Pergerakan bulan inilah yang dijadikan sebagai pedoman kalender masehi. Dengan begitu dalam satu tahun terdapat 12 bulan.  

Demikianlah penjelasan mengenai jenis jenis fase bulan beserta pergerakan bulan. Bulan merupakan salah satu jenis satelit alami di ruang angkasa yang paling besar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Rumus Bidang Miring Beserta Pengertian dan Contoh Soalnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.