Pengertian dan Contoh Kalimat SPOK Bahasa Indonesia Terlengkap

Diposting pada

Pengertian dan Contoh Kalimat SPOK Bahasa Indonesia Terlengkap – Saling berbincang merupakan salah satu kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial. Agar pesan dan maksud tersampaikan maka kita harus menggunakan struktur kalimat yang baik dan benar. Tanpa kita sadari setiap kalimat yang terlontar dari mulut kita membentuk struktur unik yang disebut SPOK. Perpaduan antara unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan membuatnya mudah untuk diterima pendengar.

Kalimat sendiri bisa dibagi menjadi beberapa jenis yakni majemuk, kritikan, setara, dan lain sebagainya. Meski demikian semua jenis tersebut selalu menggunakan pola kalimat SPOK sebagai struktur utamanya. Misalnya menyebutkan nama, menggunakan kata kerja, hingga menyertakan keterangan waktu maupun tempat. Hal semacam inilah yang mendasi landasan dari pola SPOK yang terkadang tidak disadari oleh siswa.

Pengertian dan Contoh Kalimat SPOK Terlengkap
Kalimat SPOK

Kalimat ialah satuan bahasa terkecil yang berbentuk tulisan ataupun lisan dengan serangkaian kata yang mempunyai pesan atau makna tertentu. Sebuah kalimat dapat menjadi baik dan benar jika mengandung unsur unsur seperti Subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K) dan Pelengkap (P). Kali ini saya akan membahas tentang pengertian kalimat SPOK dan contoh kalimat SPOK lengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian dan Contoh Kalimat SPOK Bahasa Indonesia Terlengkap

Dalam konteks kehidupan sehari-hari pola kalimat SPOK sudah sering kita pakai untuk berbincang-bincang. Misalnya di sekolah membicarakan tugas ataupun di rumah sekedar berbicara dengan orang tua. Namun mayoritas siswa tidak menyadarinya karena tidak mengetahui struktur dari pola kalimat tersebut.

Materi yang membahas pengertian kalimat SPOK sebenarnya sudah mulai diperkenalkan pada siswa bahkan sejak berada di bangku sekolah dasar. Pendalaman materi pun turut serta diberikan guru karena struktur SPOK menjadi modal awal untuk menginjak jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pembahasan lengkap dari setiap unsurnya pun bisa kalian baca secara mandiri di buku pedoman bahasa Indonesia.

Menurut saya pribadi materi yang mengajarkan pola kalimat SPOK sangat mudah untuk dikuasai. Mengapa demikian? karena cakupan pembahasannya tidak begitu banyak dan sederhana. Selama kita menghafalkan apa itu predikat, subjek, dan objek dan membedakan keterangan maka semua akan lancar. Tapi hal ini tidak berlaku jika kalian tak mampu menghafal rumus tersebut dengan benar. Oleh karenanya, pada artikel singkat kali ini saya ingin membedah struktur SPOK secara lengkap. Sebagai tambahan referensi, saya juga telah mempersiapkan beberapa contoh kalimat SPOK singkat yang dapat kalian analisa.

Apa Itu SPOK

Pengertian kalimat SPOK ialah jenis kalimat yang mengandung unsur kalimat seperti subjek, predikat, objek, dan keterangan bahkan dapat ditambahkan pula dengan pelengkap. Jenis kalimat tersebut merupakan jenis kalimat lengkap karena didalamnya terdapat serangkaian unsur yang utuh. Dibawah ini terdapat penjelasan masing masing unsur dalam kalimat tersebut:

Subjek

Pada dasarnya setiap pembicaraan memiliki subjek utama baik itu makhluk hidup maupun benda mati sekalipun. Begitu pula contoh kalimat SPOK yang menyertakan subjek di bagian awalnya. Kalian bisa mengartiaknnya sebagai orang atau pelaku dalam kalimat yang menjalankan sebuah kegiatan tertentu.

Baca juga : Pengertian dan Contoh Kalimat Larangan Bahasa Indonesia Terlengkap

Subjek tersebut dapat berupa kata benda, misalnya binatang, benda, nama orang, maupun tumbuhan. Perlu kalian ingat bahwa subyek tak selalu menerangkan makhluk hidup ataupun orang. Ada kalanya subjek dari sebuah percakapan adalah tempat ataupun benda mati. Misalnya pada kalimat “Sekolahku akan menggelar lomba baca puisi pada tanggal 20 mendatang”. Kata Sekolahku merepresentasikan subjek atau pelaku. 

Predikat

Predikat juga merupakan unsur yang terkandung dalam contoh kalimat SPOK. Predikat merupakan unsur kalimat yang merujuk pada kegiatan subjek. Dalam konteks tata bahasa predikat bisa kita artikan sebagai kata kerja. Misalnya mencuci, menyanyi, memasak, mendengkur, dan lain sebagainya. Predikat biasanya diletakan setelah subjek untuk menerangkan sebuah aktivitas atau kegaitan.

Objek

Selanjutnya dalam contoh kalimat SPOK juga terdapat unsur objek. Objek ialah unsur kalimat yang berupa tindakan subjek terhadap sesuatu hal. Objek tersebut dapat berupa kata benda. Contohnya pakaian, Ayah, singa, dan sebagainya.

Keterangan

Unsur yang terakhir dalam contoh kalimat SPOK ialah keterangan. Keterangan merupakan unsur kalimat yang berupa penjelasan dimana, bagaimana dan kapan peristiwa tersebut terjadi, kemudian disusun dalam bentuk kalimat. Unsur keterangan tersebut masih dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu:

  • Keterangan waktu, contohnya jam 8 malam, pada musim hujan, pada hari senin dan sebagainya.
  • Keterangan tempat, contohnya di kampus, di desa, di rumah dan sebagainya.
  • Keterangan tujuan, contohnya supaya sehat, agar nilainya bagus, untuk bertemu keluarganya dan sebagainya.
  • Keterangan penyerta, contohnya ditemani adiknya, bersama ibunya, dengan kakaknya dan sebagainya.
  • Keterangan cara, contohnya dengan bersemangat, dengan cepat, dengan serius, dan sebagainya.
  • Keterangan alat, contohnya menggunakan sendok, menggunakan mobil, menggunakan pisau, dan sebagainya.

Pelengkap

Pelengkap dapat dimasukan ke dalam contoh kalimat SPOK ataupun tidak. Pelengkap merupakan unsur kalimat yang memiliki fungsi menyerupai objek. Namun pada kalimat pasif, pelengkap tidak dapat diubah menjadi Subjek. Letak pelengkap biasanya berada setelah objek atau predikat. Misalnya adik memakai jaket yang bagus, gelas itu berisi jus apel.

Contoh Kalimat SPOK

Setelah mengenal unsur unsur dalam kalimat SPOK. Selanjutnya saya akan membagikan beberapa contoh kalimat SPOK yang meliputi:

  • Jojo membantu Ina dengan tulus.
  • Ibu mengenakan gaun baru ke pesta besuk malam.
  • Adik membeli mie ayam di depan rumah.
  • Presiden melantik Gubernur Jakarta besuk pada pukul 10 pagi.
  • Adik bermain kapal kertas di kamar mandi.
  • Ana belajar Bahasa Indonesia dengan sungguh sungguh.
  • Saya memperhatikan pelajarannya dengan serius.
  • Montir itu memperbaiki mobil dengan menggunakan tang.
  • Mereka menyekap Ani dirumah kosong.

Selain contoh kalimat SPOK diatas adapula contoh kalimat lainnya yang hanya mengandung beberapa unsur. Didalamnya hanya terdapat unsur subjek dan predikat, maupun unsur unsur lainnya. Syarat sebuah kata dapat menjadi kalimat ialah mengandung paling sedikit dua unsur yaitu Subjek dan Predikat. Misalnya : Ayah pergi.

Baca juga : 20 Contoh Kalimat Tanggapan Dalam Diskusi yang Baik dan Benar

Kalimat Bahasa Indonesia pada umumnya mempunyai 8 pola dasar yang dapat dikembangkan. Contoh kalimat SPOK merupakan salah satu pola dasar dalam kalimat Bahasa Indonesia. Berikut contoh pola dasar kalimat Bahasa Indonesia yaitu:

S-P (Subjek-Predikat)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia yang pertama ialah SP. Pola dasar ini hanya mengandung unsur subjek dan predikat saja. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P yaitu:

  • Ibu datang.
  • Adik pergi.
  • Kakak belajar.

S-P-O (Subjek-Predikat-Objek)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPO. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat dan objek. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-O yaitu:

  • Saya minum air.
  • Adik makan nasi.

S-P-Pel (Subjek-Predikat-Pelengkap)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPPel. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat dan pelengkap. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-Pel yaitu:

  • Saya minum yang manis.
  • Saya makan yang pedas.

S-P-O-Pel (Subjek-Predikat-Objek-Pelengkap)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPOPel. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat, objek dan pelengkap. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-O-Pel yaitu:

  • Saya makan mie yang pedas.
  • Saya makan mangga yang muda.

S-P-O-Pel-K (Subjek-Predikat-Objek-Pelengkap-Keterangan)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPOPelK. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-O-Pel-K yaitu:

Baca juga : Pengertian Kalimat Sumbang (Tidak Padu) Beserta Contoh Lengkap

  • Saya makan mie yang pedas dengan lahap.
  • Saya makan mangga yang muda dengan lahap.

S-P-K (Subjek-Predikat-Keterangan)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPK. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat, dan keterangan. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-K yaitu:

  • Saya tidur dengan nyenyak.
  • Saya makan dengan kenyang.

S-P-O-K (Subjek-Predikat-Objek-Keterangan)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia selanjutnya ialah SPOK. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat, objek dan keterangan. Adapun contoh kalimat SPOK yaitu:

  • Saya makan nasi di rumah.
  • Saya memasak nasi goreng di dapur.

S-P-Pel-K (Subjek-Predikat-Pelengkap-Keterangan)
Pola dasar kalimat Bahasa Indonesia yang terakhir ialah SPPelK. Pola dasar ini mengandung unsur subjek, predikat, pelengkap dan keterangan. Adapun contoh kalimat dengan pola S-P-Pel-K yaitu:

  • Saya makan yang manis dengan kenyang.

Sekian penjelasan mengenai pengertian kalimat SPOK dan contoh kalimat SPOK lengkap. Kalimat SPOK biasanya dapat berdiri sendiri dan termasuk kalimat relatif yang disertai dengan intonasi. Kalimat SPOK dapat dijadikan sumber informasi karena didalamnya terdapat unsur unsur yang lengkap untuk sebuah kalimat. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Baca Juga  Tanggapan atau Pertanyaan Dalam Diskusi Disampaikan Dengan Bahasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.