Pengertian Diferensiasi Sosial, Bentuk, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Diferensiasi Sosial, Bentuk, dan Contohnya – Tak semua orang sadar bahwa ternyata masyarakat terdiri dari beragam individu berbeda. Beberapa orang pasti sudah pernah mendengar istilah apa itu diferensiasi sosial. Fenomena sosial satu ini pada dasarnya menjadi pelajaran terpenting dalam hidup bermasyarakat. Masyarakat Indonesia terdiri dari latar belakang keluarga yang berbeda beda.

Contoh diferensiasi sosial masyarakat sebenarnya bisa kalian amati dalam lingkungan tempat tinggal. Misalnya warga dalam satu desa memiliki agama berbeda-beda yang terdiri dari islam, kristen, budha, dan sebagainya. Meski ada perbedaan sudut pandang tapi kalian tak bisa membandingkannya satu sama lain karena masing-masing mempunya ajaran berbeda.

Pengertian Diferensiasi Sosial, Bentuk, dan Contoh diferensiasi sosial masyarakat
Bentuk diferensiasi sosial masyarakat

Setelah menyimak konsep di atas apakah kalian sudah tau apa itu diferensiasi sosial? Masalahnya, tak semua siswa menguasai materi sosiologi satu ini karena berbagai faktor. Diferensiasi sosial merupakan serapan dari kata different yang mempunyai arti perbedaan atau segala bentuk klasifikasi terhadap perbedaan.

Fenomena satu ini sebenarnya mengacu pada klasifikasi terhadap perbedaan yang biasanya dianggap setara dalam masyarat sekitar. Adanya perbedaan tidak menentukan tinggi atau rendahnya dalam kedudukan, posisi atau status seseorang. Melainkan hanya menggambarkan keberagaman pada suatu masyarakat tertentu.

Pengertian Diferensiasi Sosial, Bentuk, dan Contohnya

Indonesia dikenal sebagai bangsa yang majemuk karena terdiri dari berbagai suku bangsa, agama, dan ras dalam satu Negara. Tak heran jika masing-masing daerah memiliki budaya serta kebiasaan berbeda di berbagai bidang. Meski punya banyak perbedaan tapi semua kalangan masyarakat ternyata mampu melebur menjadi satu berkat semboyan Bhineka tunggal ika.

Kita bisa mempelajari pengertian, bentuk, serta unsurnya dari buku pedoman ataupun LKS. Sedangkan contoh diferensiasi sosial masyarakat dapat kalian amati secara langsung karena fenomena ini terjadi di sekeliling kita. Di lain sisi guru pasti juga akan menyampaikan materi secara intensif sebagai bentuk pembekalan.

Semua aspek tersebut merupakan bagian dari bentuk diferensiasi sosial masyarakat yang wajib kita pelajari. Secara garis besar materi satu ini masuk dalam mapel IPS khususnya sosiologi dan mulai diajarkan pada siswa saat berada di bangku sekolah menengah. Cakupan pembahasan yang tidak terlalu banyak harusnya membuat kalian mudah menguasainya.

Sayangnya tak semua siswa sependapat karena ada beberapa yang kesulitan menguasai materi. Padahal bentuk diferensiasi sosial sendiri sering muncul sebagai butir soal ketika ujian berlangsung. Lantas apa itu diferensiasi sosial masyarakat? Dalam artikel kali ini kita akan membahasnya secara terperinci.

Pengertian Diferensiasi Sosial

Secara etimologi definisi diferensiasi sosial terdiri dari 2 kata yaitu deferent yang artinya berbeda dan social artinya hubungan yang ada dalam masyarakat. Secara umum definisi diferensiasi sosial adalah perbedaan anggota pada masyarakat yang dilakukan secara horizontal. Maksudnya fenomena perbedaan antar individu atau kelompok dalam masyarakat yang tidak menunjukkan adanya tingkatan yang lebih tinggi atau lebih rendah.

Perwujudan atau bentuk diferensiasi sosil sendiri merujuk pada perbedaan penggolongan warga masyarakat dalam hal-hal yang tidak menunjukkan tingkatan. Seperti contoh etnis atau Suku Bangsa, Agama, jenis kelamin/gender dan lain sebagainya. Jadi tidak ada yang lebih tinggi maupun lebih rendah. Jika mengamati contoh diferensiasi sosial masyarakat di sekitar maka kalian akan menemukan bahwa semuanya setara antara satu dengan yang lainnya.

Baca juga: Contoh Diferensiasi Sosial dalam Kehidupan Masyarakat

Perbedaan pendapat pun pernah mencuat dari para ahli yang mendeskripsikan fekomena satu tersebut. Hingga akhirnya disepakati bahwa jenis diferensiasi dipengaruhi oleh dua faktor utama yang melekat pada individu. Untuk lebih jelasnya simaklah penjelasan di bawah:

  • Berdasarkan ciri fisik : diferensiasi timbul karena perbedaan ciri-ciri fisik tertentu. Misalnya warna kulit, warna mata, bentuk rambut, bentuk mata, bentuk hidung, dan bentuk rahang.
  • Berdasarkan ciri sosial : diferensiasi sosial timbul karena terdapat perbedaan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat. Contohnya perbedaan peranan, prestise, dan kekuasaan.

Bentuk Diferensiasi Sosial

Sebagai proses atau fenomena yang terjadi di tengah masyarakat tentunya diferensiasi mempengaruhi berbagai bidang. Kita tak bisa mengelompokannya secara general karena bentuk diferensiasi sosial masyarakat pun berbeda sesuai jenisnya. Dalam konteks pendidikan kalian bisa mempelajari bentuk-bentuk tersebut dari buku pedoman serta LKS.

Tapi setelah penjabaran pengertian diferensiasi sosial di atas sebenarnya kita dapat menemukan faktor yang berpotensi menjadi contoh diferensiasi sosial masyarakat. Secara garis besar ada 6 bentuk yang dapat menyebabkan munculnya pengelompokan berdasar perbedaan yakni:

Jenis Kelamin

Bentuk diferensiasi sosial pertama dan paling baku adalah gender. Jenis kelamin termasuk dalam diferensiasi sosial karena tidak dapat menunjukan perbedaan tingkatan. Secara hakiki laki laki dan perempuan memiliki derajat yang sama. Laki-laki biasanya memiliki kekuatan yang lebih daripada perempuan, akan tetapi hal tersebut tidak dapat menunjukan bahwa kaum adam lebih unggul atau lebih tinggi dari perempuan.

Contoh diferensiasi sosial jenis kelamin dapat kalian perhatikan hampir di semua aspek kehidupan. Misalnya perangkat sekolah terdiri dari guru laki-laki dan perempuan. Hal ini pun berlaku juga dalam bidang lain tak hanya soal pekerjaan maupun pendidikan.

Klan

Klan berasal dari kata clannyang berarti “anak-anak” atau “keturunan” (yang bukan keluarga). Klan berarti sekelompok orang yang disatukan oleh hubungan kekerarabatan atau seketurunan baik actual maupun tidak. kelompok kekerabatan yang berasal dari ibu disebut dengan matrilineal, sedang garis keturunan dari ayah disebut dengan patrilineal. Dan dari nenek moyang yang bukan manusia sering disebut totem yang biasanya adalah hewan.

Karena indonesia adalah negara majemuk maka kita bisa menemukan bentuk klan dengan cukup mudah. Seperti budaya orang batak yang memiliki harga hutabarat, hutapea, hutagalung, simanjuntak, dan lain seabgainya. Ataupun suku yang mendiami provinsi aceh biasanya akan didominasi marga cut nyak.

Suku Bangsa

Contoh diferensiasi sosial masyarakat yang paling mencolok terlihat dari segi suku. Indonesia terkenal dengan banyaknya suku yang ada, suku bangsa sendiri adalah golongan sosial yang terbentuk karena yang ditandai dengan adanya kesatuan pada karakteristik, pola perilaku, adat istiadat, asal usul serta kebudayaan.

Ciri-ciri mendasar dalam suku bangsa dapat kalian lihat dari fisik, Bahasa daerah, adat istiadat dan juga kesenian. Tidak bisa dijadikan tolak ukur bahwa seseorang memiliki derajat yang lebih tinggi apabila berasal dari suku bangsa tertentu. Banyaknya suku bangsa yang ada di Indonesia memiliki persamaan derajat yang berbeda yang dijamin oleh konstitusi hukum Indonesia.

Ras

Menurut KBBI Ras adakah golongan bangsa berdasarkan ciri fisik dan rumpu bangsa. Secara umum Ras adalah sekelompok individu yang berbeda dengan kelompok lain berdasarkan ciri-ciri fisik bawaan. Setiap manusia terlahir dari latar belakang keluarga yang berbeda beda dan memiliki ciri fisik yang berbeda dan juga khas.

Contoh diferensiasi sosial masyarakat satu ini berkaitan dengan warna kulit, bentuk rambut, bibir, dan bentuk lipatan mata. Ada beberapa ras yang ada di Indonesia salah satunya adalah :

  1. Ras Australoid merupakan ras yang memiliki ciri khas fisik yaitu tubuh sedang dengan rambut keriting, mata yang hitam, bibir tebal serta kulit berwarna hitam.
  2. Ras Mongoloid adalah ras yang memiliki ciri khas fisik rambut lurus, mata yang sipit, memiliki kulit berwarna kuning dan bibir tipis.
  3. Ras Cucasaois merupakan ras yang memiliki ciri khas fisik yang umumnya dimiliki oleh penduduk asli di wilayah Eropa maupun Asia Utara.
  4. Ras Negroid adalah ras yang memiliki ciri khas fisik yang umumnya dimiliki oleh penduduk asli dari wilayah Afrika serta sebagian wilayah Asia.

Agama

Agama sendiri sudah masuk kedalam privasi seseorang karena menyangkut keyakinan masing masing yang di anggap benar dan juga menjadi pedoman hidup bagi manusia. Dalam agama tidak ada yang Namanya tingkatan dan semua sejajar atau horizontal. Setiap orang memiliki agama sendiri sendiri yang mereka Yakini dan setiap agama juga mengajarkan kebaikan untuk menjaga hubungan bai kantar umat manusia dan juga tuhannya.

Bentuk diferensiasi sosial masyarakat satu ini menurut saya adalah yang paling rasional. Sehingga di dalam agama tidak ada status yang lebih rendah dan juga status yang lebih tinggi semua setara berdasarkan kepercayaan masing-masing. Di Indonesia ada 6 agama yaitu islam, Protestan, katolik, hindu, budha, konghucu dan juga masih ada keyakinan trasional lainnya.

Profesi

Kita tau bahwa setiap orang memiliki profesi atau pekerjaannya berbeda satu sama lain. Profesi adalah penggolongan anggota masyarakat berdasarkan jenis pekerjaan masing-masing. Contoh diferensiasi sosial masyarakat di bidang profesi terjadi karena semua kegiatan membutuhkan keahlian khusus.

Inilah alasan mengapa setiap orang memiliki pekerjaan berbeda sesuai dengan keahlian mereka. Maka dari itu profesi tidak dapat kalian jadikan sebagai bandingan antar individu satu dengan lainnya. Misalnya jenis profesi atau pekerjaan dokter, guru, jurnalis dan masih banyak lagi.

Contoh Diferensiasi Sosial

Tak semua siswa mampu ketika diminta menyebutkan contoh diferensiasi sosial masyarakat dengan baik dan benar. Faktor penyebabnya pun sebenarnya cukup sepele karena mereka tak mengetahui konsep dasarnya. Padahal berbagai penjelasan secara teoritis pun sudah pernah disampaikan oleh guru saat pembelajaran IPS berlangsung.

Padahal materi tersebut sering muncul dan menjelma sebagai butir soal ujian, ulangan harian, maupun PAT/PAS. Inilah alasan penting mengapa kalian harus menguasai materinya. Secara garis besar berbagai contoh diferensiasi sosial masyarakat di berbagai bidang dapat kalian amati dengan mudahnya. Misalnya beda pekerjaan antara orang tua dan tetangga sebelah rumah.

Nah, Agar kalian lebih paham lagi tentang bentuk diferensiasi sosial maka simaklah beberapa contoh berikut:

  1. Perbedaan keyakinan atau agama yang ada di Indonesia seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, Konghuchu.
  2. Perbedaan menurut basa daerah masing masing seperti Bahasa jawa, sunda, batak dll
  3. Perbedaan berdasarkansukunya, seperti suku Jawa, Batak, Madura, Sunda dan lainnya.
  4. Perbedaan warna kulit yang ada di masyarakat Indonesia, seperti warna kulit putih, kuning langsat, sawo matang, hitam, coklat dan lain sebagainya.
  5. Penggolongan masyarakat Indonesia menurut profesi atau pekerjaannya, contohnya seperti karyawan, pemegang saham, pengusaha, buruh dan lainnya.
  6. Penggolongan masyarakat menurut adatnya, seperti adat Bali, adat Jawa, adat Sunda, adat Batak dan lainnya.

Sebenarnya ada banyak sekali contoh diferensiasi sosial masyarakat di berbagai bidang yang tak kita sadari. Selain bentuk diferensiasi di atas kalian bisa mencari tambahan referensi dari buku pedoman maupun mencarinya sendiri lewat internet. Kemungkinan, saya pun akan kembali membahasnya secara lengkap pada kesempatan selanjutnya.

Nah itu adalah beberapa contoh diferensiasi sosial yang ada di Indonesia. Sekian artikel yang sedikit banyak membahas pengertian diferensiasi sosial, bentuk dan contohnya. Semoga ilmu yang didapat bisa lebih bermanfaat bagi penulis dan juga kalian semua.

Baca Juga  Mirisnya Penegakan Hukum di Negara Indonesia