Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris

Diposting pada

Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan AntroposentrisAlam semesta beserta isinya merupakan objek penelitian yang tidak ada hentinya untuk dipelajari. Bahkan penelitin tersebut bersifat terus menerus hingga sekarang ini. Berdasarkan penelitian yang ada, alam semesta ini terbentuk dengan berdasar teori geosentris, teori heliosentri, dan teori antroposentris. Lalu apa pengertian Teori Geosentris? Apa pengertian Teori Heliosentris? Apa pengertian Teori Antroposentris? Alam semesa ialah ruang tak terbatas yang tersusun oleh segala materi, radiasi dan tenaga. Alam semesta atau jagat raya tersebut tidak dapat diukur batasnya dengan jelas.

Apakah anda tahu apa saja perbedaan teori geosentris, heliosentris dan antroposentris? Kalau antroposentris merupakan teori yang berisi pernyataan bahwa manusia adalah pusat alam semesta. Kemudian untuk teori geosentris merupakan teori yang berisi pemahamam bahwa bumi adalah pusat alam semesta. Sedangkan teori heliosentris merupakan teori yang berisi pemahaman bahwa matahari adalah pusat tata surya.

Manusia hanya mengenal sebagian kecil dari alam semesta seperti bintang, planet, galaksi, nebula, meteor, matahari, komet, bulan dan asteroid. Namun sebenarnya masih banyak sekali benda benda alam semesta yang belum terungkap. Hal ini dikarenakan manusia hanya memiliki alat yang terbatas dalam mengungkap rahasia alam semesta. Nah pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pengertian Teori Geosentris, pengertian Teori Heliosentris, dan pengertian Teori Antroposentris. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris

Seperti yang kita tahu bahwa bumi ini merupakan salah satu bagian dari alam semesta. Apa itu alam semesta? Alam semesta adalah seluruh ruang, waktu dan semua isinya yang berisi bintang, galaksi, planet dan semua bentuk materi maupun usaha. Alam semesta dan unsur unsur di dalamnya dapat diteliti dengan menggunakan beberapa teori. 

Sebelum meneliti alam semesta, bumi dan benda langit lainnya menggunakan benda benda canggih, banyak sekali anggapan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan alam semesta ini. Bahkan adapula yang berpendapat bahwa bumi merupakan pusat tata surya, bentuk bumi ialah kotak, dan masih banyak lagi. Namun seiring berkembangnya jaman, ilmu pengetahuan semakin berkembang pula. Adapula anggapan mengenai Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris.

Baca Juga  Penyebab Kenapa Indonesia Disebut Negara Maritim

Anggapan inilah yang digunakan untuk membuat teleskop dan alat canggih lainnya. Dengan begitu kita dapat mengetahui berbagai hal tentang tata surya dan alam semesta. Dibawah ini terdapat penjelasan mengenai pengertian Teori Geosentris, pengertian Teori Heliosentris, dan pengertian Teori Antroposentris.

Baca juga : Bentuk Bentuk Muka Bumi Daratan Dan Perairan

Teori Geosentris

Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris
Teori Geosentris

Pengertian Teori Geosentris ialah teori yang memaparkan bumi dikelilingi oleh benda langit dan bumi dijadikan sebagai pusat alam semesta. Teori ini muncul pada abad ke 6 sebelum masehi dan didukung oleh beberapa ilmuan seperti Anaximander, Aristoteles, Plato, Pythagoras, dan Socrates. 

Teori Heliosentris

Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris
Teori Heliosentris

Pengertian Teori Heliosentris ialah teori yang memaparkan matahari dikelilingi oleh benda benda langit dan matahari dijadikan sebagai pusat alam semesta. Teori tersebut tercipta setelah penemuan Teleskop yang digunakan untuk mengamati benda benda galaksi yang mengelilingi matahari. Teori ini bahkan didukung oleh beberapa ilmuan seperti Galileo, Nucolaus Copernicus, Isaac Newton, dan Johanes Kepler.

Baca juga : Siklus Hidrologi (Pengertian, Proses Terjadinya, dan Macam)

Teori Antroposentris

Pengertian Teori Geosentris, Heliosentris, dan Antroposentris
Teori Antroposentris

Pengertian Teori Antroposentris ialah teori yang memaparkan bahwa manusia sebagai pusat segala galanya. Teori ini muncul ribuan tahun sebelum Masehi seperti pada masa bangsa Babylon atau pada masa primitif. Namun setelah manusia mengenal tentang bumi dan benda langit. Kemudian matahari, bumi, bulan dan bintang disamakan dengan manusia, hewan dan tumbuhan.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian Teori Geosentris, pengertian Teori Heliosentris, dan pengertian Teori Antroposentris. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda. Terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.