10 Sifat Sifat Cahaya dan Contohnya Terlengkap

Diposting pada

10 Sifat Sifat Cahaya dan Contohnya Terlengkap – Pada umumnya berkas cahaya dapat bermanfaat untuk membuat suatu benda dapat dilihat oleh mata kita. Hal ini dikarenaan benda memantulkan berkas cahaya tersebut menuju mata kita. Benda benda yang bisa memancarkan cahaya biasanya dinamakan dengan sumber cahaya. Adapun contoh sumber cahaya tersebut yaitu bintang bintang, sumber cahaya buatan (lilin, korek api, lampu pijar, listrik dan lain lain) serta matahari.

Apakah anda tahu apa saja sifat sifat cahaya itu? Apa yang dimaksud cahaya? Pengertian cahaya menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah terang atau sinar dari suatu hal bersinar seperti lampu, bulan dan matahari, dimana mata dapat menangkap bayangan dari benda benda sekitar. Selain itu cahaya juga dapat diartikan sebagai energi kasat mata berbentuk gelombang elektromagnetik dengan gelombang yang panjangnya sekitar 380 – 750 nm (1 nm = 1 x 10‾⁹ m). 

Cahaya dalam bidang Fisika bahkan dapat didefinisikan sebagai radiasi elektromagnetik yang panjang gelombangnya dapat dilihat ataupun tidak. Cahaya sendiri juga dapat disebut dengan foton atau paket partikel. Secara umum manusia memang membutuhkan cahaya, dimana cahaya secara awan diperlukan untuk penerangan dirumah ataupun di jalanan. Bagaimana sifat sifat cahaya itu? Dalam pembahasan ini terdapat beberapa hal terkait cahaya yang dijelaskan seperti sifat sifat, contoh maupun pengertian cahaya itu sendiri.

10 Sifat Sifat Cahaya dan Contohnya Terlengkap

Cahaya merupakan salah satu gelombang elektromagnetik yang sangat bermanfaat bagi makhluk hidup serta mempunyai beberapa sifat di dalamnya. Cahaya memang setiap hari kita butuhkan karena mata manusia memiliki kemampuan untuk melihat sesuai dengan cahaya disekitarnya.

Apakah cahaya dapat dilihat? Kita sebenarnya tidak bisa melihat cahaya dalam medium apapun, baik secara visual maupun langsung. Maka dari itu secara tidak langsung cahaya tersebut dapat kita lihat melalui medium tertentu. Cahaya secara sederhana merupakan gelombang atau salah satu bagian yang terdapat dalam gelombang elektromagnetik.

Meskipun cahaya tidak dilihat secara langsung, namun kita masih dapat melihatnya secara tidak langsung melalui medium tertentu. Cahaya sendiri secara umum memiliki beberapa sifat di dalamnya. Apa saja sifat sifat cahaya itu? Di bawah ini terdapat beberapa sifat dalam cahaya yaitu meliputi:

Baca juga : Pengertian Gelombang Longitudinal, Rumus, dan Contoh Soal

Cahaya Merambat Lurus

Kecepatan yang dimiliki cahaya untuk merambat lurus besarnya 3 x 10⁸ m/s. Hal ini dibuktikan dengan danya senter yang menyala. Apabila anda perhatikan, senter memiliki berkas cahaya yang bentuknya garis lurus. Maka dari itu cahaya memiliki sifat merambat lurus sehingga dapat digunakan pada sinar laser.

Menembus Benda Bening

Cahaya pada umumnya dapat menembus benda bening seperti kaca, dimana melalui benda bening tersebut cahaya dapat masuk dan diteruskan secara penuh. Dengan kata lain cahaya ini tidak mengalami pemantulan sama sekali. Sifat pada cahaya tersebut digunakan untuk membuat lampu. Apabila anda perhatikan, permukaan yang dimiliki lampu dibuat bening agar cahaya pada lampu dapat diteruskan menuju ruangan.

Mengalami Pemantulan (Refleksi)

Sifat sifat cahaya selanjutnya ialah mengalami pemantulan atau refleksi. Cahaya pada umumnya dapat dipantulkan atau tidak dapat diteruskan ketika melewati sebuah penghalang seperti tembok, besi ataupun kayu. Pemantulan cahaya menurut bentuk pantulannya dapat dibagi menjadi dua jenis seperti pemantulan baur maupun pemantulan teratur.

Terjadinya pemantulan teratur apabila benda dilewati oleh seberkas cahaya di permukaan rata seperti cermin. Kemudian terjadinya pemantulan baur apabila bidang yang tidak rata dilewati oleh seberkas cahaya, misalnya batu bata, kayu dan sebagainya.

Baca juga : Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis Beserta Persamaannya

Mengalami Pembiasan (Refraksi)

Apakah anda pernah melihat sebagian pensil yang dicelupkan dalam air hingga seakan akan terlihat patah. Terjadinya hal ini disebabkan oleh cahaya yang melewati dua medium berbeda seperti dari udara menuju air. Apabila dua medium berbeda indeks biasnya dilalui oleh seberkas cahaya, maka cahaya tersebut akan memiliki kecepatan yang berbeda juga. Kecepatan cahaya yang berbeda inilah akan membuat pensil seakan akan terlihat patah. Peristiwa seperti ini dinamakan dengan pembiasan cahaya.

10 Sifat Sifat Cahaya dan Contohnya Terlengkap
Contoh Pembiasan Cahaya

Mengalami Penguraian (Dispersi)

Sifat sifat cahaya selanjutnya ialah mengalami penguraian atau dispersi. Dispersi biasanya tidak dapat dilepaskan dari adanya pembentukan pelangi. Dispersi sendiri dapat diartikan sebagai peristiwa cahaya polikromatik (putih) yang terurai menjadi monokromatik (merah ungu). Maka dari itu peristiwa dispersi tersebut dapat menghasilkan cahaya. 

Secara umum sifat cahaya matahari ialah polikromatik sehingga tetes air hujan di atmosfer dapat mengalami pembiasan sudut yang tidak sama. Pada akhirnya cahaya matahari mengalami penguraian warna monokromatik menjadi polikromatik. Kemudian warna monokromatik ini akan berada di belakang tetesan air hujan untuk dipantulkan menjadi pelangi dan speris.

Mengalami Pelenturan (Difraksi)

Pengertian difraksi ialah arah rambat cahaya yang mengalami pembelokan ketika melalui celah sempit. Difraksi pada cahaya inilah yang akan menghasilkan daerah terang dan gelap.

Mempunyai Energi

Sifat sifat cahaya selanjutnya yaitu mempunyai energi. Pada umumnya kulit akan terasa panas jika berjemur di bawah teriknya Matahari dengan waktu yang lama. Kulit yang menerima kalor atau panas ini menjelaskan bahwa energi yang dimiliki cahaya dapat berbentuk energi kalor.

Merambat Tanpa Medium

Merambatnya gelombang biasanya disebabkan adanya medium seperti gelombang tali yang terdapat di udara. Bahkan merambatnya cahaya tersebut dapat terjadi di ruang hampa. Misalnya sesampainya cahaya Matahari yang melalui ruang hampa di luar angkasa hingga dapat menuju Bumi. Apabila merambatnya cahaya tidak dapat menembus ruang hampa, maka matahari tidak akan sampai ke Bumi sekalipun.

Bersifat Dualisme

Sifat sifat cahaya selanjutnya ialah dualisme. Dualisme ialah cahaya biasa atau dapat dinamakan dengan partikel/gelombang. Cahaya dapat dinamakan gelombang karena mempunyai panjang gelombang di dalamnya. Kemudian Arthur Compton (ilmuan dari Amerika) telah menemukan susunan cahaya yang berasal dari partikel. Buktinya diantara partikel terdapat tumbukan partikel cahaya yang menyusunnya dengan elektron.

Pemancarannya Berbentuk Radiasi

Pengertian radiasi ialah pemancaran energi berbentuk kalor atau gelombang. Maka dari itu ketika kita bersentuhan dengan cahaya akan membuat kulit terasa panas, baik cahaya lampu, laser dengan daya tinggi, matahari dan sebagainya. Cahaya yang mempunyai energi panas tersebut dapat dibuktikan dengan adanya radiasi ini.

Sekian penjelasan mengenai sifat sifat cahaya dan contohnya lengkap. Cahaya dapat dilihat oleh mata kita dengan adanya sifat sifat seperti di atas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Cara Membuat Magnet Dengan Induksi, Digosok dan Elektromagnetik Lengkap