Apa yang Dimaksud Pelestarian In Situ? Berikut Penjelasan dan Contohnya

Diposting pada

Apa yang Dimaksud Pelestarian In Situ? Berikut Penjelasan dan Contohnya – Melestarikan keragaman flora dan fauna sudah menjadi kewajiban kita sebagai generasi Muda. Untuk melakukanya ditempuhlah beberapa strategi pelestarian sesuai keadaan. Berdasar metodenya, usaha pelestarian bisa diwujudkan menjadi dua jenis yakni Insitu dan Exsitu.

Pengertian pelestarian In Situ dan Contohnya
Pengertian dan contoh pelestarian in situ

Baik pengertian pelestarian In Situ maupun contohnya sudah terangkum di buku LKS. Tapi karena minimnya literasi membuat sejumlah siswa sering salah menilai perbedaan pelestarian In Situ dan Ex Situ. Maka dari itu, dalam artikel kali ini saya akan coba mengupas tuntas materi tersebut.

Apa yang Dimaksud Pelestarian In Situ? Berikut Penjelasan dan Contohnya

Untuk menjaga keberagaman tersebut diperlukan adanya strategi konservatif yang berfokus pada pemeliharaan hewan dan tumbuhan. Dalam konteks pendidikan kita biasa menyebutnya sebagai pelestarian insitu dan exsitu. Meski memiliki tujuan yang sama namun keduanya memakai metode yang berbeda.

Dalam artikel kali ini kita akan mempelajari apa yang dimaksud pelestarian in situ terlebih dulu. Tidak hanya definisinya semata tapi saya juga telah mempersiapkan pendalaman materi yang mencakup tujuan, kelebihan, dan contoh pelestarian in situ.

Pengertian Pelestarian In Situ

Pelestarian in situ adalah upaya untuk menjaga dan melindungi spesies serta ekosistem di habitat alaminya. Pendekatan ini menekankan pentingnya membiarkan spesies hidup di lingkungan alami mereka tanpa harus dipindahkan. Tujuannya tak lain untuk mempertahankan keanegaraman hayati secara alami dan memastikan kelangsungan hidup spesies serta ekosistemnya.

Pelestarian in situ melibatkan perlindungan langsung terhadap dua aspek. Yakni spesies flora fauna serta habitat alami spesies tersebut tinggal. Untuk mengatasi permasalahan yang muncul dalam pelestarian insitu maka pemangku kebijakan pun harus membuat regulasi ketat. Membatasi aktivitas manusia yang merusak habitat hewan dan tumbuhan pun jadi salah satu solusinya.

Kesimpulan: Apa yang dimaksud pelestarian In Situ adalah sebuah upaya yang diwujudkan dalam strategi konservatif untuk melindungi spesies hewan dan tumbuhan di habitat alaminya.

Manfaat dan Kelebihan Pelestarian In Situ

Banyak pakar menilai bahwa pelestarian in situ memiliki tingkat kesuksesan lebih tinggi daripada ex situ. Demikian pula metodenya juga lebih mudah karena flora dan fauna tidak perlu beradaptasi dengan lingkungan baru di luar habitat aslinya.

Di indonesia sendiri ada banyak contoh pelestarian in situ yang tersebar di setiap daerah. Tapi taukah kalian apa saja manfaat serta kelebihan yang diperoleh dengan metode konservasi satu ini?

Secara garis besar, jawaban pertanyaan di atas memang dapat kalian temukan pada buku pedoman IPA/Sains. Tapi tidak ada salahnya apabila saya juga menyertakan informasi itu. Adapun beberapa manfaat Pelestarian In Situ adalah:

  1. Melestarikan keanekaragaman hayati untuk generasi mendatang.
  2. Mendukung penelitian serta edukasi tentang habitat alami.
  3. Meninkatkan kualitas hidup lewat pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan.
  4. Menjaga stabilitas dan keseimbangan ekosistem alam.

Contoh Pelestarian In Situ

Setelah belajar apa yang dimaksud pelestarian in situ beserta manfaatnya. Kurang lengkap apabila kita belum mengetahui contoh pelestarian in situ khususnya di Indonesia.

Indonesia termasuk negara yang berkomitmen menerapkan strategi konservasi insitu. Letak yang strategis dan beriklim tropis membuat Negara kita kaya akan ragam flora dan fauna. Persebaranya pun bisa dibilang cukup merata dan menariknya tiap daerah memiliki keanekaragaman hayati yang berbeda.

Hal itulah yang coba dilindungi oleh segenap warga negara dengan mendirikan berbagai lembaga pelestarian. Dalam sesi terakhir, saya akan jelaskan berbagai jenis dan contoh pelestarian in situ.

Cagar Alam

Contoh pelestarian in situ di Indonesia terwujud dengan keberadaan cagar alam. Cagar alam sendiri merupakan wilayah yang menjaga kelestarian flora dan fauna. Sifatnya pun mengikat dan resmi akrena dilindungi undang undang.

Sebagai jenis pelestarian in situ, cagar alam memegang peran penting sebagai kawasan lindung untuk habitat flora dan fauna. Adapun contoh cagar alam yang lestari dan menjadi destinasi wisata populer yakni:

  1. Telaga Ranjeng.
  2. Tlogo dringo.
  3. Kawah ijen.
  4. Gunung gede pangrango.
  5. Pulau komodo.
  6. Lembah anai.

Suaka Margasatwa

Suaka margasatwa menjadi contoh pelestarian in situ yang cukup populer di Indonesia. Suaka sendiri adalah kawasan lindung khusus untuk pelestarian hewan yang berada di ambang kepunahan. Ancaman punah tersebut muncul dari berbagai faktor mulai dari sulit berkembang biak, perburuan ilegal oleh manusia, dan lain-lain.

Banyak yang sebenarnya salah mengartikan suaka margasatwa dan kebun binatang. Apabila kalian juga demikian maka simaklah beberapa contoh suaka di bawah:

  1. Suaka margasatwa gunung leuser.
  2. Suaka margasatwa gunung ujung kulon.
  3. Suaka margasatwa pulau baun.
  4. Suaka margasatwa muara angke.

Taman Nasional

Taman nasional memiliki konsep yang hampir sama layaknya cagar alam. Contoh pelestarian in situ satu ini merupakan sebuah kawasan yang memiliki ekosistem asli dan alami. Taman nasional biasa dimanfaatkan untuk mendukung penelitian, praktek ilmu pengetahuan, serta kegiatan budidaya.

Contoh taman nasional yang terkenal di Indonesia adalah:

  1. Taman nasional gunung merbabu.
  2. Taman nasional gunung rinjani.
  3. Taman nasional bukit barisan.
  4. Taman nasional gunung leuser.

Hutan Lindung

Jenis sekaligus contoh pelestarian in situ terakhir diwujudkan dalam bentuk hutan lindung. Jenis htan ini memiliki banya fungsi yakni sebagai pencegah banjir, memelihara kesuburan tanah, mencegah erosi, dan lain sebagainya.

Sebagai negara yang dijuluki “paru paru dunia” Indonesia memiliki banyak sekali hutan lindung. Misalnya hutan lindung betung kerihun dan hutan lindung sungai wain.

Kesimpulannya, apa yang dimaksud pelestarian In Situ adalah sebuah metode konservasi flora dan fauna di habitat aslinya. Sehingga jenis pelestarian ini sama sekali tak memerlukan isolasi, karantina, ataupun pemindahan satwa.

Pelestarian In Situ lebih mengedepankan strategi konsevasi secara alami dimana ekosistem dan lingkungan terbentuk Secara alamiah. Sedangkan peran manusia hanya sebagai pengawas dan pengamat semata.

Sekian artikel singkat yang dapat saya sampaikan. Semoga dengan terbitnya artikel di atas dapat menjawab segala pertanyaan kalian tentang pengertian pelestarian In Situ dan contohnya.

Baca Juga  Alat Alat Laboratorium Beserta Fungsi Dan Gambarnya