Setelah Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia Harus Berhadapan Dengan

Diposting pada

Setelah Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia Harus Berhadapan Dengan – Seperti yang kita tahu bahwa tanggal 16 Agusutus 1945, Soekarno memberikan keputusan untuk memproklamasikan Indonesia dihari berikutnya setelah mendengar kabar Jepang tidak memiliki kekuatan lagi. Kabar tentang proklamasi tersebut menyebar melalui selebaran sementara oleh pasukan militer Indonesia maupun melalui radio di masa perang. Kemudian kediaman Soekarno mulai dipertahankan oleh para pemuda, PETA atau Pasukan Pembela Tanah Air, dan yang lainnya.

Lantas setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan siapa? Negara Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945. Kemudian pada tanggal 18 Agustus 1945 mulai berdiri organisasi PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia), dimana Soekarno dilantik sebagai Presiden dan Mohammad Hatta selaku Wakil Presiden. Di kala itu konstitusi yang digunakan berasal dari rancangan di hari hari sebelumnya. Setelah itu membuat parlemen sementara yaitu KNIP atau Komite Nasional Indonesia sampai melaksanakan pemilu.

setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan
Perlawanan Setelah Indonesia Merdeka

Pada tanggal 31 Agustus, KNIP mendeklarasikan pemerintahan baru dan menghendaki Republik Indonesia memiliki 8 provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku (termasuk Papua), Sumatra, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Sulawesi, dan Kalimantan (tidak termasuk wilayah Sabah, Sarawak dan Brunei). Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan siapa. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Setelah Memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia Harus Berhadapan Dengan

Pada artikel sebelumnya saya telah menjelaskan tentang kehidupan ekonomi Indonesia pada awal kemerdekaan. Kemudian usaha kemerdekaan ini mulai disimpati oleh persatuan kelautan Australia dari tahun 1945 – 1949 dengan cara melarang semua pelayaran Belanda selama konflik berlaku sehingga Belanda tidak memiliki suplai dan dukungan logistik yang dibutuhkan untuk membentuk kekuasaan kolonial lagi.

Belanda terus melakukan upaya untuk berkuasa lagi, tetapi hal ini dihadapi dengan perlawanan yang kuat. Pasukan Belanda setelah kembali ke Jawa segera merebut ibu kota kolonial Batavia lagi sehingga Yogyakarta dijadikan sebagai ibu kota oleh para Nasionalisme. Bangsa Indonesia setelah melaksanakan kemerdekaan terus mengalami peperangan karena beberapa negara lain ingin kembali menguasai Indonesaia. Misalnya saja Belanda, Jepang dan Sekutu.

Baca Juga  Sejarah Agresi Militer Belanda 1 dan 2 Lengkap

Setelah memahami sejarah perumusan teks proklamasi tersebut tentunya anda telah memahami sedikit tentang bagaimana perjuangan bangsa Indonesia tersebut. Jika anda sudah paham, coba kerjakan soal di bawah ini:

Setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan . . .
A. Jepang dan Belanda.
B. Jepang dan Inggris
C. Jepang, Belanda, dan Sekutu
D. Jepang, Belanda, dan Inggris

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah pilhan C. Jepang, Belanda, dan Sekutu.

Seperti yang kita tahu bahwa setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan Belanda, Jepang, dan Sekutu. Di bawah ini terdapat bukti penyerangan Belanda, Jepang, dan Sekutu terhadap Indonesia yang dibonceng oleh Netherlands Indies Civil Administration / NICA yaitu sebagai berikut:

  1. Pertempuran melawan Jepang, seperti pertempuran Krueng Panjao Aceh tanggal 24 November 1945 dan pertempuran 5 hari di Semarang.
  2. Pertempuran melawan Belanda, seperti serangan umum di Surakarta tanggal 7 Agustus 1949, peristiwa 1 Maret 1949, dan pertempuran 5 hari di Palembang.
  3. Pertempuran melawan Sekutu, seperti pertempuran Bandung Lautan Api, pertempuran Medan Area. peristiwa 10 November di Surabaya, pertempuran Ambarawa, serangan umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, dan sebagainya.

Inilah bukti bahwa setelah memproklamasikan kemerdekaan indonesia harus berhadapan dengan Jepang, Belanda dan Sekutu. Pihak Sekutu yang dimaksud tidak hanya negara Inggris saja, tetapi juga beberapa negara yang terlibat di Perang Dunia II. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.