5 Bagian Baterai Kering Beserta Fungsi dan Cara Kerja Terlengkap

Diposting pada

5 Bagian Baterai Kering Beserta Fungsi dan Cara Kerja Terlengkap – Apakah anda tahu apa itu baterai? Pengertian baterai secara sederhana ialah alat yang melakukan reaksi kimia untuk dapat menghasilkan listrik. Adapula yang mengartikan baterai sebagai alat pengubah energi kimia untuk dijadikan energi listrik. Apakah anda tahu fungsi baterai kering itu? Bagaimana cara kerja baterai kering? Apa saja fungsi bagian baterai kering itu? Sebelum memahami tentang hal hal yang berkaitan dengan baterai kering tersebut, tentunya anda harus mengetahui tentang cara listrik mengalir dan struktur dari atom. Seperti yang telah kita ketahui bahwa pengertian atom ialah semua benda yang memiliki susunan yang sangat kecil pada setiap bagian bagiannya.

Atom pada dasarnya dapat dibagi menjadi beberapa bagian lainnya seperti elektron, proton dan neutron. Muatan proton dapat berupa listrik positif dimana letaknya berada di dalam inti atom atau nukleus. Kemudian untuk muatan neutron tersebut ialah netral sehingga tidak memiliki muatan listrik, dimana letaknya juga ada di dalam nukleus. Sedangkan muatan elektron dapat berupa listrik negatif, dimana letaknya ada di dalam kulit elektron yang mengelilingi inti atom. Bagian bagian atom ini dapat berhubungan dengan bagian bagian baterai kering. Dengan mempelajari fungsi bagian baterai kering ini tentunya akan dapat mengetahui bagaimana cara kerja baterai kering tersebut.

Bagian Bagian Baterai Kering Beserta Fungsi dan Cara Kerja Terlengkap
Elemen Kering (Baterai)

Ketika sebuah kabel dialiri arus listrik yang melewatinya, maka akan terjadi perpindahan elektron menggunakan penghantar listrik berupa kabel. Baterai kering atau elemen kering pada dasarnra memiliki beberapa bagian seperti elektroda (dua zat penghantar listrik yang berbeda) dan elektrolit (cairan untuk menghantarkan listrik). Kita biasanya menggunakan baterai yang berasal dari batang karbon dan seng. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang bagian bagian baterai kering beserta fungsi bagian baterai kering dan cara kerja baterai kering. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

5 Bagian Baterai Kering Beserta Fungsi dan Cara Kerja Terlengkap

Elemen kering (baterai) memang dapat disusun oleh batang karbon dan seng. Sifat yang dimiliki kedua penghantar tersebut pada umumnya berbeda karena dimanfaatkan sebagai penerima dan pelepas elektron. Jika dibandingkan dengan batang karbon, maka seng dapat melepaskan elektron dengan mudah. Untuk itu ketika rangkaian listrik dihubungkan dengan baterai, maka terjadi aliran elekron dari karbon melalui kawat atau kabel menuju rangkaian sampai kembali lagi ke baterai pada akhirnya dan dapat menggapai batang karbonnya.  

Baca juga : Pengertian Gaya Sentripetal, Rumus dan Contoh Soalnya

Reaksi pada batang karbon pada umumnya memang sangat sulit sehingga permukaan batang karbon yang memiliki elektron dapat dimanfaatkan untuk melakukan reaksi kimia oleh elektrolit. Baterai tersebut pada dasarnya mempunyai arus listrik sebanyak 1 A (1 Ampere) dengan tegangan 1,5 Volt. Baterai sekarang ini memang tidak mengandung merkuri sehingga lebih aman karena tidak mencemari lingkungan tanah. Meski begitu baterai kering yang tidak digunakan lagi sebaiknya dibuang ke tempat sampah. Baterai tersebut memiliki isi yang berupa zar kimia sehingga energi kimia pada peralatan elektroniknya dapat diubah menjadi energi listrik.

Semua Bagian Baterai Kering

Mengidentifikasi semua bagian baterai kering menjadi salah satu tugas bagi kita para siswa. Mengapa demikian? sebab tak jarang materi elektro satu ini muncul sebagai butir soal ketika ujian berlangsung. Di bawah ini terdapat bagian bagian baterai kering yaitu sebagai berikut:

  • Kutub positif (faktual) yang berasal dari batang arang.
  • Batang arang pada baterai yang memiliki bentuk silinder di bagian tengahnya.
  • Zat kimia yang terdiri dari amonium klorida, serbuk karbon, pasta dari bahan mangan dioksida yang sedikit basah.
  • Bungkus luar
  • Tabung seng
  • Kutub negatif yang terbuat dari seng.

Bahan pembuat baterai pada bagian luarnya dapat berupa logam, tetapi adapula yang terbuat dari bahan lain seperti kertas karton tebal. Fungsi lapisan seng ini ialah untuk kutub negatif. Apabila kita membuka lapisan seng ini, maka dapat dilihat terdapat bahan kimia yang termuat di dalamnya seperti pasta sedikit basah. Dalam pasta ini terdapat energi kimia yang tersimpan. Kemudian adapula batang arang yang terdapat di bagan tengahnya dengan bentuk keras dan silinder. Kemudian batang arang yang memiliki ujung di bagian luarnya dikaitkan dengan logam tembaga untuk dijadikan kutub positif.

Bagian Bagian Baterai Kering Beserta Fungsi dan Cara Kerja Terlengkap
Bagian Bagian Elemen Kering

Cara Kerja Baterai Kering

Setelah menjelaskan tentang bagian bagian baterai kering dan fungsi bagian baterai kering ini. Selanjutnya saya akan membahas tentang cara kerja elemen kering. Baterai secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu sel kering, dimana energi kimia yang tersimpan di dalamnya dapat diubah menjadi energi listrik. Seperti yang telah kita ketahui bahwa bagian elemen kering ini dapat berupa:

  • Batang karbon dijadikan kutub positif (anoda).
  • Seng (Zn) dijadikan kutub negatif (katoda).
  • Pasta sebagai elektrolit untuk membuat katoda dapat berpisah dengan anoda.

Baca juga : Cara Mencari Jarak, Kecepatan dan Selisih Waktu Mudah Terlengkap

Baterai mengandung beberapa sel listrik didalamnya. Sel listrik ini digunakan sebagai tempat penyimpanan energi kimia yang merupakan bentuk dari energi listrik di dalam baterai. Dalam baterai ini juga tersimpan beberapa elektroda yang bersifat positif ataupun negatif. Elektroda yang berguna untuk memberikan elektron dapat dinamakan dengan katoda. Sedangkan elektroda positif yang berguna untuk menerima elektron dapat dinamakan dengan anoda.

Bagian bagian baterai kering ini tentunya ikut berperan serta dalam cara kerja baterai kering tersebut. Pada dasarnya dari anoda (kutub positif) akan terjadi proses aliran arus listrik yang menuju katoda (kutub negatif). Sedangkan aliran elektronnya mengalir menuju kutub positif yang awalnya dari kutub negatif. Elektron ini dihasilkan oleh reaksi kimia dalam baterai. Banyaknya elektron dalam proses tersebut memiliki kecepatan tertentu ketika mengalir diantara kedua kutubnya. Dari baterai ini terdapat aliran elektron yang menuju kabel, sehingga ketika sedang berlangsung reaksi kimia terdapat gerakan dari kutub negatif menuju kutub positif.

Bagaimana aliran listrik dapat terbentuk dari komponen komponen tersebut? Katoda dan anoda pada dasarnya berasal dari bahan tertentu yang dapat melakukan reaksi dengan benda berbahan elektrolit. Ketika terjadi reaksi antara elektrolit dengan anoda, maka satu senyawa baru akan terbentuk dan hanya terdapat satu elektron saja yang tersisa. Berbeda lagi dengan satu elektron yang diperlukan untuk melakukan reaksi antara elektrolit dengan katoda. Reaksi elektrolit dengan anoda ini menghasilkan elektron sisa untuk diteruskan menuju katoda agar reaksi katoda bersama elektrolit dapat terbentuk. Elektron yang berpindah tersebut membuat aliran listrik terbentuk dalam baterai.

Demikianlah penjelasan tentang bagian bagian baterai kering beserta fungsi bagian baterai kering dan cara kerja baterai kering. Baterai yang telah habis dapat digunakan lagi dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari selama beberapa jam. Baterai tersebut dapat digunakan kembali meski waktu penggunaannya tidak selama baterai normal pada umumnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Pengertian Gelombang Mekanik, Jenis, Rumus dan Contohnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.