16 Pengertian Etika Menurut Para Ahli Nasional dan Internasional

Diposting pada

16 Pengertian Etika Menurut Para Ahli Nasional dan Internasional – Dalam melakukan tindakan di kehidupan bermasyarakat sosial harus membutuhkan tata cara yang baik, disesuaikan dengan baiknya akhlak dan aturan dalam berperilaku. Etika manusia dapat diartikan sebagai cara manusia memahami hal yang buruk  atau baik, memiliki karakter sesuai adat dan norma serta berperilaku. Dalam bahasa Yunani, kata etika berarti “Ethikos” yang maknanya muncul dari kebiasaan. Dengan kata lain etika dapat didefinisikan sebagai sebuah pembelajaran filsafat yang bagaimana dan dimana dapat diketahui kualitas dan nilainya sehingga bisa dijadikan sebagai studi penilaian dan standar moral.

pentingnya memiliki etika
Ilustrasi pentingnya etika

Selain definisi secara umum adapula pengertian etika menurut para ahli. Etika menganut beberapa penerapan konsep dan analisis seperti baik, buruk, salah, bertanggung jawab dan benar. Dimulainya etika apabila manusia berpendapat secara spontan dengan menerapkan beberapa unsur etis di dalamnya. Maka dari itu kita akan merasakan kebutuhan refleksinya karena terdapat perbedaan dalam pendapat etis dengan pendapat dari orang lainnya. Hal inilah etika dibutuhkan agar apa yang semestiya dilaksanakan oleh manusia dapat dicari tahu.

Definisi etika menurut metodologis tidak dapat dianggap sebagai sebuah penilaian yang hanya berbentuk perbuatan saja. Untuk itu etika membutuhkan metodis, sistematis dan sikap kritis untuk melaksanakan refleksi. Hal inilah yang membuat etika sebagai bentuk sebuah ilmu. Karena etika dianggap sebagai ilmu, maka memiliki objek yang berupa tingkah laku manusia. Namun memiliki perbedaan dengan ilmu lainnya yang mempelajari tentang tingkah laku manusia karena sudut pandang pada etika bersifat normatif. Dengan kata lain sudut pandang etika yang dapat dilihat berupa buruk dan baiknya perbuatan manusia itu sendiri. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang beberapa pengertian etika menurut para ahli terlengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

16 Pengertian Etika Menurut Para Ahli Nasional dan Internasional

Etika bertujuan untuk memperoleh persamaan konsep bagi semua manusia tentang penilaian baik dan buruk di waktu dan ruang tertentu. Etika tersebut dapat dibagi menjadi beberapa bagian utama seperti studi menentukan nilai etika (etika normatif), studi menggunakan nilai etika (etika terapan), dan studi konsep etika (meta etika). Pengertian etika secara umum ialah sebuah norma atau peraturan yang berguna untuk dasar perilaku seseorang yang dilakukan, berhubungan dengan sifat buruk dan baiknya serta memiliki tanggung jawab dan kewajiban moral. Selain itu, etika juga dapat diartikan sebagai ilmu kesusilaan yang berguna untuk mengetahui bagaimana semestinya manusia hidup dan berhubungan dengan prinsip serta aturan dalam masyarakat sehingga kebenaran dalam bertingkah laku dapat ditentukan.

Seiring berkembangnya jaman, kehidupan manusia juga dipengaruhi oleh etika itu sendiri. Manusia diberikan sebuah etika mengenai orientasi bagaimana ia dapat melakukan serangkaian perbuatan setiap harinya untuk menjalani hidup ini. Dengan kata lain, manusia memperoleh bantuan yang tidak langsung dari etika dalam bertindak dan mengambil sikap untuk menjalani hidup dengan tepat. Maka dari itulah keputusan yang kita ambil dapat dibantu oleh etika mengenai perbuatan apa yang tidak harus dilakukan dan yang harus dilakukan.

Pengertian etika menurut para ahli dalam negeri

Ada banyak sekali cendikiawan dalam negeri yang namanya tersohor bahkan hingga ke penjuru dunia. Para ahli tersebut memiliki keterampilan dan pengetahuan tersendiri di bidangnya. Di bidang IPS dan sosiologi ada soejono soekanto, Ahmad Amin, Hamzah yakub dan lain sebagainya yang mampu mendefinisikan perilaku manusia di lingkungan tempat tinggalnya. Saya telah merangkum pengertian etika menurut para ahli yang merupakan cendikiawan dalam negeri.

Ahmad Amin
Definisi etika menurut para ahli yang pertama dikemukakan oleh Ahmad Amin. Etika menurut Ahmad Amin dapat diartikan sebagai sebuah ilmu tentang beberapa hal yang berhubungan dengan apa yang sepatutnya dilakukan dan baik atau buruknya tindakan manusia itu sendiri. Selain itu Ahmad Amin juga mengemukakan bahwa manusia juga harus mencapai tujuannya dalam bentuk penunjukkan arah dan perbuatan yang sepatutnya harus dilakukan olehnya.

Baca juga: Pengertian Sistem Ekonomi, Fungsi, Ciri dan Jenisnya Lengkap

Hamzah Yakub
Definisi etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Hamzah Yakub. Etika menurut Hamzah Yakub dapat diartikan sebagai ilmu yang meneliti buruk dan baiknya tingkah laku serta menampakkan sejauh mana tindakan manusia yang dapat diketahui melalui akal pikirannya.

Drs. H. Burhanudin Salam
Pengertian etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Drs. H. Burhanudin Salam. Menurut Drs. H. Burhanudin Salam, etika ialah sebuah cabang ilmu filsafat yang membahas tentang norma dan nilai yang dapat menunjukkan tidakan manusia di kehidupan sehari hari.

Ludigdo dan Maryani
Definisi etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Ludigdo dan Maryani. Etika menurut Ludigdo dan Maryani dapat diartikan sebagai serangkaian aturan dan norma yang menentukan semua tindakan manusia, apa yang perlu ditinggalkan dan yang perlu dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang dianutnya.

Drs. O.P. Simorangkir
Pengertian dari etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Drs. O.P. Simorangkir. Menurut Drs. O.P. Simorangkir, etika ialah pandangan manusia mengenai buruk dan baiknya perbuatan yang dilakukannya.

James J. Spillane SJ
Pengertian etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh James J. Spillane SJ. Menurut James J. Spillane SJ, etika ialah perilaku manusia yang dipertihatikan dan dipertimbangan dalam pengambilan keputusan yang berhubungan dengan moral. Etika tersebut merujuk pada akal budi yang digunakan manusia untuk mencari hal baik, benar, buruk atau salah dan perbutan seseorang kepada orang lain.

Baca juga: Pengertian Gotong Royong, Nilai, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya Terlengkap

A. Mustafa
Definisi etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh A. Mustafa. Etika menurut A. Mustafa dapat diartikan sebagai ilmu yang menganalisis tentang perilaku baik dan buruk serta memperhatikan sejauh apa tindakan manusia yang dapat diketahui oleh akal pikirannya. Selain itu A. Mustafa juga berpendapat bahwa etika merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan dasar atau asas asas dalam akhlak dan moral.

W.J.S. Poerwadarminto
Pengertian dari etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh W.J.S. Poerwadarminto. MenurutW.J.S. Poerwadarminto, etika ialah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan dasar atau asas akhlak dan moral.

Prof. DR. Franz Magnis Suseno
Pengertian etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Prof. DR. Franz Magnis Suseno. Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno, etika ialah ilmu yang menyampaikan arahan, pijakan, petunjuk dan acuan untuk manusia dalam bertingkah laku.

Drs. Sidi Gajabla
Definisi etika berdasarkan Drs. Sidi Gajabla ialah sebuah teori tentang perbuatan atau perilaku manusia dari segi buruk dan baik yang dapat dilihat serta sejauh mana akal manusia dapat ditentukan.

Pengertian etika menurut para ahli internasional

Tak kalah dengan cendikiawan dalam negeri, masih banyak para pakar yang berasal dari belahan dunia dan masa yang berbeda beda. Pengertian etika sendiri bahkan telah dijabarkan sejak jaman dahulu kala ketika aristoteles masih hidup dan menjadi cendikiawan di jamannya. Selain itu masih banyak lagi para ahli yang mendefinisikan etika antara lain:

Aristoteles
Definisi etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Aristoteles. Etika menurut Aristoteles dapat diartikan sebagai cara dan kebiasaan serta Terminius Technicus. Terminius Technicus ialah etika yang berupa pembelajaran ilmu pengetahuan mengenai sebuah masalah perbuatan atau tindakan manusia. Sedangkan kebiasaan dan cara merupakan etika yang berhubungan dengan buruk dan baiknya perbuatan atau tingkah laku manusia.

Bertens
Pengertian dari etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Bertens. Menurut Bertens, etika ialah norma dan nilai moral yang dijadikan pedoman oleh manusia untuk mengelola semua bentuk tindakannya, baik secara kelompok ataupun perorangan.

Martin
Pengertian etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Martin. Menurut Martin, etika ialah sebuah kedisiplinan ilmu yang digunakan sebagai pedoman atau acuan manusia untuk mengatur perbuatan atau tingkah lakunya.

Soergarda Poerbakawatja
Definisi etika menurut para ahli selanjutnya dikemukakan oleh Soergarda Poerbakawatja. Etika menurut Soergarda Poerbakawatja dapat diartikan sebagai suatu filsafat yang berkenaan dengan nilai buruk atau baiknya sebuah kesusilaan dan tindakan manusia.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), etika adalah ilmu yang berisi buruk dan baiknya perilaku, sekelompok nilai atau asas yang berhubungan dengan akhlak, kewajiban dan hak moral, serta nilai nilai tentang salah atau benarnya perilaku dan perbuatan masyarakat yang dianutnya.

Sekian penjelasan mengenai beberapa pengertian etika menurut para ahli terlengkap. Pengertian etika secara umum ialah sebuah norma atau peraturan yang berguna untuk dasar perilaku seseorang yang dilakukan, berhubungan dengan sifat buruk dan baiknya serta memiliki tanggung jawab dan kewajiban moral. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *