Pengertian Tangga Nada Mayor Beserta Ciri Cirinya

Diposting pada

Pengertian Tangga Nada Mayor Beserta Ciri Cirinya – Ketika di bangku sekolah dasar tentunya para siswa telah diajarkan mengenai ilmu kesenian. Salah satu materi yang diajarkan yaitu musik atau bermusik. Musik sendiri merupakan seni atau ilmu yang membahas tentang urutan dalam nada atau suara, hubungan serta kombinasi temporal untuk menciptakan kesatuan pada komposisi suara yang dimilikinya.

Untuk itulah didalam musik terdapat beberapa hal yang dibahas. Misalnya saja tangga nada mayor. Apa definisi tangga nada mayor itu? Apa saja ciri ciri tangga nada mayor? Tangga nada mayor diawali dengan nada 1 (do). Selain itu tangga nada mayor diakhiri dengan nada 1 (do) juga.

Pengertian Tangga Nada Mayor Beserta Ciri Cirinya
Contoh Tangga Nada Mayor

Apa pengertian tangga nada mayor itu? Apa saja ciri ciri tangga nada mayor itu? Dalam bermusik tidak hanya membutuhkan kesatuan dalam komposisi suaranya saja sehingga juga memerlukan kesinambungan juga. Seni bermusik ini memiliki dasar utama yang berupa kerangka untuk membuat beberapa unsur seni musik yang penting dapat dikombinasikan dengan baik.

Saat ilmu bermusik dipelajari tentunya sering mendengar pula mengenai istilah tangga nada. Dalam materi tangga nada dan musik ini terdapat pembahasan lainnya yang berkaitan dengan istilah kromatis, mayor, minor dan sebagainya.

Pengertian Tangga Nada Mayor Beserta Ciri Cirinya

Apabila belajar tentang musik pastinya kita juga harus memahami berbagai jenis tangga nada di dalamnya agar musik ini dapat diketahui lebih jauh. Bahkan berbagai jenis tangga nada ini memiliki ciri khasnya masing masing yang menunjang adanya keselarasan dan kesinambungan dalam bermusik itu sendiri. Salah satu jenis tangga nada dalam musik tersebut ialah tangga nada mayor.

Tangga nada mayor bersifat apa? Tangga nada mayor diawali dengan nada apa? Tangga nada mayor diakhiri dengan nada apa? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian tangga nada mayor beserta ciri ciri tangga nada mayor. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Secara umum tangga nada dapat diartikan sebagai suatu nada yang dirangkai menggunakan jarak tertentu. Tangga nada ini dapat bersifat naik atau turun. Dalam tangga nada terdapat interval nada yang disebut sebagai jarak dalam serangkaian susunan nada tadi. Antara nada yang satu dengan nada lainnya memang diberikan jeda dengan menggunakan interval nada tersebut. Tangga nada secara umum memang dapat terdiri dari tangga nada diatonis, kromatis dan pentatonis.

Baca juga : 11 Tari Daerah Kalimantan Barat Beserta Penjelasannya Lengkap

Tangga Nada Mayor

Tangga nada diatonis masih dapat dibagi lagi menjadi dua yaitu tangga nada diatonis mayor dan tangga nada diatonis minor. Salah satu tangga nada yang akan saya bahas ialah tangga nada mayor. Apa yang dimaksud tangga nada mayor? Pengertian tangga nada mayor ialah tangga nada diatonis yang terdiri dari delapan not, dimana susunan interval antar not tersebut berupa 1 1 1 ½ 1 1 1 ½. Kita dapat menjumpai contoh tangga nada mayor C dengan susunan C, D, E, F, G, A, B, C’. Selain pengertian, adapula ciri ciri tangga nada mayor yaitu meliputi:

  • Tangga nada mayor bersifat gembira dan riang.
  • Bersemangat.
  • Tangga nada mayor diawali dengan nada 1 (do).
  • Tangga nada mayor diakhiri dengan nada 1 (do).
  • Memiliki interval yang polanya 1 1 1 ½ 1 1 1 ½.

Kegunaan tangga nada mayor memang kebanyakan untuk jenis jenis lagi yang suasanya ceria. Interval pada tangga nada mayor tentunya berbeda dengan tangga nada minor. Interval tangga nada mayor memiliki pola 1 1 1 ½ 1 1 1 ½, sedangkan interval tangga nada minor memiliki pola 1 ½ 1 1 ½ 1 1. Selain itu bunyi alat musik yang memainkan tangga nada mayor dengan minor juga berbeda.

Baca juga : Contoh Alat Musik Gesek dari Berbagai Daerah Beserta Penjelasannya

Dalam pengertian tangga nada mayor dan ciri ciri tangga nada mayor di atas dijelaskan bahwa nuansa yang tercipta dalam jenis tangga nada diatonis ini memang benar benar rasanya bernuansa ceria saat didengarkan. Namun suasana yang terbentuk dari tangga nada minor apapun bentunya memang cenderung bernuansa melow atau sedih.

Akan tetapi kita dapat menggunakan tangga nada minor ini dengan menaikkan temponya agar lagunya terkesan ceria. Hal inilah yang membuat komposisi musik menjadi lebih menarik. Dalam musik memang terdapat aturan baku, namun penggunaan nada ini tidaklah menjadi kaku saat membuat suatu lagu. Biasanya semua itu disesuaikan dengan keinginan pencipta komposisi atau pencipta lagu.

Contoh Lagu Dengan Tangga Nada Mayor

Setelah menjelaskan tentang pengertian tangga nada mayor dan ciri ciri tangga nada mayor di atas. Selanjutnya saya akan membagikan contoh tangga nada mayor dalam sebuah lagu. Adapun contoh lagu yang mengandung tangga nada mayor yaitu sebagai berikut:

  • Lagu wajib yang meliputi Berkibarlah Benderaku (Ibu Soed), Hari Merdeka (Husein Mutahar), Maju Tak Gentar, Hari merdeka, Indonesia Jaya, Mars Pelajar, Bangun Pemudi Pemuda (A. Simanjuntak), Halo-halo Bandung, Dari Sabang Sampai Merauke (R Soerardjo), Garuda Pancasila, Gebyar Gebyar (Gombloh), dan Indonesia Raya.
  • Lagu anak anak yang meliputi Balonku (AT Mahmud), Lihat Kebunku (Ibu Sud), Naik Delman (Ibu Sud), Abang Tukang Bakso (Mamo Agil), dan Heli anjing kecil (Nomo Kuswoyo).
  • Lagu daerah yang meliputi Kampung Nan Jauh DI Mato (Sumatra Barat), Manuk Dadali (Jawa Barat), Gundul Pacul (Jawa Tengah), Tokecang (Jawa Barat), dan Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan).

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian tangga nada mayor beserta ciri ciri tangga nada mayor. Tangga nada mayor merupakan tangga nada diatonis yang terdiri dari delapan not, dimana susunan interval antar not tersebut berupa 1 1 1 ½ 1 1 1 ½. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Pengertian Seni Tempel Montase, Kolase, dan Mozaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.