Penyerahan Kekuasaan Belanda Kepada Inggris Dituangkan Dalam Perjanjian

Diposting pada

Penyerahan Kekuasaan Belanda Kepada Inggris Dituangkan Dalam Perjanjian – Apa itu perjanjian Tuntang? Pengertian perjanjian tuntang adalah kesepakatan yang terjadi antara pihak Inggris dengan Belanda mengenai penyerahan kepulauan Nusantara pada tahun 1811 kepada Britania Raya atau Inggris. Latar belakang perjanjian tuntang adalah kekalahan perang Belanda dari pasukan Inggris. Pada akhirnya pasukan Belanda mundur dari daerah Tuntang, Semarang, Jawa Tengah.

Dari sedikit penjelasan ini dapat kita ketahui bahwa penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian apa. Pada tahun 1799, VOC di Nusantara mengalami kebangkrutan sebelum datangnya pasukan Inggris. Di kala itu pemerintahan Nusantara kemudian diserahkan kepada pemerintahan Belanda secara langsung.

penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian
Pelaksanaan Perjanjian Tuntang

Di kala itu raja Belanda sedang dijabat oleh Louis Bonaparte setelah diberikan oleh Kaisar Prancis Napoleon Bonaparte. Raja Louis Bonaparte memberikan perintah kepada Gubernur Jenderal Hindia Belanda yaitu Herman Willem Daendels. Tugas Daendels adalah membereskan keuangan pemerintahan dan mempertahankan pulau Jawa dari serangan Inggris. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian apa. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Penyerahan Kekuasaan Belanda Kepada Inggris Dituangkan Dalam Perjanjian

Di kala itu Daendels dalam masa pemerintahannya melakukan pelanggaran Undang Undang dengan menjual tanah milik negara kepada pihak swasta. Kemudian Daendels ditarik ke Belanda lagi dan pada tanggal 20 Februari 1811 digantikan oleh Gubernur Jenderal Jan Willem Janssens. Lalu pada tanggal 15 Mei 1811, Janssens tiba di Istana Buitenzorg (Bogor). Masa jabatan Janssens sendiri sebenarnya dalam keadaan genting. Bahkan pada tanggal 26 Agustus 1811, Inggris berpotensi untuk berhasil menyerang dan mengalahkan prajurit Daendels karena prajuritnya tidak cakap.

Pada akhirnya pasukan Janssens ditarik mundur ke Semarang dan dikota tersebut serta di Surabaya ditambah lagi pasukan dari prajurit Eropa. Selain itu ditambah pula dengan prajurit dari Yogyakarta dan Keraton Surakarta. Gempuran yang dilakukan Inggris ini menyebabkan Janssens dan pasukannya mundur ke Tuntang. Lantas penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian apa?

Janssens menyatakan menyerah di Tuntang kepada Jenderal Auchmuty sesuai dengan Perjanjian Kapitulasi Tuntang. Janssens yang menandatangani perjanjian ini dengan tujuan yaitu hanya menjaga bendera Prancis agar tetap berkibar di Hindia Belanda sebagai bukti penjajahannya selama 6 bulan. Di bawah ini terdapat beberapa isi perjanjian Tuntang yaitu diantaranya:

Baca Juga  16 Pengertian Etika Menurut Para Ahli Nasional dan Internasional
  1. Semua pangkalan yang dimiliki Belanda dan seluruh pulau Jawa harus diserahkan kepada Inggris seperti daerah Palembang, Sunda Kecil, Madura, dan Makassar.
  2. Semua militer dan tentara Belanda harus dijadikan tawanan oleh pemerintahan Inggris.
  3. Untuk pegawai sipil yang ingin bekerja, dapat melakukan pekerjaan untuk Inggris (termasuk orang orang Belanda di dalamnya).

Setelah memahami sedikit apa itu perjanjian Tuntang tersebut, coba kerjakan soal di bawah ini:

Penyerahan kekuasaan Belanda kepada Inggris dituangkan dalam perjanjian . . .
A. Renville
B. Tuntang
C. Bongaya
D. Tirdesillas
E. Palihannagari

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah pilihan B. Tuntang.

Seperti yang kita tahu bahwa penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian Tuntang. Pengertian perjanjian Tuntang adalah perjanjian yang berisi penyerangan kekuasaan atas Nusantara dari Belanda kepada Inggris, termasuk pangkalan pangkalan milik Belanda. Perjanjian tuntang ini berlangsung dari tahun 1811 – 1816 sebagai bukti penjajahan Inggris di Nusantara selama 5 tahun.

Pemerintah kolonial Inggris ketika menjajah Indonesia menerapkan beberapa kebijakan seperti:

  1. Penghapusan wajib pajak dan kerja paksa.
  2. Rakyat yang menentukan tanaman untuk ditanam.
  3. Tanah adalah milik pemerintah, sedangkan penggarapnya adalah petani.
  4. Bupati adalah pegawai pemerintah.

Raffles di kala itu memang dianggap sebagai pembaharu. Tetapi berlangsungnya penjajahan Inggris di Hindia Belanda tersebut tidak lama. Di Eropa terdapat perubahan politik yang menyebabkan Inggris untuk menyerahkan Hindia Belanda kepada pemerintah Belanda lagi. Dari penjelasan ini tentunya sudah kita ketahui bahwa penyerahan kekuasaan belanda kepada inggris dituangkan dalam perjanjian Tuntang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.