Rumus Bruto, Netto dan Tara Beserta Contoh Soal Lengkap

Diposting pada

Rumus Bruto, Netto dan Tara Beserta Contoh Soal Lengkap – Istilah bruto, netto dan tara biasanya berguna untuk menuliskan dan menyebutkan bobot atau berat barang dalam kemasan yang telah dikemas pabrik. Kemasan barang apabila kita perhatikan biasanya terdapat tulisan netto dan bruto saja. Terkadang hanya terdapat berat bersih yang ditulis dalam produksi barang dalam negeri, dimana artinya sama seperti netto.

Apa pengertian bruto itu? Apa pengertian netto itu? Apa pengertian tara? Bagaimana cara menghitung bruto? Bagaimana rumus netto? Bagaimana rumus tara? Contoh soal bruto, contoh soal netto dan contoh soal tara dapat diselesaikan menggunakan rumusnya masing masing. Rumus bruto neto tara ini tersedia dalam materi Matematika yang akan saya jelaskan ini.

Rumus Bruto, Netto dan Tara Beserta Contoh Soal Lengkap
Bruto, Netto dan Tara

Ilmu Matematika memang sering dianggap sulit oleh beberapa siswa atau peserta didik. Namun sebenarnya ilmu Matematika ini tidak sesulit yang dipikirkan karena hanya membutuhkan rumus yang tepat untuk mengerjakannya. Dengan begitu soal soal yang tersedia dapat diselesaikan dengan baik.

Meski rumus bruto netto dan tara memiliki perbedaan tapi menurut saya materi tersebut sangat mudah untuk kita kuasai. Berat kotor dalam Matematika dapat dinamakan dengan bruto, sedangkan netto merupakan berat bersihnya. Kemudian untuk selisih berat kotor dengan berat bersihnya dinamakan dengan tara. Ketiga istilah ini memiliki hubungan yang sangat erat sehingga rumus diantara ketiganya juga saling berkaitan.

Rumus Bruto, Netto dan Tara Beserta Contoh Soal Lengkap

Istilah yang berkaitan dengan berat benda dapat kita temui dalam kehidupan sehari hari. Misalnya saja kemasan benda atau barang yang terdapat disekitar kita. Istilah yang sering kita temui dapat berbentuk bruto, netto dan tara. Apakah anda tahu apa pengertian bruto itu? Apa pengertian netto itu? Apa pengertian tara itu?

Jika membahas tentang berat sebuah benda pasti selalu dikaitkan dengan istilah bruto, netto dan tara. Selain itu adapula rumus netto, bruto, rumus tara, pengertian bruto, pengertian netto dan pengertian tara. Secara sederhana bruto merupakan berat kotor, netto merupakan berat bersih dan tara merupakan selisih antara bruto dengan netto. Ketiga istilah ini saling berkaitan satu sama lain.

Baca juga : Cara Pembulatan Desimal Satu, Dua, Tiga dan Empat Tempat Lengkap

Bruto, netto dan tara merupakan istilah yang digunakan untuk memaparkan berat sebuah benda atau barang. Untuk itulah ketiga istilah ini sering ditemui dalam kemasan yang diproduksi. Di bawah ini terdapat pembahasan mengenai pengertian bruto, pengertian netto, pengertian tara, rumus bruto netto tara, contoh soal bruto, contoh soal netto dan contoh soal tara.

Bruto

Bruto mengacu pada jumlah total atau keseluruhan tanpa mempertimbangkan pengurangan atau potongan apa pun. Misalnya kalian mendengar Bruto Nasional Produk yang mengukur berapa nilai barang dan jasa dalam kurun waktu tertentu. Apabila memakai rumus bruto maka kita akan mengabaikan pengeluaran serta potongan biaya. Dengan kata lain, bruto menggambarkan ukuran total sebelum memperhitungkan aspek pengeluaran.

Dalam dunia ekonomi, istilah “bruto” sering digunakan untuk menggambarkan pendapatan, produksi, atau aset tanpa mempertimbangkan pengurangan pajak, biaya operasional, atau kerugian. Ini membantu untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas tentang ukuran atau nilai sesuatu sebelum mempertimbangkan faktor pengurangan yang mungkin diperlukan.

Rumus Bruto

Bruto dapat diartikan sebagai berat kotor atau berat sebuah batang bersamaan dengan tempatnya. Contohnya sebuah barang memiliki berat 5 kg dan wadah kalengnya memiliki berat 1 kg. Untuk itu barang tadi memiliki bruto sebesar 6 kg.

Rumus bruto dipakai untuk mengetahui berapa nilai kotor yang diperoleh dalam satu periode waktu. Bruto tersebut memiliki rumus seperti di bawah ini:

Bruto = Netto + Tara

Dari penjabaran di atas singatnya, rumus bruto hanyalah netto ditambah tara. Agar anda lebih memahami tentang materi bruto tersebut. Maka saya akan membagikan contoh soal bruto terkait rumus di atas. Berikut contoh soal dan pembahasannya:

Contoh Soal Bruto

Endah membeli minyak goreng satu drigen dengan wadah yang beratnya 1 kg. Apabila minyak gorengnya memiliki berat 35 kg, maka hitunglah nilai brutonya?

Pembahasan.
Diketahui : Tara = 1 kg; Netto = 35 kg
Ditanyakan : Bruto = ?
Jawab :
Contoh soal bruto tersebut dapat diselesaikan dengan rumus seperti di bawah ini:
Bruto = Netto + Tara
           = 35 kg + 1 kg
           = 36 kg
Jadi bruto satu drigen minyak goreng ialah 36 kg.

Baca juga : Cara Menggambar Diagram Garis, Batang dan Lingkaran Lengkap

Tara

Setelah menjelaskan tentang pengertian bruto dan rumus bruto di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang pengertian tara dan rumus tara. Tara ialah berat dari tempat atau wadah suatu barang. Tara juga dapat dinamakan dengan potongan berat.

Rumus Tara

Cara menghitung tara dapat dilakukan dengan menggunakan rumus seperti di bawah ini:

Tara = Bruto – Netto
Tara = % Tara x Bruto
% Tara = Tara / Bruto x 100%

Agar anda lebih memahami tentang materi tara tersebut. Maka saya akan membagikan contoh soal tara terkait rumus di atas. Berikut contoh soal dan pembahasannya:

Contoh Soal Tara

Kakak membeli gula pasir yang beratnya 3,05 kg ketika ditimbang dengan wadahnya. Kemudian gula pasir itu ditimbang lagi tanpa disertai dengan wadah dan beratnya menjadi 3 kg. Hitunglah besar tara dan persentase taranya?

Pembahasan.
Diketahui : Bruto = 3,05 kg; Netto = 3 kg
Ditanyakan : Tara = ?
Jawab :
Contoh soal tara ini menggunakan rumus tara yang berkaitan dengan rumus bruto di atas. Adapun cara menghitung taranya yaitu sebagai berikut:
Tara = Bruto – Netto
         = 3,05 kg – 3 kg
         = 0,05 kg

% Tara = Tara / Bruto x 100%
              = 0,05 kg / 3,05 kg x 100%
              = 2,43%
Jadi besar tara dan persentase taranya ialah 0,05 dan 2,43%.

Baca juga : Contoh Soal Dot Product (Perkalian Titik) dalam Vektor

Netto

Setelah membahas tentang pengertian bruto, rumus bruto, pengertian tara dan rumus tara di atas. Selanjutnya saya akan menjelaskan tentang pengertian netto dan rumus netto. Netto adalah berat bersih atau berat sebuah barang tanpa disertai wadah atau kemasannya.

Penggunaan netto bisa kalian jumpai hampir di semua aspek khususnya pada saat berbelanja. Kalian akan menemukan istilah tersebut di kemasan produk baik makanan ataupun minuman.

Rumus Netto

Dari segi konsep pengertian netto memiliki arti yang berkebalikan dengan bruto. Cara mencari netto pun tinggal kurangi saja antara bruto dengan biaya lain-lain. Sehingga ketemulah berat, laba, pendapatan, maupun aset bersih.

Meski cara menghitung netto sangatlah mudah tapi ternyata tidak semua orang mampu mengerjakan contoh soal netto dengan baik. Maka dari itu simaklah rumus netto di bawah ini:

Netto = Bruto – Tara
Harga Bersih = Netto x Harga per Satuan Berat

Agar anda lebih memahami tentang materi netto tersebut. Maka saya akan membagikan contoh soal netto terkait rumus di atas. Berikut contoh soal dan pembahasannya:

Contoh Soal Netto

Kakak membeli minyak gorang yang beratnya 6,5 kg ketika penimbangannya disertai dengan kalengnya sekaligus. Kemudian kaleng minyak ini ditimbang lagi dan beratnya mencapai 0,5 kg. Hitunglah besar nettonya?

Pembahasan.
Diketahui : Bruto = 6,5 kg; Tara = 0,5 kg
Ditanyakan : Netto = ?
Jawab :
Netto = Bruto – Tara
           = 6,5 kg – 0,5 kg
           = 6 kg
Jadi berat nettonya ialah 6 kg.

Demikianlah penjelasan mengenai rumus bruto, rumus netto, rumus tara, contoh soal bruto, contoh soal netto dan contoh soal tara. Bruto secara singkat ialah berat kotor, Netto secara singkat merupakan berat bersih, sedangkan Tara merupakan berat kotor yang dikurangi dengan berat bersih. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Menghitung Harga Beli, Harga Jual, Untung dan Rugi Terlengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.