Kata Umum dan Kata Khusus: Pengertian dan Contohnya Terlengkap

Diposting pada

Kata Umum dan Kata Khusus: Pengertian dan Contohnya Terlengkap – Dalam Bahasa Indonesia terdapat kata yang berasal dari beberapa sumber seperti kata bahasa asing, kosa kata umum dan kosa kata bahasa. Kemudian adapula proses pembentukan kata dari sumber tadi menggunakan perpaduan terjemahan bahasa asing di awal serta dikombinasikan menggunakan serapan dan terjemahan lain. Maka dari itu berbagai kata anakan atau induk akan bermunculan yang dinamakan dengan kata umum dan khusus. Apa pengertian kata umum itu? Apa pengertian kata khusus itu? Apa ciri ciri kata umum itu? Apa ciri ciri kata khusus? Bagaimana contoh kata umum? Bagaimana contoh kata khusus? Dalam hal ini juga berhubungan dengan kata makna umum dan kata makna khusus.

Pengertian kata makna umum ialah suatu kata dengan ruang lingkup yang diperinci, dijabarkan dan diperluas lagi secara sederhana daan lebih khusus (tahap lanjut). Maka dari itu secara umum lebih dipersingkat dengan makna yang terkandung di dalamnya, dimana sebenarnya masih dapat dijabarkan. Sedangkan pengertian kata makna khusus ialah suatu kata dengan ruang lingkup yang tidak dapat diperinci, tidak dapat dijabarkan dan sempit (terbatas) sehingga tergolong lebih spesifik atau khusus. Maka dari itu secara khusus dapat dipersingkat serta kandungan katanya tidak dapat dispesifikasikan atau dijabarkan lagi. Inilah yang membedakan antara pengertian kata umum dan kata khusus. 

Kata Umum dan Kata Khusus: Pengertian dan Contohnya Terlengkap
Kata Khusus dan Kata Umum

Pembentukan bahasa pada umumnya berasal dari beberapa tataran gramatikal dengan menggunakan frase, kalimat, kata maupun klausa, baik tataran paling rendah hingga paling tinggi. Maka dari itu ucapan atau tulisan yang dibicarakan dan ditulis merupakan kunci pokok dari pembentukan kata kata di dalamnya. Untuk itulah pengertian kata umum dan pengertian kata khusus dapat berbeda. Hal ini juga berlaku dalam ciri ciri kata umum, ciri ciri kata khusus, contoh kata umum dan contoh kata khusus. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang kata umum dan kata khusus beserta pengertian dan contohnya terlengkap. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Kata Umum dan Kata Khusus: Pengertian dan Contohnya Terlengkap

Seseorang dapat mengerti pesan dan ide dengan baik melalui pemahaman kata kata dalam Bahasa Indonesia yang benar. Untuk itulah pemahaman dalam kata kata komunikasi dalam konteks wacana dan alinea yang lebih baik lagi. Maka dari itu kita menggunakan kata kata sesuai dengan kaidah kaidan yang berlaku sehingga tidak boleh sesuka hati. Menulis ialah kegiatan yang menciptakan terus menerus ide tertentu untuk membentuk tulisan dengan pengungkapan maksud, ekspresif (perasaan), gambaran dan gagasan yang lebih teratur. Untuk itulah kosa kata atau struktur bahasa yang dibuat membutuhkan keterampilan dari pengarang atau penulisnya sendiri. Dalam menulis terdapat hal penting yang perlu diperhatikan yaitu kosa kata dalam bagian diksi harus dikuasai dengan betul.

Baca juga : Pengertian Verba Material dan Verba Tingkah Laku Beserta Contoh

Karangan atau tulisan yang dibuat membutuhkan ketepatan diksi sehingga lebih mudah memahami tulisan yang dihasilkan. Disinilah peran diksi sangat penting. Setelah memahami bagaimana cara menulis yang baik dan benar tersebut. Saya aka menjelaskan tentang pengertian kata umum, pengertian kata khusus, ciri ciri kata umum, ciri ciri kata khusus, contoh kata umum dan contoh kata khusus terlengkap. Berikut penjelasan mengenai kata khusus dan kata umum yaitu meliputi:

Kata Umum dan Khusus

Kata dapat diartikan sebagai satuan unit bahasa yang paling kecil. Kata Bahasa Indonesia sendiri dapat dibagi menjadi dua jenis yakni kata khusus dan kata umum. Apa pengertian kata umum dan kata khusus itu? Kata umum pada dasarnya memiliki acuan yang lebih luas, sedangkan kata khusus memiliki acuan yang lebih khusus. Misalnya saja kata ikan yang tergolong dalam kategori kata umum. Ikan ini dapat di bagi menjadi beberapa jenis seperti sepat, baronan, lele, gurame maupun mujair. Selain itu adapula jenis ikan yang lainnya. Nah untuk penyebutan sepat, baronan, lele, gurame dan mujair ini dinamakan dengan kata khusus karena menerangkan kata ikan yang lebih spesifik. 

Dari contoh di atas tentunya anda telah mengetahui gambaran mengenai pengertian kata makna khusus dan pengertian kata makna umum. Pengertian kata umum dan pengertian kata khusus tersebut berhubungan dengan ciri ciri kata umum, ciri ciri kata khusus, contoh kata umum dan contoh kata khusus. Pada dasarnya kata umum dan khusus dipasangkan berdasarkan pengacuan spesifik dan generiknya. Misalnya saja golongan hewan mamalia yang terdiri dari hewan kerbau, keledai, sapi dan kuda. Dalam hal ini terdapat sifat generik (umum) yang ada pada kata hewan mamalia. Kemudian untuk sifat spesifik (khusus) terdapat dalam kata kerbau, keledai, sapi dan kuda.

Baca juga : Perbedaan Puisi dan Pantun Beserta Contohnya Lengkap

Agar anda lebih memahami tentang pengertian kata umum dan kata khusus ini, maka dapat anda perhatikan penjelasan berikut ini. Kata umum dapat diartikan sebagai sebuah kata yang mempunyai cakupan penggunaan dan makna yang cukup luas. Kata umum ini memiliki kata kata di dalamnya yang dinamakan dengan hipernim. Kemudian kata khusus dapat diartikan sebagai kata yang memiliki cakupan makna dan rtuang lingkup lebih sempit. Kata kata yang tergolong dalam kata khusus ini dinamakan dengaan hiponim. Kata umum biasanya mempunyai beberapa jenis kata khusus. Walapun bentuk kata khusus ini tidak sama, tetapi sama sama memiliki makna yang serupa dengan makna dari kata umumnya. Agar anda lebih paham betul dengan kedua jenis kata Bahasa Indonesia ini, maka dapat anda perhatikan kalimat di bawah ini:

  • Ibu melihat anaknya yang sedang makan di dapur.
  • Ibu menengok anaknya yang sedang makan di dapur.
  • Ibu melirik anaknya yang sedang makan di dapur.

Makna umum yang terdapat dalam kalimat diatas berupa kata melihat. Sedangkan kata menengok dan melirik termasuk dalam kata khusus. Kata umum yang digunakan dalam kalimat pertama memiliki konteks di dalamnya. Sedangkan konteks kalimat ini tidak di miliki dalam kata ketiga yaitu melirik. Sedangkan kata kedua sesuai dengan kata khusus yaitu kata menengok. Di bawah ini terdapat contoh kata umum dan kata khusus lainnya yaitu meliputi:

  • Ibu Ratna membawa sekuintal bawang yang berat sekali.
  • Ibu Ratna memikul sekuintal bawang yang berat sekali.
  • Ibu Ratna menjinjing sekuintal bawang yang berat sekali.

Jika kita melihat lagi pengertian kata umum dan kata khusus, maka dapat kita peroleh konteks kalimat berupa kata membawa dari segi kata umumnya. Lalu untuk kata memikul memiliki konteks yang sesuai dengan kata khususnya. Sedangkan dalam konteks kalimat di atas sebenarnya kurang tepat menggunakan kata menjinjing. Maka dari itu kata khusus hanya dapat digunakan dalam kalimat tertentu dan cakupannya lebih sempit. Dari sinilah peran diksi atau pemilihan kata sangat dibutuhkan.

Contoh Kata Umum dan Khusus

Setelah memahami tentang pengertian kata umum dan pengertian kata khusus di atas. Selanjutnya saya akan membagikan beberapa contoh kata umum dan contoh kata khusus yaitu diantaranya:

Baca juga : Cara Mengutip Dari Jurnal yang Baik dan Benar Beserta Contohnya

  • Kata umum seperti melihat, maka kata khususnya dapat berupa menyaksikan, memandang, mengamati, menengok, memperhatikan, melirik, dan memelototi.
  • Kata umum seperti mendatangi, maka kata khususnya dapat berupa singgah, mampir dan berkunjung.
  • Kata umum seperti membawa, maka kata khususnya dapat berupa menjinjing, mengangkut, membopong, mengangkat, memanggul, menggendong dan menyeret.
  • Kata umum seperti mencintai, maka kata khususnya dapat berupa mengasihi dan menyayangi.
  • Kata umum seperti menetap, maka kata khususnya dapat berupa menghuni, bersarang dan tinggal.
  • Kata umum seperti sependapat, maka kata khususnya dapat berupa sepakat dan setuju.
  • Kata umum seperti indah, maka kata khususnya dapat berupa menakjubkan, cantik dan menawan.

Pada umumnya masing masing konteks bahasa dalam kalimat yang digunakan mengandung kata umum. Sedangkan dalam konteks konteks kalimat tertentu dapat menggunakan kata khusus saja. Hal ini sudah tertera jelas dalam pengertian kata umum dan kata khusus di atas. Di bawah ini terdapat contoh kata umum dan contoh kata khusus dalam kalimat yaitu sebagai berikut:

  • Mata Ani mengeluarkan air mata ketika mendapatkan hadiah dari pacarnya.
  • Ayah memotong ayam untuk acara kenduren di rumah.
  • Paman memangkas rumput di halaman rumah karena sudah tinggi dan lebat.
  • Sebelum memasak nasi, Ibu terlebih dahulu membelah kayu.
  • Kakak dan adik sedang menyapu halaman, Ibu memasak di dapur dan ayah memotong rumput dihalaman belakang.

Sekian penjelasan mengenai pengertian kata umum, pengertian kata khusus, ciri ciri kata umum, ciri ciri kata khusus, contoh kata umum dan contoh kata khusus terlengkap. Kata umum dan khusus di atas saling melengkapi dalam sebuah kalimat meskipun sifatnya generik ataupun spesifik. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi kata umum dan kata khusus di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *