Pengertian Difusi, Proses, Contoh dan Jenis Jenisnya

Diposting pada

Pengertian Difusi, Proses, Contoh dan Jenis Jenisnya – Ketika mendengar istilah difusi langsung mengingatkan saya pada mapel kimia. Materi yang diajarkan pada siswa SMA dan SMK ini tidak terlalu sulit untuk dipelajari. Kalian tidak perlu repot menghafal rumus senyawa dan lain sebagainya Lantas apa itu difusi dalam kimia? Bagaimana proses difusi dan Apa saja faktor yang mempengaruhi difusi? Tidak perlu terburu-buru.

Difusi sebenarnya merupakan istilah yang mengacu pada proses larutnya zat dari konsetrasi tinggi ke rendah. Tanpa kita sadari, contoh difusi sering terjadi dalam konteks hidup sehar-hari. Biasanya ilmuwan aka9n mengkategorikan proses tersebut berdasarkan jenis difusi yang terjadi.

Pengertian Difusi, Proses, Contoh dan Jenis Jenisnya
Proses Terjadinya Difusi

Materi difusi pada dasarnya sering disandingkan dengan materi osmosis. Akan tetapi keduanya memiliki persamaan dan perbedaan di dalamnya. Untuk itu banyak juga yang belum tahu persamaan difusi dan osmosis maupun perbedaan difusi dan osmosis. Difusi merupakan sebuah peristiwa berpindahnya atau mengalirnya sebuah zat pelarut yang memiliki konsentrasi tinggi menuju pelarut dengan konsentrasi rendah.

Kedua larutan ini memiliki perbedaan konsentrasi yang dinamakan dengan gradien konsentrasi. Selain itu adapula yang berpendapat bahwa pengertian difusi sebagai peristiwa massa yang dipindahkan dalam proses beberapa industri. Untuk itu minimal terdapat dua zat dalam proses difusi, dimana konsentrasi pada salah satu pelarutnya tinggi dibandingkan pelarut lainnya. Untuk itulah kondisi seperti ini dapat dikatakan sebagai tidak seimbang. Kondisi seperti tadi dalam proses berlangsungnya difusi dapat dijadikan driving force. Bagaimana jenis jenis difusi itu? Apa saja contoh difusi?

Pengertian Difusi, Proses, Contoh dan Jenis Jenisnya

Proses terjadinya difusi pada umumnya dapat menyebar luas di semua parikel secara merata atau kondisi yang dapat dicapai lebih setimbang. Dalam hal ini tetap terjadi perpindahan molekul meskipun perbedaan konsentrasinya tidak ada. Misalnya difusi uap air dari cerek dalam udara. Cairan tersebut lama kelamaan akan manis.

Difusi memiliki kecepatan yang ditentukan berdasarkan kecepatan gerak kinetik, jumlah zat yang tersedia, maupun jumlah celah dalam membran sel. Terjadinya difusi secara sederhana dapat melalui saluran licin di protein protein transpor maupun melalui celah lapisan lipid ganda, terutama apabila lipid dilarut dalam bahan difusi. 

Baca juga : Contoh Senyawa Beserta Sifat dan Ciri Cirinya

Apakah kalian sedang mendapatkan tugas membuat rangkuman materi difusi kimia? jika iya kalian datang ke situs yang tepat. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian difusi, faktor yang mempengaruhi difusi, proses difusi, contoh difusi dan jenis jenis difusi. Selain itu saya juga akan membahas tentang perbedaan difusi dan osmosis maupun persamaan difusi dan osmosis.

Apa Itu Difusi

Seperti yang telah kita ketahui bahwa pengertian difusi ialah peristiwa mengalirnya atau perpindahan zat dalam pelarut dari konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah. Terjadinya proses difusi tersebut berlangsung sampai tersebarnya seluruh zat secara seimbang dan merata.

Proses terjadinya difusi disebabkan oleh pergerakan yang terdapat pada partikel zat padat, cair ataupun gas. Sebelum kita beranjak pada mempelajari contoh difusi dan jenis jenis difusi tersebut. Saya akan membagikan beberapa faktor yang mempengaruhi difusi terlebih dahulu. Secara garis besar difusi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti di bawah ini:

  1. Ukuran partikel. sehingga ukuran partikel yang semakin kecil akan menyebabkan semakin besarnya kecepatan partikel.
  2. Ketebalan membran, sehingga membran sel yang semakin tipis akan menyebabkan semakin besarnya kecepatan difusi.
  3. Luas sebuah area, sehingga luas area yang semakin besar akan menyebabkan semakin besar pula kecepatan difusinya.
  4. Jarak, sehingga jarak dua konsentrasi yang semakin dekat akan menyebabkan semakin besarnya kecepatan difusi.
  5. Suhu.

Proses Difusi

Proses terjadinya difusi kimia secara lengkap bisa kalian temukan pada buku pembelajaran. Tidak jarang pula guru mengulang materi tersebut karena difusi sering menjadi butir soal ujian. Tapi ijinkan saya merangkum seperti apa proses difusi secara singkat.

Setelah menjelaskan tentang pengertian difusi dan faktor yang mempengaruhi difusi tersebut. Selanjutnya saya akan membahas tentang proses pada difusi. Terjadinya difusi dapat disebabkan karena sebuah partikel yang bergerak dari daerah konsentrasi tinggi melalui membran sel menuju daerah konsentrasi rendah. Membran sel ini dapat dilalui dengan syarat partikel harus sangat kecil ukurannya ketika berdifusi serta partikel harus bisa larut dalam lemak maupun air. 

Terjadinya proses difusi ini memang dapat berlangsung pada zat cair, gas dan padat. Namun difusi tidak memerlukan energi dalam proses berlangsungnya, sehingga dapat dinamakan dengan sistem transpor pasif. Partikel yang bergerak ketika berdifusi asalnya dari difusi gerakan partikel zat lain secara acak. 

Contoh Difusi

Selain pengertian difusi, faktor yang mempengaruhi difusi dan proses difusi di atas. Adapula beberapa contoh berlangsungnya difusi yaitu diantaranya:

  • Saat garam ditaburkan pada makanan, maka terjadinya difusi akan berlangsung pada makanan dan garam yaitu ketika garam merata atau lebur.
  • Parfum yang disemprotkan ke dalam ruangan, maka seluruh ruangan akan tersebar aromanya secara langsung. Hal ini dkarenakan partikel parfum akan melakukan difusi pada udara. 
  • Gula yang ditambahkan pada cairan teh tawar, maka teh akan terasa manis lama kelamaan karena gula akan merata dan melebur dengan berdifusi pada cairan teh.

Baca juga : Materi Termokimia: Pengertian, Persamaan dan Reaksinya

Jenis Jenis Difusi

Macam macam difusi pada umumnya dapat dibagi menjadi beberapa kategori seperti:

  • Difusi umum (biasa) ialah terjadinya difusi pada sel hidup yang membran nutrisinya dapat diambil serta pada partikel yang tidak mempunyai polar.
  • Difusi khusus ialah terjadinya difusi pada sel yang nutrisi ion hydrolicnya diambil sehingga protein yang dibutuhkan saat difusi melalui membran nutrisi dapat bersifat khusus.
  • Difusi cair ialah terjadinya difusi pada molekul cairan yang melakukan perpindahan dari konsentrasi tinggi menuju rendah.
  • Difusi padat ialah terjadinya difusi pada molekul padatan yang melakukan perpindahan dari konsentrasi tinggi menuju rendah.
  • Difusi gas ialah terjadinya difusi pada molekul gas yang melakukan perpindahan dari konsentrasi tinggi menuju rendah.

Perbedaan dan Persamaan Difusi Dengan Osmosis

Setelah menjelaskan tentang pengertian difusi, faktor yang mempengaruhi difusi, proses difusi, contoh difusi dan jenis jenis difusi di atas. Selanjutnya saya akan membahas tentang perbedaan dan persamaan difusi dengan osmosis. Berikut penjelasan selengkapnya:

Perbedaan Difusi dan Osmosis

  • Dalam osmosis terdapat molekul air atau pelarut yang berpindah, sedangkan dalam difusi terdapat molekul terlarut yang berpindah.
  • Terjadinya osmosis hanya pada dua larutan, sedangkan terjadinya difusi pada zat yang berbeda seperti padat cair atau gas cair.
  • Terjadinya osmosis memiliki penyebaran yang jaraknya dekat dan lebih lambat, sedangkan terjadinya difusi memiliki penyebaran yang jaraknya luas dan lebih cepat. 

Persamaan Difusi dan Osmosis

  • Dalam proses difusi dan osmosis tidak membutuhkan energi eksternal karena tergolong dalam transpor pasif.
  • Difusi dan osmosis disebabkan oleh perbedaan konsentrasi.

Sekian penjelasan mengenai pengertian difusi, faktor yang mempengaruhi difusi, proses difusi, contoh difusi dan jenis jenis difusi. Difusi merupakan peristiwa mengalirnya atau perpindahan zat dalam pelarut dari konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah membaca materi difusi di atas. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *