Perbedaan Candi Jawa Tengah dan Jawa Timur Beserta Contoh

Diposting pada

Perbedaan Candi Jawa Tengah dan Jawa Timur Beserta Contoh – Di Indonesia terdapat beberapa macam peninggalan dari kerajaan kerajaan yang pernah berdiri. Salah satu bentuk peninggalan tersebut dapat berupa candi candi. Candi candi peninggalan kerajaan keajaan Indonesia ini memiliki ciri khas dan perbedaannya masing masing. Seperti halnya perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Anda dapat mengamati perbedaan candi Jateng dan Jatim melalui contoh candi candinya.

Lalu apa saja contoh candi Jawa Tengah? Apa saja contoh candi Jawa Timur? Lantas apa pengertian candi itu? Candi ialah salah satu bentuk bangunan bersejarah yang berasal dari kerajaan Hindu dan kerajaan Budha. Seperti yang telah kita ketahui bahwa candi merupakan salah satu bukti sejarah. Candi yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur tentunya berbeda. Perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur dapat dilihat dari struktur bangunan, ciri ciri dan contoh candinya.

Candi candi ini tersebar di wilayah wilayah Indonesia. Penyebaran candi tersebut mayoritas berada di Pulau Jawa, karena diluar Jawa jarang sekali ditemukan peninggalan yang berbentuk candi. Bahkan dalam pulau Jawa tersebut, penyebaran candi masih terbagi menjadi enam provinsi seperti contoh candi Jawa Tengah, Yogyakarta, maupun contoh candi Jawa Timur. Seperti yang telah saya jelaskan d atas bahwa masing masing candi disetiap daerah memiliki perbedaan dan ciri khasnya sendiri. Seperti perbedaan candi Jateng dan Jatim ini. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur beserta contoh.

Perbedaan Candi Jawa Tengah dan Jawa Timur Beserta Contoh

Saya akan memberikan penjelasan sedikit mengenai arti candi terlebih dahulu, sebelum menjelaskan tentang perbedaan antara candi Jawa Tengah dan Jawa Timur, contoh candi Jawa Tengah serta contoh candi Jawa Timur. Perbedaan candi Jateng dan Jatim tersebut sangat terlihat jelas dari bentuk bangunannya. Asal mula kata Candi ialah dari kata “Candika” yang artinya Dewi Durga sebagai dewi kematian. Candi tersebut merupakan bentuk peninggalan yang berupa bangunan suci untuk agama Budha dan Hindu. Selain itu adapula yang mengartikan candi sebagai bentuk akulturasi dari kebudayan baru di India dengan kebudayaan Indonesia pada zaman Megalitikum seperti Punden Berundak.

Baca juga : Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia Beserta Penyebarannya

Tabel Perbedaan Candi Jawa tengah dan Jawa Timur

Di Indonesia terdapat bentuk bangunan candi yang fungsinya sangat berbeda dengan candi candi di India. Penggunaan candi di Indonesia tidak hanya sebagai tempat pemujaan para dewa, namun juga sebagai tempat mengubur para raja. Misalnya makam raja Anusapati dari Kerajaan Singosari dalam bangunan Candi Kidal.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta terdapat banyak sekali bangunan candi. Perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur tersebut dapat diamati dari bahan pembuatan, gaya arsitektural, maupun bentuknya. Adapun perbedaan candi Jateng dan Jatim meliputi:

Ciri Ciri Candi di Jawa TengahCiri Ciri Candi di Jawa Timur
Bangunan candi berbentuk tambunBangunan candi berbentuk ramping
Atap candi berundak undak secara nyataAtap candi merupakan kombinasi dari tingkatan
Bentuk puncak candi berupa stupa dan ratnaBentuk puncak candi ialah kubus
Hiasan relung dan gawang pintunya berupa kala makaraRelung dan gawang pintunya tidak memiliki makara dan hanya berupa ambang
Di tengah halaman terdapat candi utamaDi belakang halaman terdapat candi utama
Reliefnya memiliki lukisan naturalis dan timbul sedikit tinggiReliefnya memiliki lukisan simbolis (seperti wayang) dan hanya timbul sedikit
Candi Jawa Tengah pada umumnya menghadap ke arah TimurCandi Jawa Timur pada umumnya menghadap ke arah Barat
Pembuatan candi berasal dari batu andesitPembuatan candi berasal dari batu bata
Tabel Perbedaan Candi Jawa Tengah dan Jawa Timur

Baca juga : 16+ Prasasti Bersejarah di Indonesia Dari Berbagai Kerajaan

Tabel di atas berisi perbedaan candi di jawa tengah dan jawa timur apabila dilihat dari berbagai sudut pandang. Baik hiasan candi, bentuk, gaya arsitektural sampai makna yang terkandung di setiap ukirannya. Tugas kita sebagai siswa adalah menghafalkan sekaligus menjaga warisan masa lalu tersebut tetap ada. Pasalnya seiring perkembangan jaman pengetahuan tentang perbedaan candi jateng dan jatim semakin terlupakan.

Lebih parahnya lagi, banyak siswa yang tidak mampu menyebutkan contoh candi di jawa tengah. Begitu juga dengan masyarakat lokal kesulitan menyebutkan contoh candi di jawa timur meski mereka warga asli.

Contoh Candi Jawa Tengah

Borobudur

Candi Borobudur adalah salah satu peninggalan Buddha terbesar di dunia. Dibangun pada abad ke-9, candi ini memiliki struktur piramida yang spektakuler, dengan stupa-stupa Buddha yang mengelilingi tiga tingkat teratas. Relief-relief yang menghiasi Borobudur menceritakan kisah-kisah dari kehidupan Buddha dan ajaran-ajarannya.

Prambanan

Candi Prambanan adalah contoh keindahan arsitektur Hindu yang megah. Dibangun sekitar abad ke-9, Prambanan memiliki sebelas candi utama, dengan candi utama yang didedikasikan untuk Dewa Siwa. Patung-patung Dewa Hindu yang kuat menghiasi candi ini, menciptakan aura spiritual yang kuat.

Candi Mendut

Terletak dekat dengan Borobudur, Candi Mendut adalah contoh candi Buddha yang lebih kecil. Candi ini dikenal dengan patung Buddha tiga meter tingginya, yang menghadap ke arah barat. Mendut adalah tempat yang penting dalam agama Buddha, dan candi ini juga dikelilingi oleh relief-relief bersejarah.

Selain perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur di atas, adapula beberapa contoh candi yang terdapat di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Masing masing contoh candi ini dapat digunakan untuk melihat perbedaan candi Jateng dan Jatim dari segi bahan bangunan dan bentuknya. Adapun contoh candi Jawa Tengah dan Yogyakarta yaitu meliputi Candi Prambanan, Candi Pawon, Candi Kalasan, Candi Dieng, Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Kompleks Gedung Songo, Candi Plaosan dan Candi Ratu Boko. Sedangkan untuk contoh candi Jawa Timur terdiri dari Candi Brahu, Candi Jago, Candi Singosari, Candi Bajang Ratu, Candi Panataran, Candi Kidal dan Candi Kawi.

Contoh Candi Jawa Timur

Candi Singosari

Salah satu contoh paling terkenal adalah Candi Singosari. Candi ini didedikasikan untuk Dewa Siwa, namun, di sekitarnya terdapat pula makam-makam raja-raja Singosari, yang mencerminkan perpaduan agama Hindu dan Budha serta tradisi pemakaman kerajaan.

Candi Kidal

Candi ini adalah salah satu contoh paling awal arsitektur Hindu di Jawa Timur. Dibangun pada abad ke-13, Candi Kidal adalah situs yang indah dengan relief-relief yang menggambarkan cerita-cerita epik dari mitologi Hindu.

Candi Jago

Candi Jago, juga dikenal sebagai Candi Jajaghu, adalah contoh lain dari campuran agama di Jawa Timur. Dibangun pada abad ke-13, candi ini memiliki campuran unsur Hindu dan Buddha dalam arsitektur dan relief-reliefnya.

Sekian penjelasan mengenai perbedaan candi Jawa Tengah dan Jawa Timur, contoh candi Jawa Tengah serta contoh candi Jawa Timur. Perbedaan candi Jateng dan Jatim dapat dilihat dari bahan bangunan maupun bentuk candinya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda dan terima kasih telah berkunjung di blog ini.

Baca Juga  Sejarah Kerajaan Kediri Beserta Masa Kejayaan dan Keruntuhannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.