45 Contoh Perubahan Kimia Beserta Proses dan Penjelasannya

Diposting pada

45 Contoh Perubahan Kimia Beserta Proses dan Penjelasannya – Kimia menjadi salah satu mapel yang dianggap sulit oleh siswa. Selain harus menghafal teori kita pun dituntut harus berkutat dengan rumitnya rumus hitung di dalamnya. Saat menginjak bangku SMP ataupun SMA siswa akan disuguhkan pembahasan tentang jenis perubahan kimia. Perubahan tersebut biasanya akan menghasilkan berbagai jenis energi seperti gerak, panas, listrik, kinetik, dan lain sebagainya.

45 Contoh Perubahan Kimia Beserta Penjelasan Lengkap
Contoh Perubahan Kimia

Apa yang dimaksud perubahan kimia? Secara umum perubahan kimia adalah proses berubahnya suatu zat dan membentuk zat baru. Ciri ciri perubahan kimia paling dominan ialah unsur penyusun dan partikelnya memiliki sifat yang berbeda beda. Contoh perubahan kimia sendiri tanpa kita sadari hampir bisa dijumpai setiap harinya di tngah masyarakat. Misalnya pembakaran kertas, melelehkan besi berkarat, dan lain sebagainya.

Berikan contoh perubahan kimia menjadi energi gerak! Inilah model soal yang akan kalian jumpai saat ujian berlangsung. Meski terdengar sepele tapi ternyata tak semua siswa mampu menjawabnya dengan benar. Hal ini disebabkan karena mereka kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. Maka dari itu, dalam kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang berbagai jenis perubahan kimia yang terjadi di sekeliling kita.

45 Contoh Perubahan Kimia Beserta Proses dan Penjelasannya

Pada dasarnya banyak orang yang menyamakan perubahan kimia dan fisika. Padahal kedua fenomena tersebut jauh berbeda jika ditinjau dari definisi, hasil, dan proses terjadinya. Pernyataan tersebut juga telah dinyatakan dalam berbagai teori yang dapat kalian baca di buku pedoman sains.

Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang disertai dengan pembentukan zat baru. Sedangkan pengertian perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak disertai dengan pembentukan zat baru. Maka dari itu ciri ciri perubahan kimia berbeda dengan karakteristik yang terjadi pada fisika. Meski bersimpangan tapi kedua materi tersebut sudah mulai diajarkan pada siswa ketika duduk di bangku sekolah menengah.

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas lebih dalam materi yang berkaitan dengan berubahnya struktur zat serta molekul secara kimiawi. Secara garis besar perubahan kimia akan menghasilkan zat baru sehingga tidak dapat mengembalikan bentuk zat tersebut seperti semula. Meski guru sudah berulang kali menjelaskan materi ini tapi kita tak bisa menampik fakta bahwa masih ada banyak siswa merasa kesulitan menghafalnya.

Apa Itu perubahan Kimia

Sebelum membagikan beberapa contoh perubahan kimia dalam kehidupan sehari hari. Saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai pengertian dan ciri ciri perubahan kimia terlebih dahulu. Pengertian perubahan kimia secara umum adalah proses perubahan zat yang membentuk zat baru karena reaksi kimia.

Saat menganalisa contoh perubahan kimia menjadi energi gerak misalnya. Maka kalian akan menemukan fakta bahwa perubahan zat tak hanya terjadi pada fisiknya saja. Namun molekul penyusunnya pun juga akan ikut berubah.

Baca juga : Reaksi Redoks, Pengertian, Penyetaraan dan Contohnya

Berdasarkan pengertian perubahan kimia di atas dapat kita simpulkan bahwa perubahan zat ini berbeda dengan perubahan fisika. Oleh karenanya kalian tak boleh menyamakan antara contoh perubahan kimia dan fisika. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa perubahan fisika sendiri tidak disertai dengan pembentukan zat baru.

Kemudian sifat dari perubahan kimia ialah tidak dapat dikembalikan lagi ke bentuk semula atau Ireversibel. Proses terjadinya macam macam perubahan kimia dapat dilakukan dengan melalui pengaratan, fermentasi, pengenziman, pembakaran, pemasakan, dan pembusukan.

Ciri Ciri Perubahan Kimia

Tak semua siswa mampu menjawab ketika guru meminta berikan contoh perubahan kimia menjadi energi gerak dan lainnya. Mengenali ciri ciri serta proses terjadinya fenomena tersebut merupakan cara paling efektif memahami materi.

Proses terjadinya perubahan kimia dapat dilihat dari ciri cirinya. Ciri ciri perubahan kimia inilah yang menjadi pembeda antara contoh perubahan kimia dengan contoh perubahan fisika. Adapun ciri ciri dari perubahan kimia yakni sebagai berikut:

  1. Menghasilkan atau membentuk zat baru.
  2. Mengalami perubahan susunan molekul sehingga tidak hanya perubahan fisik saja.
  3. Partikel zatnya memiliki sifat yang berbeda dengan sebelumnya.
  4. Memiliki sifat yang tidak dapat dikembalikan seperti wujud semula atau Ireversibel.
  5. Perubahan dapat terjadi melalui proses pengaratan, fermentasi, pengenziman, pembakaran, pemasakan, dan pembusukan.

Baca juga : Tekanan Osmosis (Pengertian, Rumus, Proses Terjadi, dan Contohnya)

Contoh Perubahan Kimia

Setelah membahas tentang pengertian perubahan kimia, ciri ciri perubahan kimia dan proses terjadinya macam macam perubahan kimia. Tiba saatnya untuk saya membagikan beberapa contoh perubahan kimia yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari hari.

Secara umum contoh perubahan kimia tersebut sering kita jumpai seperti pembakaran kayu untuk dijadikan arang. Kayu yang dibakar tersebut akan mengakibatkan perubahan batang menjadi arang. Kayu akan mengalami perubahan bentuk sekaligus susunan partikelnya. Hal ini dapat terjadi karena reaksi kimia dengan menggunakan api untuk membakarnya.

45 Contoh Perubahan Kimia Beserta Penjelasan Lengkap
Proses Pembakaran Kayu Menjadi Arang (Perubahan Kimia)

Dari sinilah kita ketahui bahwa bentuk arang tersebut tidak dapat dikembalikan seperti kayu semula. Untuk itulah perubahan kimia menyebabkan pembentukan zat baru namun bentuknya tidak dapat kembali. Selain contoh di atas, masih banyak sekali contoh perubahan kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari hari seperti dibawah ini:

  • Pembakaran kertas menjadi abu.
  • Berkaratnya sebuah besi.
  • Proses pembuatan pupuk kompos yang berasal dari daun kering.
  • Kendaraan bermotor yang melakukan proses pembakaran bahan bakar.
  • Buah apel yang membusuk.
  • Nasi yang dibiarkan akan berubah menjadi basi.
  • Tumbuhan yang mengalami proses fotosintesis.
  • Pengolahan tahu dan tempe yang berasal dari kedelai.
  • Pemanggangan kue.
  • Kembang api atau petasan yang meledak.
  • Tubuh yang mengalami proses metabolisme makanan.
  • Pembakatan batang kayu menjadi arang.
  • Gumpalan asam yang berasal dari susu.
  • Endapan perak klorida dan natrium nitrat yang dihasilkan dari pelarutan garam dapur dan perak nitrat.

Baca juga : Pengertian dan Jenis Jenis Molekul Beserta Contohnya

  • Daging yang dipanggang atau dimasak.
  • Proses pencernaan gula dengan air liur menggunakan amilase.
  • Telur yang dimasak membuat protein telur yang berwarna bening berubah menjadi putih.
  • Proses emas yang dimurnikan.
  • Penurunan daya baterai karena digunakan terus menerus.
  • Elektroplating yang terjadi pada logam.
  • Gas CO2 yang dihasilkan dari pencampuran cuka dengan baking soda.
  • Proses pembusukan pada buah pisang.
  • Proses membuat roti.
  • Pembuatan keju dari olahan susu.
  • Penggunaan baterai kimia.
  • Warna kertas lakmus yang berubah karena dicelupkan ke larutan basa atau asam.
  • Fermentasi singkong yang berubah menjadi tape.
  • Pelarutan garam dapur menggunakan air.
  • Pati yang diubah dengan bantuan enzim amilase sehingga dapat menjadi glukosa.
  • Proses feses dalam tubuh dari makanan yang dimakan.
  • Sel darah merah yang dibentuk dalam sumsum tulang.

Demikianlah beberapa contoh perubahan kimia beserta penjelasan lengkap yang dapat saya bagikan. Pengertian perubahan kimia ialah proses perubahan zat yang membentuk zat baru karena reaksi kimia. Saya juga tidak lupa menjelaskan tentang ciri ciri perubahan kimia sehingga dapat membedakannya dengan perubahan fisika. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung.

Baca Juga  Tekanan Osmosis (Pengertian, Rumus, Proses Terjadi, dan Contohnya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.