Sistem Ekonomi Komando: Pengertian, Ciri Ciri, Kelebihan, dan Kelemahannya

Diposting pada

Sistem Ekonomi Komando: Pengertian, Ciri Ciri, Kelebihan, dan Kelemahannya – Secara garis besar, sistem ekonomi komando memberikan ketetapan pada pemerintah pusat untuk memegang kendali dan keputusan yang berkaitan dengan ekonomi. Sistem satu ini mengabaikan kebiasaan ekonomi tradisional sehingga tak bergantung kepada hukum supply and demand. Sekilas memang menyerupai paham sosial komunis yang notabenya memiliki proses lebih efektif. Tak heran jika ada banyak kelebihan sistem ekonomi komando bagi siapa yang menerapkan implementasinya.

Misalnya kegiatan ekonomi negara seluruhnya berada di tangan pemerintah sehingga pengendaliannya pun relatif lebih mudah. Dengan demikian pemerintah bisa memberi solusi terhadap kesenjangan golongan miskin dan kaya di masyarakat. Meski terkesan menguntungkan tapi sistem ini juga tak terlepas dari segala kekurangan untuk beberapa kalangan. Nah, tugas kita sebagai siswa adalah mempelajari aspek aspek tersebut sebagai bagian dari pembelajaran IPS.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando Terlengkap
Apa itu sistem ekonomi komando menurut para ahli

Sayangnya tak semua siswa mampu menjelaskan ketika diminta guru sebutkan ciri ciri sistem ekonomi komando dengan baik dan benar. Padahal materi tersebut sering kali muncul menjadi soal baik ulangan harian hingga ujian resmi sekalipun. Inilah alasan mengapa pada artikel kali ini saya ingin membahas lebih dalam tentang apa itu sistem ekonomi komando.

Sistem Ekonomi Komando: Pengertian, Ciri Ciri, Kelebihan, dan Kelemahannya

Materi yang sedikit banyak membahas apa itu sistem ekonomi komando sudah mulai diajarkan pada siswa ketika menginjak bangku sekolah menengah. Pembahasan yang lumayan banyak membuatnya cukup sulit untuk kita kuasai. Tak hanya pengertian serta ciri ciri saja, tapi kalian juga dituntut untuk menghafal apa kelebihan sistem ekonomi komando beserta kekurangannya.

Secara garis besar kita memang bisa menjumpai penjelasan tersebut di buku pedoman IPS. Sementara itu, guru pun pasti akan menyampaikan ciri ciri sistem ekonomi komando serta aspek-aspek lain secara detail. Semua itu bertujuan agar siswa tak mengalami kesulitan ketika menghadapi soal ujian nantinya.

Karl Mark yang pertama kali mengemukakan sistem ekonomi komando pernah berpendapat. Apabila terjadi penghapusan sistem kepemilikan pribadi maka akan menguntungkan semua pihak dan tidak ada kelas antar penduduknya. Hal ini dijadikan dasar dalam pemikiran sistem ekonomi terpusat tersebut.

Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian sistem ekonomi komando terlengkap. Di dalamnya juga saya sertakan ciri ciri sistem ekonomi komando, kelebihan sistem ekonomi komando dan kekurangan sistem ekonomi komando. Untuk lebih jelasnya dapat anda simak di bawah ini.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando

Pengertian sistem ekonomi komando ialah sistem ekonomi yang diatur oleh pemerintah dalam hal apapun. Sistem ekonomi ini sering disebut sebagai Sistem Ekonomi Terpusat atau Desentralisasi. Dengan kata lain pemerintah memiliki otoritas penuh untuk menentukan jenis dan jumlah barang yang akan diproduksi. Bahkan pihak otoriter otoritas bisa mengatur distribusi kepada siapa saja yang akan menginsumsi produk.

Jika kita tarik kesimpulan sistem ekonomi komando seluruhnya berada di tangan pemerintahan. Sedangkan pihak swasta sama sekali tak memiliki wewenang untuk menjalankan roda perekonomian. Jadi  diharapkan bisa mengendalikan inflasi, mengatasi masalah pengaguran, dan problematika lainnya. Penganut sistem ekonomi satu ini mayoritas adalah negara eropa bagian timur serta china.

Baca juga : Kebutuhan Primer (Pengertian Dan Contoh Kebutuhan Primer)

Selain itu pemerintah juga berperan dalam perencanaan dan pengaturan alternatif terkait hal hal dalam produksi terbatas. Seperti banyak membutuhkan mesin traktor dalam masa tertentu, maka pemerintah akan menentukan faktor produksinya dengan mengganti traktor dengan barang lain misalnya mobil. Bahkan pemerintah juga membentuk badan perencana ekonomi pusat terkait pelaksanaan sistem ekonominya.

Perbedaan Sistem ekonomi Komando dan Campuran

Badan perencanan ekonomi pusat bertugas dalam memutuskan jumlah dan jenis barang yang akan diproduksi oleh berbagai unit dalam sebuah negara. Maka dari itu pemerintah menggunakan sistem ekonomi komando dalam penyelenggaraan dan penyusunan program besar yang sifatnya massal. Berdasarkan pengertian sistem ekonomi komando terdapat penjelasan bahwa pemerintahlah yang memegang kendali dalam menentukan berbagai hal.

Pemerintah juga memiliki kekuasaan besar dalam berbagai faktor produksi. Hal ini dikarenakan sebagian alat produksi dan modalnya milik pemerintah. Pihak otoriter bahkan mengendalikan berbagai kegiatan ekonomi dengan cara mengatur alat produksi, alat pemuat kebutuhan, mendistribusikannya, dan mendata seluruh kebutuhan masyarakatnya.

Maka dari itu, pendapatannya akan didistribusikan sesuai kehendaknya dan menghapus adanya pengangguran dalam sistem ekonomi komando. Pemerintah memang bertanggung jawab dalam berbagai hal ekonomi sesuai dengan pengertian sistem ekonomi komando di atas.

Ciri Ciri Sistem Ekonomi Komando

Mayoritas dari kalian pasti mengidentifikasi karakteristik ekonomi komandi dari otoritas pemerintah saja. Intinya pemerintah memegang kekuasaan serta mengatur segala bentuk kegiatan perekonomian. Asumsi itu memang benar, tapi masih ada poin-poin lain yang menjadi karakteristik sistem tersebut.

Pada dasarnya kita bisa menemukan penjelasannya di buku pedoman serta LKS ekonomi jenjang SMA. Namun beberapa siswa terkesan acuh dan malas membaca karena materinya sulit dipahami. Maka dari itu, dalam sesi ini saya ingin merangkum beberapa karakteristik sistem ekonomi komando:

  1. Masyarakat tidak bisa memilih jenis pekerjaan yang dikehendakinya.
  2. Kegiatan ekonomi tidak dapat dilakukan oleh pihak swasta.
  3. Pemerintah memiliki sifat Pateralisme.
  4. Pemerintah menentukan harga barang barang ekonomi.
  5. Pemerintah memiliki alat produksi dan berbagai modal produksi.
  6. Pemerintah mengatur seluruh kegiatan yang bersifat ekonomi.
  7. Rakyat wajib melaksanakan perintah dan keinginan dari pemerintah.
  8. Rakyat tidak memiliki kebebasan berusaha.
  9. Kebutuhan masyarakat diproduksi khusus.

Baca juga : Kebutuhan Sekunder (Pengertian, Contoh Kebutuhan Sekunder Dan Faktor Yang Mempengaruhinya)

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

Pada dasarnya tujuan sistem ekonomi komando adalah melibatkan semua tenaga kerja di berbagai lapisan masyarakat. Sehingga aktivitas tersebut nantinya mampu menekan angka pengguran tersamar ke angka minimal. Secara perlahan pengguran di tengah masyarakat pun akan terhapuskan karena penyerapan tenaga kerja yang begitu tinggi.

Selain pengertian dan ciri ciri sistem ekonomi komando yang sudah saya jelaskan pada sesi sebelumnya. Saya akan menjelaskan beberapa kelebihan sistem komando yang terdiri dari:

  1. Penghapusan sistem pengangguran.
  2. Perekonomian berada dibawah tanggung jawab penuh pemerintah.
  3. Pengendalian harga dan pemerataan pendapatan lebih mudah dilakukan.
  4. Distribusi barang dan pelaksanaan produksi lebih mudah ditentukan.
  5. Kesenjangan antar anggota masyarakat dapat dihilangkan, contohnya si miskin dan si kaya.
  6. Menjadikan masyarakat lebih makmur.
  7. Didalam negeri terdapat pasar barang yang berjalan lancar.
  8. Penentuan harga ditentukan oleh pemerintah.
  9. Pengendalian inflasi dapat dilakukan pemerintah dengan mudah.
  10. Perekonomian dapat diawasi dan dikendalikan dengan mudah.
  11. Distribusi pendapatan dapat dilakukan dengan mudah.

Kekurangan Sistem Ekonomi Komando

Kalau memang ekonomi komando menjadi sistem yang menguntungkan kenapa indonesia tak memakainya? inilah pertanyaan yang sering diajukan siswa. Sebagai siswa kita harus mampu berpikir kritis membandingkan antara kelebihan dan kekurangan sistem ekonomi komando. Dengan demikian kalian akan paham kenapa implementasi sistem tersebut sama sekali tak cocok di Indonesia.

Karena semua otoritas dipegang oleh pemerintah maka berpotensi menimbulkan monopoli yang tentu merugikan masyarakat. Dampak negatif selanjutnya adalah masyarakat tak akan memiliki inisiatif serta kemauan untuk maju karena semua sudah diatur oleh pihak otoriter. Untuk lebih jelasnya, simaklah berbagai kekurangan sistem ekonomi komando di bawah:

  1. Karya cipta perorangan atau pribadi kurang diperhatikan dan kurang dihargai. Hal ini dikarenakan keputusan pemerinah harus dijalankan dan diterima oleh setiap orang tanpa mempertanyakan apakah orang tersebut setuju ataupun tidak.
  2. Penghitungan seluruh kebutuhan masyarakat sulit dipraktekan oleh pemerintah dan kegiatan sentral produksi memiliki biaya yang cukup besar. Hal ini dikarenakan perekonomian memiliki masalah yang bersifat kompleks.
  3. Barang dan jasa untuk konsumen tidak sesuai dengan keinginannya. Hal ini dikarenakan barang yang diproduksi harus sesuai dengan keputusan pemerintah.
  4. Monopoli sering terjadi sehingga dapat merugikan masyarakat.
  5. Kebebasan berusaha tidak dimiliki oleh masyarakat.
  6. Ekonomi memiliki kemajuan yang lambat.
  7. Kualitas pemerintah menjadi dasar dalam menentukan kelebihan sistem tersebut.

Sekian penjelasan mengenai arti, ciri ciri sistem ekonomi komando bserta kelebihan maupun kekurangannya. Menurut saya pribadi sistem yang menganut paham sama rata tidaklah cocok kita terapkan di Indonesia. Mengapa demikian? karena kita memiliki masyarakat yang majemuk dan heterogen. Terlebih lagi Indonesia menganut sistem demokrasi yang notabenya memberi kebebasan pada individu untuk berkarya secara mandiri.

Baca Juga  Pengertian, Fungsi dan Cara Membuat Neraca Lajur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.